Home / Pemerintah Aceh

Selasa, 12 Agustus 2025 - 21:54 WIB

Fadhlullah Tekankan Pentingnya Kelapa Sawit Berkelanjutan di Aceh

mm Redaksi

Wagub Aceh, Fadhlullah, SE membuka seminar Internasional mengembangkan dan melindungi ekonomi kelapa sawit, perbaikan tata kelola serta rantai pasok dengan para NGO, Perusahaan, Bupati/Walikota di Hermes Palace Hotel, Selasa, 12 Agustus 2025. dok. Ist

Wagub Aceh, Fadhlullah, SE membuka seminar Internasional mengembangkan dan melindungi ekonomi kelapa sawit, perbaikan tata kelola serta rantai pasok dengan para NGO, Perusahaan, Bupati/Walikota di Hermes Palace Hotel, Selasa, 12 Agustus 2025. dok. Ist

BANDA ACEH – Wakil Gubernur Aceh, Fadhlullah, SE, menegaskan pentingnya mewujudkan tata kelola kelapa sawit yang berkelanjutan, bebas deforestasi, dan sesuai standar perdagangan global. Pernyataan tersebut ia sampaikan saat membuka forum diskusi bertajuk “Mengembangkan dan Melindungi Ekonomi Kelapa Sawit: Perbaikan Tata Kelola dan Rantai Pasok” di Hotel Hermes Palace, Banda Aceh, Selasa (12/8/2025).

Acara ini dihadiri perwakilan Kedutaan Besar Kerajaan Belanda, sejumlah perwakilan kedutaan negara lainnya, Kementerian PPN/Bappenas, pimpinan instansi terkait di Aceh, lembaga internasional, akademisi, pelaku usaha, dan organisasi masyarakat sipil.

Baca Juga :  Gubernur Aceh Resmikan Instalasi Rehabilitasi Terpadu Kuta Malaka, Harapan Baru bagi Penyintas Kesehatan Jiwa

Fadhlullah menekankan pentingnya menjaga kelestarian hutan Aceh yang mencakup lebih dari 3,5 juta hektare, termasuk ekosistem Leuser dan Ulu Masen, sebagai penyangga iklim, penyerap karbon, dan sumber air bersih.

“Kelapa sawit adalah komoditas unggulan yang telah menjadi bagian penting perekonomian Aceh. Namun, keberlanjutan tidak hanya diukur dari sisi ekonomi. Kita harus memperkuat tata kelola, meningkatkan produktivitas, memperbaiki rantai pasok, dan menjaga kelestarian lingkungan,” ujar Fadhlullah.

Baca Juga :  Staf Ahli Gubernur Resmikan Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat di RSUDZA

Sebagai langkah konkret, Pemerintah Aceh telah meluncurkan Peta Jalan Kelapa Sawit Berkelanjutan Aceh 2023–2045 yang menekankan produksi tanpa deforestasi, keterlibatan petani swadaya, kemitraan multipihak, serta akses pembiayaan hijau.

Baca Juga :  Gubernur dan Istri Bersilaturahmi di Kampung Halaman, Disambut Antusias Warga

Ia berharap forum ini menjadi wadah kolaborasi untuk membangun sektor kelapa sawit yang menguntungkan, ramah lingkungan, dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. “Keberhasilan Aceh akan ditentukan oleh kemauan kita berbagi pengetahuan, menyatukan visi, dan berpegang pada prinsip keberlanjutan,” tegasnya.

Pembukaan resmi diskusi oleh Wakil Gubernur Aceh menandai dimulainya rangkaian pembahasan yang melibatkan seluruh pemangku kepentingan yang hadir.***

Editor: RedaksiReporter: Syaiful AB

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Sambut Ramadhan, DWP Sekretariat DPRA Adakan Pertemuan Rutin dan Bazar UMKM

Pemerintah Aceh

Rakor Biro PBJ Aceh: Langkah Strategis Tingkatkan Kematangan UKPBJ

Pemerintah Aceh

Kader Al Washliyah Aceh Dukung Muhsin sebagai Plh Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh
Wagub Fadhlullah

Pemerintah Aceh

Wagub Fadhlullah Tegaskan Teladan Pahlawan di Hari Pahlawan

Pemerintah Aceh

Dekranasda Aceh Optimalkan Promosi Produk Kerajinan pada Pameran Nasional di Makassar

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Dorong Staf Ahli dan Strategi Efektif Tekan Kemiskinan

Pemerintah Aceh

Mukarramah Fadhlullah Puji Komitmen Gampong Peunyeurat di Lomba Gelari Pelangi

Pemerintah Aceh

Gubernur Aceh Hadiri Relaunching AMANAH, Dorong Peran Strategis Generasi Muda