Banda Aceh – Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) menyoroti penurunan prestasi kontingen Aceh dalam ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) jenjang Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) tingkat nasional tahun 2025.
Pada ajang yang digelar di Depok, Jawa Barat, kontingen Aceh hanya mampu meraih dua medali perunggu. Padahal pada tahun sebelumnya (2024), Aceh berhasil memperoleh satu medali perak dan dua perunggu, serta pada 2023 bahkan memborong tiga medali emas dan dua perak.
“Prestasi Aceh terus menurun. Tahun 2023 di Surabaya, kita raih tiga emas dan dua perak. Kemudian 2024 di Bandar Lampung, tinggal satu perak dan dua perunggu. Dan tahun ini di Depok, hanya dua perunggu,” kata anggota Komisi VI DPRA, Muhammad Zakiruddin, Jumat, 1 Agustus 2025.
Politisi Partai Aceh itu menyatakan keprihatinannya atas tren menurun tersebut. Ia meminta Dinas Pendidikan Aceh untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk pelaksanaan LKS di tingkat provinsi.
“Kami minta Kadisdik Aceh untuk introspeksi dan mengevaluasi total sistem pembinaan, seleksi, hingga pendampingan siswa yang ikut LKS. Harus ada perbaikan serius,” tegasnya.
Menurut Zakiruddin, LKS merupakan indikator penting untuk mengukur kualitas dan kesiapan siswa SMK di Aceh dalam menghadapi persaingan dunia kerja maupun pendidikan lanjut. [Adv]
Editor: Redaksi