Home / Pemerintah Aceh / Sosial

Kamis, 8 Januari 2026 - 13:55 WIB

Ketua TP PKK Aceh Apresiasi Aksi Kemanusiaan Relawan di Daerah Bencana

mm Tiara Ayu Juneva

Ketua TP PKK Aceh Marlina Muzakir melepas keberangkatan Forbes Relawan Aceh menuju lokasi terdampak bencana di halaman Meuligoe Gubernur Aceh, Rabu (7/1/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Ketua TP PKK Aceh Marlina Muzakir melepas keberangkatan Forbes Relawan Aceh menuju lokasi terdampak bencana di halaman Meuligoe Gubernur Aceh, Rabu (7/1/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Banda Aceh – Ketua Tim Penggerak PKK Aceh, Marlina Muzakir, mengapresiasi kontribusi para relawan dalam penanganan tanggap darurat bencana di Aceh yang telah berlangsung sejak akhir November 2025.

Apresiasi tersebut disampaikan Marlina Muzakir, yang akrab disapa Kak Na, usai melepas keberangkatan relawan Forum Bersama Relawan Aceh (Forbes Relawan Aceh) menuju Kecamatan Ketol dan Beutong Ateuh Beunggalag. Pelepasan berlangsung di halaman Meuligoe Gubernur Aceh, Rabu (7/1/2026).

“Apresiasi yang tinggi kami sampaikan kepada seluruh relawan lintas organisasi dan lembaga, elemen sipil, serta semua pihak yang telah berkolaborasi membantu masyarakat terdampak bencana di 18 kabupaten dan kota di Aceh,” ujar Kak Na.

Baca Juga :  Pemerintah Aceh Lakukan Pertemuan Tindak Lanjut dengan Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah RI

Menurutnya, kehadiran relawan di tengah masyarakat terdampak memberikan dukungan moril yang sangat berarti. Warga tidak merasa sendiri dalam menghadapi musibah yang menimpa.

“Kehadiran relawan tentu menjadi penyemangat bagi masyarakat terdampak. Mereka merasakan empati dan kepedulian kita bersama atas musibah yang dialami saudara-saudara kita,” lanjutnya.

Kepada Forbes Relawan Aceh, Kak Na juga berpesan agar para relawan selalu berhati-hati selama perjalanan serta menjaga kondisi kesehatan agar dapat menjalankan tugas kemanusiaan secara maksimal.

Baca Juga :  ASN Cabdisdik dan MKKS Subulussalam Gotong Royong Bersihkan SMA Negeri 1 Bendahara Pasca Banjir

Ia menyebutkan, keberangkatan kali ini merupakan yang ke-14 bagi Forbes Relawan Aceh dalam misi kemanusiaan pascabencana. Selain menyalurkan bantuan pangan dan obat-obatan, tim juga membawa tenaga khusus untuk memberikan layanan trauma healing bagi masyarakat, khususnya anak-anak.

“Insya Allah, keterlibatan Forbes Relawan Aceh dan seluruh relawan akan mempercepat pemulihan Aceh pascabencana,” ucap Kak Na.

Ia menegaskan bahwa proses pemulihan masih panjang, namun dengan semangat meuseuraya atau gotong royong dari semua pihak, berbagai program pemulihan dapat dijalankan dengan baik.

Baca Juga :  TP PKK Aceh Siap Kolaborasi dengan RSUD Zainoel Abidin dan Baitul Mal Salurkan Kaki Palsu ke Seluruh Aceh

“Kerja-kerja kemanusiaan ini memang belum selesai. Namun, dengan kebersamaan dan gerak bersama, Insya Allah pemulihan Aceh dapat kita wujudkan,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Forbes Relawan Aceh, Togam, menjelaskan bahwa tim gelombang ke-14 akan bertugas di Kecamatan Ketol dan Beutong Ateuh Beunggalag. Tim tersebut akan menyalurkan paket ibadah, paket keluarga, layanan pengobatan, serta trauma healing bagi anak-anak terdampak bencana.

“Ini merupakan keberangkatan ke-14 Forbes Relawan Aceh. Kami siap terus berkolaborasi dengan Pemerintah Aceh dalam upaya pemulihan pascabencana,” ujar Togam.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

Pemulihan Pascabanjir Aceh, Sekda Sinkronkan Data dengan Aliansi Mahasiswa

Pemerintah Aceh

LPDPA Diproyeksikan Jadi Pengelola Dana Abadi Pendidikan Aceh, Sekda Minta Segera Dibentuk

Pemerintah Aceh

Marlina Muzakir Dikukuhkan Ibunda Guru Aceh, Siap Dukung Guru

Pemerintah Aceh

Wagub Fadhlullah Tanggapi Aksi Unjuk Rasa Nakes RSUDZA: Semua Tuntutan Akan Diproses Sesuai Regulasi

Pemerintah Aceh

Gubernur Aceh Minta Dukungan Menkop untuk Perkuat Koperasi

Daerah

ASN Cabdisdik dan MKKS Subulussalam Gotong Royong Bersihkan SMA Negeri 1 Bendahara Pasca Banjir

Pemerintah Aceh

Aceh Larang Ekspor Karet Mentah, Distanbun Tekankan Hilirisasi di Daerah

Nasional

Pemerintah Pusat dan Aceh Gelar Rakor Rehabilitasi dan Rekonstruksi Infrastruktur Pascabencana