Home / Politik

Kamis, 20 November 2025 - 07:00 WIB

Kemenag–UAE Sepakat Kembangkan EdTech Madrasah

mm Redaksi

Sekjen Kemenag Kamaruddin Amian dan Dirjen Yayasan Khalifa Mohamed Haji Al Khouri tandatangani LoI. Dok. Kemenag RI

Sekjen Kemenag Kamaruddin Amian dan Dirjen Yayasan Khalifa Mohamed Haji Al Khouri tandatangani LoI. Dok. Kemenag RI

Solo – Kementerian Agama RI resmi menjalin kerja sama dengan Yayasan Khalifa Bin Zayed Al Nahyan untuk pengembangan pendidikan Islam berbasis teknologi. Kerja sama ini dikukuhkan melalui penandatanganan Letter of Intent (LoI) antara Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin dan Dirjen Yayasan Khalifa Bin Zayed Al Nahyan, Mohamed Haji Al Khouri, Rabu (19/11/2025) di Solo.

Penandatanganan LoI dilakukan bertepatan dengan kunjungan Presiden Prabowo Subianto dan delegasi Uni Emirat Arab untuk meresmikan Rumah Sakit Kardiologi Emirates–Indonesia. Kesepakatan kedua pihak ini dinilai menjadi langkah penting dalam mendorong transformasi digital di lembaga pendidikan Islam.

Baca Juga :  Wakil Rakyat bukan Super Power: Stop Kejar Pokir dan Bekerjalah untuk Rakyat

Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin mengatakan kerja sama tersebut mencerminkan komitmen kuat untuk memajukan kualitas pembelajaran di Indonesia. “Ini selaras dengan upaya Kemenag melakukan penguatan lembaga pendidikan Islam di seluruh Indonesia melalui inovasi pembelajaran modern, inklusif, dan terukur,” sebut Kamaruddin Amin.

Yayasan Khalifa akan berbagi praktik baik penerapan EdTech di Uni Emirat Arab, mencakup peningkatan mutu pengajaran, hasil belajar, perluasan akses digital, hingga penguatan kapasitas kelembagaan pada madrasah dan lembaga pendidikan keagamaan di bawah binaan Kemenag.

Baca Juga :  Indonesia–Australia Perkuat Kerja Sama Pertahanan, Wamenhan Terima Kunjungan Kasad Australia

Kamaruddin Amin menegaskan bahwa Kemenag juga siap memberikan dukungan penuh, baik dalam hal koordinasi dengan otoritas pendidikan nasional dan daerah maupun penyediaan sarana pendukung. Dukungan itu termasuk ketersediaan lembaga pendidikan, guru, dan data untuk pelaksanaan, pemantauan, serta evaluasi program EdTech yang akan diujicobakan.

Baca Juga :  Wakil Ketua DPRK Banda Aceh Yakin Presiden Prabowo Akan Berikan Respons Positif untuk Sengketa Tanah Blang Padang

Bahkan, Kemenag juga akan memfasilitasi kegiatan pelatihan serta peningkatan kapasitas SDM pendidikan.

“Apabila dimungkinkan, kita akan mengintegrasikan inisiatif EdTech dalam program pengembangan pendidikan Islam yang lebih luas, termasuk menyediakan sumber daya, kebijakan, atau dukungan teknis yang diperlukan agar adopsi jangka panjang dapat terwujud,” sambungnya.

Penandatanganan LoI ini turut disaksikan Menko PMK Pratikno, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, serta Kepala Kanwil Kemenag Jawa Tengah Saiful Mujab.***

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Politik

Hangatnya Diplomasi: Presiden Prabowo Jamuan Malam Bersama Macron di Istana Élysée

Politik

NasDem Nonaktifkan Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach dari Anggota DPR RI

Parlementarial

Tgk Agam Desak DPRA Bentuk Pansus, Bongkar Dugaan Pengkhianatan Negara Terkait Pengalihan Empat Pulau Aceh ke Sumut

Pemerintah

Kuasa Hukum Anita mengirim Surat Klarifikasi kepada Pansel JPTP Aceh soal Gugurnya Kliennya Tanpa Keputusan Resmi
MABIMS

Politik

MABIMS Perkuat Ilmu Halal untuk Ekonomi Syariah ASEAN

Peristiwa

Bikin Gaduh, KNPI Aceh Desak Presiden Pecat Tito dan Safrizal

News

Aiyub Abbas Sah Jabat Sekjen Partai Aceh, Kemenkumham Setujui Perubahan Struktur DPP PA

Politik

Wamenhan dan Wamenaker Sinergi Sertifikasi Vokasi untuk Penyandang Disabilitas