Home / Nasional

Minggu, 7 September 2025 - 07:30 WIB

Kemenag Naikkan TPG dan Angkat Guru Honorer Jadi PPPK, Guru Madrasah Apresiasi

mm Redaksi

Hayyu Simpuh Kantiasih dan Hamida Sofia, guru PAI non PNS ini berterima kasih kepada pemerintah sudah menaikkan TPG. dok. Kemenag RI

Hayyu Simpuh Kantiasih dan Hamida Sofia, guru PAI non PNS ini berterima kasih kepada pemerintah sudah menaikkan TPG. dok. Kemenag RI

REMBANG – Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) dan guru madrasah menyambut gembira kebijakan pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) yang menaikkan Tunjangan Profesi Guru (TPG) mulai Januari 2025. Selain itu, para guru honorer juga mengapresiasi langkah pemerintah yang telah mengangkat mereka menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Kebijakan kenaikan TPG berlaku bagi guru PAI dan guru madrasah non PNS serta non inpassing yang sudah bersertifikat. Besaran TPG naik dari Rp1,5 juta menjadi Rp2 juta per bulan.

“Alhamdulillah, terima kasih kepada Kemenag RI yang telah meningkatkan kesejahteraan kami melalui kenaikan TPG terhitung Januari 2025,” ujar Hayyu Simpuh Kantiasih, guru PAI di SDIT Al-Ihsan Rembang, Sabtu (6/9/2025).

Baca Juga :  Kemenag Tuntaskan PPG 91.028 Guru PAI, Investasi Strategis untuk Pendidikan

Hal senada disampaikan Hamida Sofia, guru PAI SMK Muhammadiyah Rembang. Menurutnya, kenaikan TPG akan meningkatkan kinerja sekaligus menjadi penyemangat dalam mendidik siswa. “Kenaikan TPG ini menjadi penyemangat bagi kami dalam mendidik siswa menjadi generasi yang unggul dan berprestasi,” katanya.

Guru PAI SMK An-Nuroniyyah Sulang, Mohamad Suhono, juga berterima kasih atas perhatian pemerintah. “Perhatian ini akan menjadi tambahan motivasi bagi kami dalam mendidik siswa,” ujarnya.

Sulthon Hasanuddin dan Suliyati, guru MI Darul Ulum Kenongo Sedan, menilai kebijakan tersebut memberi energi baru. “Ini menjadi motivasi bagi kami untuk mendidik anak lebih profesional,” ungkap Sulthon.

Baca Juga :  Menag Dukung Peralihan Layanan Haji ke Badan Penyelenggara Haji

Selain itu, guru PAI SMK Umar Fatah, Purwati Ningsih, dan Fuah, guru PAI SMK Cendekia Lasem, turut mengucapkan syukur. “Semoga berkah bagi kami,” kata Purwati.

Bahkan, kebijakan peningkatan kesejahteraan guru juga sejalan dengan program sertifikasi. Pada 2025, sebanyak 206.411 guru madrasah dan guru PAI mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) dalam jabatan. Angka ini melonjak 700 persen dari tahun sebelumnya yang hanya 29.933 guru. Dengan demikian, mereka dipastikan akan menerima TPG pada tahun depan.

Baca Juga :  Maulid Nabi Muhammad SAW Tingkat Kenegaraan 1447 H Digelar di Masjid Istiqlal, Momentum Kebangsaan dan Spiritualitas

Guru Honorer Jadi PPPK

Selain menaikkan TPG, pemerintah juga terus mengangkat guru honorer menjadi PPPK. Dalam tiga tahun terakhir, sebanyak 52 ribu guru honorer telah diangkat.

Sutejo, guru MAN 1 Rembang yang telah mengabdi lebih dari 15 tahun, akhirnya diangkat menjadi PPPK. “Alhamdulillah, pemerintah sudah memperhatikan teman-teman yang sudah lama berkontribusi untuk negara. Komitmen kami adalah bekerja ikhlas dan penuh integritas,” ucapnya.

Nur Fitri Handayani, guru MTsN 1 Rembang, juga merasakan hal serupa setelah 20 tahun mengabdi. “Saya bersyukur akhirnya diangkat menjadi PPPK. Terima kasih kepada Kemenag, kami akan terus berdedikasi untuk kemajuan madrasah,” ujarnya.***

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Nasional

Wagub Aceh Bahas Rencana Investasi dengan Dubes UEA

Nasional

Program MBG Dipangkas Jadi 5 Hari, Pemerintah Fokuskan pada Hari Sekolah

Nasional

Menag Jenguk Korban Robohnya Majelis Taklim di Bogor, Salurkan Bantuan Rp150 Juta

Nasional

Menag Nasaruddin Umar Sampaikan Belasungkawa Presiden Prabowo untuk Korban Kebakaran DPRD Makassar

Nasional

Tinjau Lokasi Bencana di Aceh Tamiang, Mendagri Puji Peran Ketua TP PKK Aceh

Nasional

HT Ibrahim Nilai Kinerja Kapolda Aceh Irjen Marzuki Ali Basyah Tunjukkan Tren Positif Keamanan Daerah

Nasional

Pesawat TNI AU Kembali ke Yordania, Misi Kemanusiaan Indonesia di Gaza Berhasil Dilaksanakan

Nasional

Kemenag Siapkan Kuota Beasiswa S1 Dalam Negeri melalui Program BIB 2025