Home / Advertorial / Daerah

Senin, 2 November 2026 - 18:44 WIB

Keamanan Data Pribadi Tak Cukup Andalkan Sistem, Kesadaran Pengguna Juga Penting

mm Redaksi

Ilustrasi Shutterstock. Foto: Dok. Istimewa

Ilustrasi Shutterstock. Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Keamanan data pribadi tidak cukup hanya mengandalkan perlindungan sistem digital. Kesadaran masyarakat sebagai pengguna juga menjadi faktor penting untuk mencegah kebocoran dan penyalahgunaan informasi pribadi.

Kepala Bidang E-Government Dinas Komunikasi, Informatika dan Statistik (Diskominfotik) Kota Banda Aceh, Asna Mardhia, mengatakan kerentanan keamanan informasi tidak selalu berasal dari kelemahan sistem, tetapi juga dapat muncul akibat kelalaian pengguna dalam menjaga data pribadi.

Menurutnya, kebiasaan sederhana yang sering dianggap sepele, seperti menyimpan kata sandi (password) pada perangkat yang digunakan bersama orang lain, dapat membuka peluang bagi pihak lain untuk mengakses akun pribadi.

Baca Juga :  Bank Aceh Salurkan Bantuan "Bank Aceh Peduli” untuk Penanganan Bencana di Aceh

“Kerentanan ini tidak melulu dari sistem. Bisa jadi dari sisi pengguna (human). Ketika pengguna kurang peduli terhadap keamanan, hal itu juga bisa menjadi celah keamanan,” kata Asna, Senin (2/11/2026).

Ia menjelaskan, salah satu upaya dasar untuk menjaga keamanan akun digital adalah menggunakan kata sandi yang kuat dengan kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, dan karakter tertentu. Kata sandi juga perlu diperbarui secara berkala untuk mengurangi risiko akses oleh pihak yang tidak berwenang.

Meski demikian, Asna mengingatkan bahwa tidak ada sistem digital yang sepenuhnya aman. Karena itu, selain memperkuat sistem perlindungan, masyarakat juga perlu memahami cara menjaga keamanan informasi saat beraktivitas di ruang digital.

Baca Juga :  Patroli Dini Hari, Polres Aceh Tengah Amankan Tiga Motor Diduga Balap Liar

Asna turut menyoroti kebiasaan masyarakat yang menyerahkan dokumen pribadi, terutama Kartu Tanda Penduduk (KTP), kepada orang lain untuk membantu mengakses layanan digital. Misalnya, ketika meminta bantuan penyedia jasa fotokopi untuk mengurus pendaftaran sekolah secara daring.

Menurutnya, masyarakat yang belum memahami penggunaan aplikasi terkadang menyerahkan dokumen identitas untuk difoto dan dimasukkan ke dalam sistem tanpa mempertimbangkan risiko penyalahgunaannya.

Padahal, data kependudukan yang jatuh ke tangan pihak tidak bertanggung jawab dapat dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan, termasuk pengajuan pinjaman online tanpa sepengetahuan pemilik identitas.

Baca Juga :  Usai Dilantik Jadi Reje Kampung, Musliadi Ucapkan Terima Kasih

“Berapa banyak data yang bisa bocor untuk mengambil pinjaman online? Ini bisa terjadi karena kelalaian kita dalam menjaga data dan kurangnya kesadaran terhadap pentingnya informasi pribadi,” ujarnya.

Ia menegaskan, edukasi mengenai keamanan informasi dan privasi data pribadi perlu terus dilakukan agar masyarakat lebih memahami risiko dalam penggunaan teknologi digital.

Masyarakat diimbau tidak sembarangan membagikan dokumen identitas, menjaga kerahasiaan kata sandi, serta lebih selektif ketika memberikan informasi pribadi kepada pihak lain.

Dengan meningkatnya kesadaran tersebut, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi pengguna layanan digital, tetapi juga mampu melindungi informasi pribadinya dari risiko kebocoran dan penyalahgunaan. (Adv)

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

Kodim 0106/Aceh Tengah Pantau Pembangunan KDKMP Gunung Suku, Progres Capai 92,55 Persen

Daerah

Kapolda Aceh: Stabilitas Keamanan Kunci Pertumbuhan Ekonomi Daerah

Daerah

Mahasiswa Soroti Kinerja Disnaker Pidie Jaya, Dinilai Pasif di Tengah Sulitnya Lapangan Kerja

Daerah

Polda Aceh Terima Aspirasi YLBH-KI Aceh Barat, Tegaskan Seluruh Pengaduan Akan Ditindaklanjuti Sesuai Prosedur Hukum

Daerah

Produk UMKM Aceh Dipamerkan di Indonesia City Expo

Daerah

Nazaruddin Dek Gam Ditetapkan Sebagai Ketua DPW PAN Aceh

Daerah

Samira Travel Tanggung Penuh Biaya Pengobatan hingga Pemulangan Jenazah Jamaah Umrah Asal Nagan Raya

Daerah

Antisipasi Cuaca Ekstrem, Bati Tuud Koramil 03/Pegasing Komsos Bersama Masyarakat