Home / Daerah

Rabu, 26 November 2025 - 07:00 WIB

Hujan Tak Reda, Pemukiman Warga Blang Mangat Terendam

mm Syaiful AB

Kapolsek Blang Mangat AKP Saiful Bahri turun langsung ke lokasi banjir melakukan patroli untuk melakukan pemantauan dan memastikan kondisi masyarakat tetap aman, Selasa (25/11/2025). Dok. Polres Lhokseumawe

Kapolsek Blang Mangat AKP Saiful Bahri turun langsung ke lokasi banjir melakukan patroli untuk melakukan pemantauan dan memastikan kondisi masyarakat tetap aman, Selasa (25/11/2025). Dok. Polres Lhokseumawe

Lhokseumawe – Banjir kembali menghantam wilayah Lhokseumawe. Hujan deras sejak Senin malam membuat pemukiman di Kemukiman Teungoh, Kecamatan Blang Mangat, terendam air. Situasi mendadak menjadi darurat ketika genangan terus meluas, Selasa (25/11/2025).

Merespons cepat kondisi tersebut, Kapolsek Blang Mangat AKP Saiful Bahri bersama personelnya turun langsung menyisir lokasi banjir. Patroli dimulai pukul 09.00 WIB hingga 12.00 WIB dengan fokus pada tiga desa terdampak: Rayeuk Kareung, Asan Kareung, dan Kumbang Peunteut. Tim juga didampingi perangkat desa dan BPBD Kota Lhokseumawe.

Baca Juga :  Komisi I DPRA Ingin Tata Dapil, Simeulue Kemungkinan Jadi Dapil Khusus

Di Rayeuk Kareung, banjir mulai surut, namun satu rumah masih tergenang air setinggi 20–25 cm. Belum ada dapur umum karena kondisi dianggap terkendali.

Namun situasi berbeda di Asan Kareung. Debit air justru naik, merendam lima rumah warga hingga 20–30 cm. Jika hujan kembali turun, banjir berpotensi meluas ke wilayah lain. Dapur umum pun belum tersedia.

Baca Juga :  Plt. Sekda Bener Meriah Pimpin Rapat Percepatan Target Operasional KDMP September 2025

Kondisi turut memburuk di Kumbang Peunteut. Enam rumah tergenang 8–10 cm, sementara air irigasi melimpas ke badan jalan setinggi 5–10 cm. Warga mulai khawatir banjir terus merangkak naik.

“Banjir ini terjadi akibat curah hujan yang tinggi. Kami turun langsung bersama personel dan BPBD untuk memastikan situasi di setiap desa terdampak. Sejauh ini kondisi warga dalam keadaan aman, namun kami tetap melakukan pemantauan intensif,” ujar AKP Saiful Bahri dalam keterangannya.

Baca Juga :  Masuk 3 Orang tapi Hanya Diberi 1 Karcis, Petugas Wisata Pulau Kapuk Ditangkap

Ia mengingatkan warga agar siaga penuh terutama saat malam. “Jika air meningkat, segera lapor ke perangkat desa atau Polsek untuk penanganan cepat,” tegasnya.

Hingga berita ini diturunkan, pemantauan masih berlangsung dan aparat tetap siaga menghadapi kemungkinan terburuk bekerja sama dengan BPBD serta pemerintah gampong.***

Editor: DahlanReporter: Syaiful AB

Share :

Baca Juga

Daerah

Revitalisasi Sekolah Pascabencana, Pemerintah Aceh Ikuti Rakor di BPMP Aceh

Daerah

Jadwal Musda KNPI Pidie Jaya Di Geser, Ini Tahapannya

Daerah

DPD Ormas Gerakan Rakyat Kota Banda Aceh Bahas Pembentukan Kepengurusan 

Daerah

Warganya sedang perjuangkan Empat Pulau, Delapan Paket Tender tayang di LPSE Aceh Singkil

Daerah

‎Dayah Al Hasaniyah Al Aziziyah di Bintang Borong Lima Gelar Juara I Hari Santri Nasional 2026

Daerah

Pangdam IM Kunjungi Yonif TP 856 Satria Bumi Sakti

Daerah

Polda Aceh dan Jajaran Saksikan Secara Virtual Pergelaran Wayang Kulit Lakon Amartha Binangun

Daerah

Aktivis Aceh Michael Octaviano Dianugerahi DPD RI Award