Home / Pemerintah Aceh

Jumat, 26 September 2025 - 07:30 WIB

Gubernur Aceh Minta Menaker Bangun BLK Khusus di Aceh

mm Syaiful AB

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia, Yassirlie dan Istri serta rombongan disambut Gubernur Aceh, Muzakir Manaf dan Istri, Marlina Usman serta Sekda Aceh, M. Nasir, Kepala Dinas Terkait silaturahmi dan jamuan Makan siang bersama di restoran pendopo gubernur Aceh, Kamis, 25 September 2025. dok. Ist

Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia, Yassirlie dan Istri serta rombongan disambut Gubernur Aceh, Muzakir Manaf dan Istri, Marlina Usman serta Sekda Aceh, M. Nasir, Kepala Dinas Terkait silaturahmi dan jamuan Makan siang bersama di restoran pendopo gubernur Aceh, Kamis, 25 September 2025. dok. Ist

Banda Aceh – Gubernur Aceh Muzakir Manaf meminta Menteri Ketenagakerjaan RI, Yassierli, membangun Balai Latihan Kerja (BLK) berspesifikasi khusus di Aceh. Permintaan ini dinilai penting untuk menyiapkan tenaga kerja terampil sesuai kebutuhan industri strategis di daerah tersebut.

Permintaan itu disampaikan langsung oleh Muzakir Manaf atau yang akrab disapa Mualem, saat menjamu makan siang Menaker Yassierli di Pendopo Gubernur Aceh, Kamis (25/9/2025).

Baca Juga :  Pemerintah Aceh Bahas Percepatan Pembangunan bersama Menko Infrastruktur & Pembangunan Kewilayahan dan Menteri Transmigrasi

“Kita berharap permintaan ini mudah mudahan Menteri kabulkan,” kata Mualem.

Dalam kesempatan itu, Gubernur juga menyerahkan surat resmi permohonan pembangunan BLK khusus kepada Menaker. Dalam surat tersebut, dijelaskan bahwa Aceh membutuhkan BLK dengan spesialisasi operator dan teknis/mekanik alat berat yang sangat dibutuhkan untuk mendukung sektor pertanian, perkebunan, tambang, dan migas.

Mualem menegaskan, Pemerintah Aceh siap mendukung pendirian BLK dengan menyediakan lahan seluas 5 hektare di Kabupaten Aceh Besar, tepatnya dekat Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda. “Kami sangat berharap agar permohonan ini dapat ditindaklanjuti dalam bentuk pertemuan dan kunjungan lapangan,” tulis Gubernur dalam surat tersebut.

Baca Juga :  Aceh Siapkan Strategi Khusus Kendalikan Inflasi Jelang Bulan Maulid

Menanggapi permintaan itu, Menaker Yassierli menyatakan pihaknya akan membahas lebih lanjut di internal kementerian. “InsyaAllah kita follow up,” katanya.

Yassierli menambahkan, pembangunan BLK harus sesuai dengan kebutuhan industri agar lulusan dapat terserap dengan baik. “Kita harap kehadiran pelatihan itu karena ada demand dulu, sudah jelas ini industrinya pergi kemana baru kemudian orangnya kita siapkan, jangan sampai pelatihan saja tapi tidak jelas penyerapannya,” ujar Menaker.

Baca Juga :  Marlina Harap Kemendikdasmen Bantu Tingkatkan Kualitas PAUD Aceh 

Pertemuan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Aceh Muhammad Nasir, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Mobilitas Penduduk Aceh Akmil Husen, serta Kepala Biro Adpim Setda Aceh Akkar Arafat.***

Editor: DahlanReporter: Syaiful AB

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh: Penguatan SDM Vokasi Jadi Kunci Daya Saing Global

Parlementarial

Anggaran Hari Damai Aceh Rp2,39 Miliar Disorot, Lebihi Dana Rehabilitasi Korban Konflik

Daerah

Wali Nanggroe Tolak Penambahan Batalyon Bertentangan dengan Perjanjian Damai RI-GAM

Nasional

Menteri Abdul Mu’ti: Pendidikan Aceh Harus Berbasis Karakter dan Keadilan Akses

Nasional

Pemerintah Aceh Lakukan Pertemuan Tindak Lanjut dengan Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah RI

Kesehatan

Pemprov Aceh dan MER-C Bahas Penguatan Layanan Kesehatan Pascabencana

Pemerintah Aceh

Syafrial: Tuduhan Sekda Aceh Kerahkan Buzzer Tidak Berdasar dan Cenderung Fitnah

Pemerintah Aceh

Wagub Fadhlullah Tabur Pupuk Bersubsidi di Sawah Petani Aneuk Glee