Home / Aceh Besar / Pemerintah

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:39 WIB

Bupati Aceh Besar Harap Masjid Ibnu Abu Bakar Jadi Pusat Pembinaan Umat

mm Redaksi

Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris memotong pita pada peresmian Masjid Ibnu Abu Bakar yang berada di lingkungan RSU Putri Bidadari Aceh, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Jumat (7/8/2026). Foto: Dok. Prokopim Aceh Besar

Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris memotong pita pada peresmian Masjid Ibnu Abu Bakar yang berada di lingkungan RSU Putri Bidadari Aceh, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Jumat (7/8/2026). Foto: Dok. Prokopim Aceh Besar

Kota Jantho – Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris berharap Masjid Ibnu Abu Bakar yang berada di lingkungan Rumah Sakit Umum (RSU) Putri Bidadari Aceh, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, dapat dikelola sesuai ajaran Ahlussunnah wal Jamaah sehingga menjadi pusat ibadah, pembinaan umat, pendidikan keislaman, dan penguatan syiar Islam bagi masyarakat. Harapan tersebut disampaikan saat meresmikan Masjid Ibnu Abu Bakar, Jumat (7/8/2026).

Peresmian tersebut turut para Direksi dan Komisaris RSU Putri Bidadari Aceh serta Dewan Pengawas Drs. H. Sulaiman Abda, M.Si., unsur Forkopimda Aceh Besar, Forkopimcam Darul Imarah, Ketua DPRK Banda Aceh, anggota DPRK Aceh Besar, jajaran SKPA Provinsi Aceh, para dokter dan dokter spesialis RSU Putri Bidadari Aceh, serta tamu undangan lainnya.

Dalam sambutannya, H. Muharram Idris menegaskan bahwa pengelolaan Masjid Ibnu Abu Bakar harus mengacu pada tata kelola yang telah diterapkan di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh dan Masjid Agung Kota Jantho. Menurutnya, tata kelola yang baik akan menjadikan masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat pelaksanaan ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat yang mampu memperkuat nilai-nilai keislaman di tengah masyarakat.

Baca Juga :  PKL Berjualan di Jembatan Lambaro Ditertibkan Satpol PP Aceh Besar Secara Humanis

“Masjid ini harus kita jaga dan makmurkan bersama. Kami berharap seluruh pengelola melaksanakan pengelolaan masjid sesuai ajaran Ahlussunnah wal Jamaah serta berpedoman pada pelaksanaan yang diterapkan di Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh dan Masjid Agung Kota Jantho. Dengan demikian, masjid ini tidak hanya menjadi tempat ibadah, tetapi juga menjadi pusat pembinaan umat bagi masyarakat sekitar,” ujar Muharram Idris.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Aceh Besar juga menyampaikan apresiasi kepada para pendiri RSU Putri Bidadari Aceh dan Masjid Ibnu Abu Bakar atas kontribusi mereka dalam menghadirkan fasilitas pelayanan kesehatan sekaligus sarana ibadah. Ia menilai kolaborasi pemerintah dan sektor swasta sangat diperlukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Dorong Ekonomi Kreatif, Pemkab Aceh Barat Salurkan 24 Unit Steling Lapak Usaha

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan apresiasi dan tahniah kepada para pendiri Rumah Sakit Putri Bidadari dan Masjid Ibnu Abu Bakar. Kami menyambut dengan bangga dan penuh rasa syukur atas hadirnya rumah sakit ini sebagai bagian dari upaya meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Aceh Besar. Kami juga mengajak pihak swasta untuk terus bergandengan tangan dengan pemerintah dalam memberikan pelayanan kesehatan, karena jika hanya mengandalkan pemerintah, tentu kemampuan yang dimiliki sangat terbatas,” katanya.

Sementara itu, Direktur Utama RSU Putri Bidadari Aceh Firmansyah, SE., MARS, yang mewakili keluarga pendiri mengatakan pembangunan Masjid Ibnu Abu Bakar merupakan bentuk amal jariyah almarhum H. Muhammad Nur Abu Bakar yang diharapkan terus memberi manfaat bagi umat. Menurutnya, keberadaan masjid di lingkungan rumah sakit diharapkan menjadi tempat bagi pasien, keluarga pasien, tenaga kesehatan, dan masyarakat untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT sekaligus menjadi pusat syiar dan pendidikan Islam.

Baca Juga :  Pimpin Apel Gabungan, Bupati Aceh Barat Minta Kepala SKPK Evaluasi Pejabat yang Tidak Loyal

“Masjid ini memiliki arti yang sangat penting karena berada di lingkungan rumah sakit. Kami berharap keberadaannya menjadi tempat bagi pasien maupun keluarga pasien untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT, bermunajat memohon kesembuhan, sekaligus menjadi pusat syiar, pendidikan, dan pengembangan kebudayaan Islam. Semoga Masjid Ibnu Abu Bakar senantiasa makmur dan memberi manfaat bagi generasi yang akan datang,” pungkasnya.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

Menko Pangan RI dan Dua Menteri Kunjungi Aceh, Fokus Penanganan Bencana Hidrometeorologi

Aceh Besar

Asisten II Sekda Aceh Besar Lepas 90 Tukik di Lhoong, Dorong Kawasan Konservasi Penyu

Aceh Besar

Harapan Warga Lamteuba–Lampanah Leungah Terwujud, Seulawah Agam Segera Jadi Kecamatan Baru

Aceh Besar

Jaga Ketertiban, Satpol PP dan WH Aceh Besar Pasang Spanduk Larangan Berjualan di MPP

Aceh Besar

Pemkab Aceh Besar Ikut Rakor Nasional Evaluasi Pemulihan Banjir dan Longsor di Sumatera

Aceh Besar

TPG Guru di Aceh Besar Belum Dibayar, TTI Soroti Dugaan Masalah Tata Kelola Keuangan

Aceh Besar

Terima LKPJ Bupati Tahun 2025, DPRK Aceh Besar Bentuk Pansus Komit Menelaah Keselarasan Visi & RPJMD Satu Tahun Anggaran

Aceh Besar

53 Operator Gampong Ikuti Penginputan Usulan Program di Darul Imarah