BANDA ACEH – Pemerintah Kota Banda Aceh terus memperkuat pembangunan sektor olahraga sebagai bagian dari upaya mencetak generasi muda yang sehat, berkarakter, dan berprestasi. Salah satu langkah nyata yang dilakukan melalui penyelenggaraan Kejuaraan Kota (Kejurkot) Bola Basket Wali Kota Cup yang menjadi ruang pembinaan sekaligus pengembangan potensi atlet pelajar di Kota Banda Aceh.
Tahun lalu, kejuaraan tersebut berlangsung di GOR Harapan Bangsa, Lhong Raya, Banda Aceh, dan mendapat sambutan antusias dari para pelajar dan menjadi momentum penting dalam membangun budaya olahraga di kalangan generasi muda.
Ajang tersebut mempertemukan 12 tim tingkat SMA sederajat dari berbagai sekolah di Kota Banda Aceh untuk berkompetisi secara sehat dalam suasana yang penuh semangat sportivitas dan kebersamaan.
Sejumlah sekolah yang ikut ambil bagian dalam kompetisi tersebut antara lain SMAN 1 Banda Aceh, SMAN 2 Banda Aceh, SMAN 3 Banda Aceh, SMAN 5 Banda Aceh, SMAN 7 Banda Aceh, MAN 1 Banda Aceh, SMAN 10 Fajar Harapan, SMA Methodist Banda Aceh, SMA Fatih Bilingual School, SMKN 2 Banda Aceh, SMA Lab School USK, dan SMA Katolik Budi Dharma Banda Aceh.
Kejuaraan tersebut menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Banda Aceh dalam menyediakan ruang bagi pelajar untuk mengembangkan kemampuan, meningkatkan pengalaman bertanding, serta menumbuhkan semangat kompetisi yang sehat.
Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal sebelumnya menegaskan bahwa kegiatan olahraga tidak hanya berorientasi pada prestasi semata, namun juga menjadi sarana membentuk karakter generasi muda melalui nilai sportivitas, disiplin, dan semangat kebersamaan.
Wali Kota juga menilai tingginya antusiasme para pelajar dalam mengikuti kejuaraan menjadi modal positif bagi perkembangan olahraga di Kota Banda Aceh, sebagaimana dikutip pada Jumat (15/5/2026).
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Banda Aceh, Reza Kamilin, menyampaikan bahwa pembinaan olahraga harus dilakukan secara berkelanjutan agar mampu melahirkan atlet-atlet potensial yang dapat bersaing di tingkat yang lebih tinggi.
“Kami ingin membudayakan olahraga sejak dini serta mendorong gaya hidup sehat di kalangan pelajar dan generasi muda. Kejuaraan tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem olahraga yang mendukung lahirnya atlet-atlet berprestasi di Kota Banda Aceh,” ujar Reza Kamilin.
Menurutnya, pengembangan olahraga tidak hanya bertumpu pada kompetisi, tetapi juga membutuhkan dukungan dari berbagai pihak, mulai dari sekolah, keluarga, komunitas hingga masyarakat secara luas.
Ia menambahkan, dukungan dan apresiasi masyarakat terhadap kegiatan olahraga akan menjadi motivasi tersendiri bagi para atlet muda untuk terus meningkatkan kemampuan dan menunjukkan prestasi terbaik mereka.
Pemerintah Kota Banda Aceh berharap berbagai kegiatan olahraga yang melibatkan pelajar dapat terus berkembang dan menjadi bagian dari upaya membangun generasi muda yang sehat, aktif, serta memiliki daya saing tinggi.
“Melalui penguatan ekosistem olahraga yang berkelanjutan, Banda Aceh optimistis dapat melahirkan talenta-talenta muda yang mampu mengharumkan nama daerah pada berbagai ajang kompetisi di masa mendatang,” pungkasnya.(Adv)










