Home / Pemko Banda Aceh

Jumat, 31 Oktober 2025 - 21:06 WIB

Pemko Banda Aceh Gelar Sosialisasi Sanitasi Aman, Teguhkan Komitmen Menuju Kota Sehat dan Berkelanjutan

mm Redaksi

Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Kesehatan menggelar kegiatan Sosialisasi Sanitasi Aman di Balai Keurukon, Kamis (30/10/2025). dok. Pemko Banda Aceh

Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Kesehatan menggelar kegiatan Sosialisasi Sanitasi Aman di Balai Keurukon, Kamis (30/10/2025). dok. Pemko Banda Aceh

Banda Aceh — Pemerintah Kota Banda Aceh melalui Dinas Kesehatan menggelar kegiatan Sosialisasi Sanitasi Aman di Balai Keurukon, Kamis (30/10/2025). Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Asisten I Bidang Pemerintahan, Keistimewaan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Banda Aceh, Bachtiar, S.Sos., M.Si.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Wahyudi, S.STP., M.Si, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong, Ritasari Pujiastuti, AP., M.Si, perwakilan Biro Administrasi Pembangunan Setda Aceh, Yayasan Aceh Hijau, Pokja PKP Provinsi Aceh, Unicef Perwakilan Aceh, para Camat, dan Keuchik se-Kota Banda Aceh.

Dalam sambutannya, Asisten I Bachtiar menegaskan bahwa sanitasi bukan hanya urusan teknis, tetapi juga persoalan kemanusiaan dan keberadaban.
“Dari air bersih, pembuangan limbah, hingga pengelolaan tinja, semuanya berhubungan langsung dengan martabat, kesehatan, dan masa depan masyarakat,” ujarnya.

Ia mengapresiasi capaian Banda Aceh yang telah mencapai 100% kepemilikan jamban sehat permanen (JSP) dan 0% praktik buang air besar sembarangan (BABS). “Artinya, Banda Aceh telah berstatus sebagai kota bebas BABS. Namun pekerjaan kita belum selesai,” tegasnya.

Baca Juga :  Pemko Banda Aceh Komitmen Tingkatkan Kualitas Data ASN, IKD Capai 95,31

Bachtiar mengungkapkan, dari total 76.721 rumah tangga, baru 7,04% yang memiliki tangki septik individual aman dan baru 12,86% yang memiliki akses sanitasi aman. “Target kita adalah mencapai 33% akses sanitasi aman pada tahun 2029, sebagaimana tertuang dalam RPJM Kota Banda Aceh,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa pengelolaan sanitasi menjadi bagian penting dari pilar Pembangunan Berkelanjutan dan Ketahanan Lingkungan dalam RPJM Kota Banda Aceh 2025–2029.
Ada empat strategi utama yang dijalankan, yaitu:

  1. Peningkatan akses sanitasi aman dan air bersih,
  2. Pembangunan berbasis lingkungan dan kesehatan masyarakat,
  3. Kolaborasi lintas sektor, serta
  4. Penguatan nilai keislaman dalam menjaga kebersihan lingkungan.
Baca Juga :  Pemko Banda Aceh Salurkan Bantuan Pangan Nasional untuk 9.996 Keluarga Penerima Manfaat

“Tahun ini, Pemko Banda Aceh telah memulai sejumlah langkah konkret seperti Revitalisasi Septic Tank Aman di 10 gampong pilot project bekerja sama dengan USAID IUWASH, pembangunan Wetland Buatan di Gampong Deah Raya, serta gerakan Sanitasi Aman dari Rumah bersama kader PKK dan sanitarian di seluruh puskesmas,” jelas Bachtiar.

Menurutnya, langkah-langkah tersebut bukan proyek jangka pendek, melainkan investasi jangka panjang untuk kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan.

Ia juga mengajak seluruh peserta untuk menyebarluaskan pesan pentingnya sanitasi aman di tingkat gampong. “Mari kita jadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk meneguhkan komitmen bersama — tidak ada lagi limbah rumah tangga yang mencemari air, tidak ada lagi sungai yang berbau, dan tidak ada lagi penyakit yang lahir dari lingkungan yang kotor,” pungkasnya.

Baca Juga :  Di Musrenbang RPJM, Wali Kota Illiza Paparkan Visi Banda Aceh

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banda Aceh, Wahyudi, S.STP., M.Si, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah kota untuk mempercepat pencapaian target akses sanitasi aman sesuai arah pembangunan nasional.

“Dinas Kesehatan berkomitmen memperkuat kolaborasi lintas sektor dan meningkatkan kapasitas petugas sanitarian serta kader kesehatan dalam mendampingi masyarakat mengelola limbah rumah tangga secara aman,” ujar Wahyudi.

Ia berharap sosialisasi ini dapat memperluas pemahaman para peserta, terutama perangkat gampong dan kecamatan, mengenai pentingnya pengelolaan air limbah domestik yang aman. Selain itu, diharapkan pula kegiatan ini dapat mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.

Kegiatan Sosialisasi Sanitasi Aman ini juga menjadi ajang memperkuat sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan mitra pembangunan dalam mewujudkan Banda Aceh sebagai Kota Kolaborasi yang Sehat, Religius, dan Berkelanjutan.***

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Parlementarial

DPRK Banda Aceh Bahas 12 Rancangan Qanun Prioritas dalam Proleg 2026

Pemko Banda Aceh

Stand Dekranasda Banda Aceh Diserbu Pengunjung di Expo APEKSI 2026, Parfum Jadi Primadona

Pemko Banda Aceh

ASN dan Masyarakat Ikuti Kajian Dakwah Pendopo Bertema Menjaga Kota dari Murka Allah

Pemko Banda Aceh

Eks Terminal Keudah Ditata Jadi Open Space, Pemko Banda Aceh Buka Peluang Investor

Pemko Banda Aceh

Revitalisasi Pasar SMEP Peunayong Dimulai, Illiza: Akan Jadi Ikon Ekonomi dan Wisata Banda Aceh

Pemko Banda Aceh

Pengurus Perpani Banda Aceh 2026–2030 Dikukuhkan, Wali Kota Dukung Pembinaan Panahan Berkelanjutan

Pemko Banda Aceh

Apel Gabungan Pemko Banda Aceh, Sekda Apresiasi Kinerja ASN Saat Iduladha 1447 H

Pemko Banda Aceh

Perkuat Tata Kelola ZISWAF, Baitul Mal Banda Aceh Kukuhkan Amil Zakat Gampong