Home / Ekbis / Pemerintah Aceh

Jumat, 4 September 2026 - 17:14 WIB

Bahas Kemandirian Ekonomi Dayah, Disdik Dayah Aceh Audiensi dengan Menteri Ekonomi Kreatif

mm Redaksi

Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Muhsin Thahir bersama Komisi VII DPRA melakukan audiensi dengan Menteri Ekonomi Kreatif RI Teuku Riefky Harsya di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif RI, Jakarta Pusat, Jumat (4/9/2026). Foto: Dok. Istimewa

Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh Muhsin Thahir bersama Komisi VII DPRA melakukan audiensi dengan Menteri Ekonomi Kreatif RI Teuku Riefky Harsya di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif RI, Jakarta Pusat, Jumat (4/9/2026). Foto: Dok. Istimewa

Jakarta – Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh, Muhsin Thahir, S.Pd.I., M.Pd.I., bersama Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) melakukan audiensi dengan Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia Teuku Riefky Harsya di Kantor Kementerian Ekonomi Kreatif RI, Jakarta Pusat, Jumat (4/9/2026).

Dalam pertemuan tersebut turut hadir Anggota DPRA Romi Syahputra. Audiensi membahas sejumlah agenda strategis, terutama terkait pemberdayaan ekonomi dayah, peringatan Hari Santri 2026, serta rencana pelaksanaan Expo Santri 2026.

Baca Juga :  Rupiah Menguat ke Rp16.256 Usai Mendengar Iran-Israel Gencatan Senjata

Pemberdayaan ekonomi dayah menjadi salah satu perhatian dalam pertemuan tersebut. Dayah diharapkan tidak hanya menjadi pusat pendidikan dan pembinaan keagamaan, tetapi juga mampu mengembangkan potensi ekonomi yang melibatkan para santri.

Pengembangan ekonomi kreatif di lingkungan dayah dinilai dapat menjadi ruang bagi santri untuk mengasah keterampilan, kreativitas, dan jiwa kewirausahaan. Potensi tersebut selanjutnya dapat diarahkan menjadi kegiatan ekonomi produktif yang memberikan manfaat bagi dayah dan masyarakat.

Baca Juga :  Tingkatkan Daya Saing, OJK Aceh Dorong Lembaga Jasa Keuangan

Selain itu, pembahasan juga diarahkan pada persiapan Hari Santri 2026 yang menjadi momentum penting untuk memperkuat peran dan kontribusi santri dalam berbagai bidang kehidupan.

Sementara itu, Expo Santri 2026 direncanakan menjadi wadah untuk menampilkan berbagai potensi, kreativitas, serta produk yang dihasilkan para santri dan dayah di Aceh.

Melalui kegiatan tersebut, produk dan karya santri diharapkan tidak hanya dikenal di lingkungan lokal, tetapi juga memiliki peluang untuk masuk ke pasar yang lebih luas melalui dukungan ekosistem ekonomi kreatif.

Baca Juga :  Hujan Tak Surutkan Antusiasme, Mualem Serahkan 5.486 SK PPPK Paruh Waktu di Stadion Harapan Bangsa

Audiensi antara Disdik Dayah Aceh, Komisi VII DPRA dan Kementerian Ekonomi Kreatif juga diharapkan dapat membuka ruang kolaborasi yang lebih luas dalam pengembangan kapasitas dan kemandirian ekonomi dayah.

Kolaborasi pemerintah pusat dan daerah tersebut dinilai penting agar potensi besar yang dimiliki dayah dan santri dapat dikembangkan secara berkelanjutan, sekaligus menjadi bagian dari penguatan ekonomi kreatif di Aceh.[]

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Akhiri Kebuntuan APBK 2026, Wagub Aceh Minta Pemkab dan DPRK Aceh Singkil Segera Paripurna

Pemerintah Aceh

Ketua Umum APPMBGI Serahkan SK DPD I Aceh, Perkuat Implementasi Program Makan Bergizi Gratis

Ekbis

Bank Indonesia Perkuat Pemberantasan Uang Palsu, Rupiah Kini Jadi Salah Satu Mata Uang Paling Aman

Pemerintah Aceh

Forkopimda Aceh Bahas Isu LGBT, Pemerintah Aceh Akan Revisi Pergub Pencegahan Pornografi

Nasional

Solidaritas Lintas Daerah, Bantuan untuk Aceh Tembus Rp10,3 Miliar

Ekbis

Sherpa G20 Afrika Selatan Bahas SDGs, Reformasi Keuangan, dan Tantangan Global

Ekbis

Tanpa Utang Bank, Antam Optimistis Danai Investasi Rp7 Triliun Tahun Ini

Pemerintah Aceh

Gubernur Aceh Takziah ke Rumah Duka Mantan Gubernur Aceh dr. Zaini Abdullah