Home / Daerah / Pendidikan / Sosial

Rabu, 7 Januari 2026 - 15:20 WIB

ASN Cabdisdik dan MKKS Subulussalam Gotong Royong Bersihkan SMA Negeri 1 Bendahara Pasca Banjir

mm Tiara Ayu Juneva

ASN Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Subulussalam bersama MKKS SMA dan SMK membersihkan lumpur di SMA Negeri 1 Bendahara, Aceh Tamiang, pascabencana banjir dan tanah longsor, Sabtu (3/1/2026). Foto: Dok. Disdik Aceh

ASN Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Subulussalam bersama MKKS SMA dan SMK membersihkan lumpur di SMA Negeri 1 Bendahara, Aceh Tamiang, pascabencana banjir dan tanah longsor, Sabtu (3/1/2026). Foto: Dok. Disdik Aceh

Kuala Simpang — Aparatur Sipil Negara (ASN) dari Cabang Dinas Pendidikan (Cabdisdik) Wilayah Subulussalam bersama Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA dan SMK Kabupaten Subulussalam melaksanakan bakti sosial dengan membersihkan sarana pendidikan di SMA Negeri 1 Bendahara, Kabupaten Aceh Tamiang, Sabtu (3/1/2026).

Kegiatan ini dilakukan sebagai bentuk kepedulian dan empati terhadap dunia pendidikan pascabencana banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.

Plt Kadisdik Aceh, Murthalamuddin bersama Kacabdisdik Wilayah Subulussalam pada kegiatan permbersihan sekolah di Aceh Tamiang, Sabtu (3/1/2026). Foto: Dok. Disdik Aceh

Kepala Cabdisdik Wilayah Subulussalam, Antoni Berampu, MPd, mengatakan bahwa aksi sosial tersebut merupakan bagian dari komitmen ASN Pemerintah Aceh untuk membantu daerah terdampak bencana, khususnya sektor pendidikan.

Baca Juga :  Polres Abdya Sita Lima Motor Balap Liar Saat Malam Takbiran Iduladha

“SMA Negeri 1 Bendahara menjadi sasaran utama pembersihan oleh Cabdisdik bersama MKKS SMA dan SMK Subulussalam,” ujar Antoni kepada media ini.

Ia menjelaskan, bakti sosial tersebut melibatkan ASN Cabdisdik serta seluruh pengurus MKKS SMA dan SMK yang secara langsung turun ke lokasi membawa berbagai peralatan, seperti cangkul, sekop, lori, dan perlengkapan lainnya untuk membersihkan sisa lumpur dan material pascabanjir.

Baca Juga :  Polda Aceh Kerahkan 661 Personel Amankan Hari Buruh Internasional

Menurutnya, kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari Program Peugleh Sikula yang dicanangkan Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan Aceh, sebagai upaya membersihkan fasilitas pendidikan di daerah terdampak bencana hidrometeorologi.

“Program ini juga sejalan dengan Surat Edaran Sekretaris Daerah Aceh terkait relawan ASN tahap kedua yang ditugaskan ke wilayah terdampak bencana pada 3 hingga 4 Januari 2026,” jelas Antoni.

Baca Juga :  Bupati Aceh Timur Ultimatum Pemko Langsa Bayar Kompensasi Aset Sebelum 2 September

Ia menambahkan, Dinas Pendidikan Aceh menugaskan Cabdisdik dan MKKS di masing-masing kabupaten/kota untuk melaksanakan bakti sosial sebagai bentuk nyata kepedulian terhadap dunia pendidikan.

Antoni berharap, melalui kegiatan gotong royong ini, aktivitas belajar mengajar di SMA Negeri 1 Bendahara dapat kembali berjalan normal sesuai jadwal, yakni mulai 5 Januari 2026.

“Semoga musibah ini menjadi pelajaran berharga bagi kita semua dan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT,” pungkasnya.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

Wakili Bupati, Kadisparpora Aceh Besar Hadiri Pembukaan Turnamen Voli HUT ke-79 Bhayangkara

Daerah

Dewan Perwakilan Rakyat Aceh Resmi Tetapkan Draf Revisi UUPA, 8 Pasal Perubahan dan 1 Pasal Baru

Pendidikan

Menag: Alumni PTKIN Harus Jadi Ilmuwan dan Cendekiawan

Daerah

Ketua TP PKK Aceh Tembus Pedalaman Lokop via Heli TNI AU, Salurkan Bantuan Lebih dari 2 Ton

Pendidikan

Kemenag Salurkan Beasiswa Zakat Rp16,85 Miliar untuk 153 Mahasiswa di ZaWa Funwalk 2025

Pendidikan

MAN IC Pekalongan Akhiri Matsama, Pemetaan Potensi Siswa Baru Ungkap Banyak Calon Dokter dan Saintis

Daerah

Kelangkaan BBM di Simeulue Mulai Teratasi, SPBU Kembali Normal Tanpa Antrean
Sekda Bener Meriah

Daerah

Sekda Bener Meriah Lepas Dokter Internship, Apresiasi Pengabdian 12 Bulan