Home / Daerah / Simeulue

Rabu, 19 November 2025 - 08:24 WIB

DPD II KNPI Simeulue Menolak Tegas Pengalihan Aceh Hebat Satu

mm Agus Muliadi

Eriton Ketua KNPI Kabupaten Simeulue Dok. (Foto: AgusMuliadi/Acehnow)

Eriton Ketua KNPI Kabupaten Simeulue Dok. (Foto: AgusMuliadi/Acehnow)

Simeulue – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Simeulue menyatakan sikap menolak tegas rencana pengalihan armada kapal Aceh Hebat 1 dari lintasan Kabupaten Simeulue. Rabu, (19/11/2025).

Penolakan ini disampaikan menyusul berkembangnya informasi bahwa kapal penopang utama akses transportasi laut masyarakat Simeulue tersebut akan dialihkan untuk melayani rute Kreung Geukueh Aceh Utara ke Penang Malaysia.

Eriton,. ketua DPD II KNPI Simeulue menegaskan bahwa Aceh Hebat 1 selama ini menjadi tulang punggung mobilitas masyarakat, baik untuk kebutuhan ekonomi, pendidikan, layanan kesehatan, maupun distribusi logistik. Pengalihan kapal dinilai akan memberi dampak serius terhadap stabilitas ekonomi dan pelayanan publik di pulau tersebut.

Baca Juga :  Sosok Pelaku Pembacokan Yang Tewaskan 5 Orang Sekeluarga di Aceh Tenggara, 1 Korban Masih Balita

“Kami sebagai representasi pemuda Simeulue menyatakan menolak tegas rencana pengalihan Aceh Hebat 1. Kapal ini bukan sekadar armada transportasi, tetapi kebutuhan vital masyarakat. Jika dialihkan, maka Simeulue akan sangat dirugikan,” tegas Ketua DPD II KNPI Simeulue.

Baca Juga :  Pangdam IM Apresiasi TNI dan Warga, Irigasi Aceh Timur Maju

Lebih lanjut Eriton juga menilai bahwa, langkah pengalihan tanpa mempertimbangkan kondisi geografis Simeulue yang terpisah dari daratan Aceh merupakan bentuk ketidakadilan. Selama ini, Aceh Hebat 1 berperan besar dalam menekan biaya distribusi barang dan menjaga kestabilan harga kebutuhan pokok.

Selain itu, Eriton mengingatkan bahwa Pemerintah provinsi berkewajiban memastikan ketersediaan transportasi laut yang memadai bagi seluruh kabupaten/kota, khususnya wilayah kepulauan yang bergantung penuh pada kapal penyeberangan.

Baca Juga :  Wadanpos Puncak Senyum Ajak Anak Papua Belajar dan Bermain Sambut HUT TNI ke-80

Kemudian, Eriton juga menyerukan agar Pemerintah Aceh melakukan kajian komprehensif sebelum mengambil keputusan, melibatkan pemerintahan daerah, tokoh masyarakat, dan unsur pemuda Simeulue.

“Kami meminta Pemerintah Aceh untuk mendengar suara masyarakat Simeulue. Jangan sampai kebijakan ini menimbulkan keresahan dan memperburuk konektivitas daerah kepulauan. Jika memang dibutuhkan tambahan armada di wilayah lain, solusinya bukan dengan mengambil hak Simeulue,” Pungkasnya

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

Ari Maulana Bagikan Kisah Inspiratif di Radio Assalam UIN Ar-Raniry

Daerah

Utamakan Kepentingan Warga, Pemdes Karang Cayo di Bawah Kepemimpinan Kades Yupizer Komitmen Berikan Pelayanan Maksimal

Daerah

Sekda Aceh Tinjau Penanganan Darurat Banjir di Aceh Utara, Pastikan Kebutuhan Warga Terdampak Terpenuhi

Daerah

Pangdam Iskandar Muda Apresiasi Kinerja Satgas TMMD Ke-124 Kodam Iskandar Muda 

Daerah

Marthunis Ajak Civitas Disdik Aceh Tanamkan Nilai Pengorbanan dan Integritas
Pangdam IM

Daerah

Pangdam IM Kunjungi Yonif TP 855/RD, Dorong Ketahanan Pangan

Daerah

Komunikasi Publik Kunci Bangun Kepercayaan Masyarakat, Sumut Jadi Tuan Rumah Rembuk Nasional

Daerah

85 ASN Pemerintah Aceh Tunaikan Ibadah Haji Tahun Ini