Home / Daerah

Selasa, 11 November 2025 - 09:00 WIB

Sekda Aceh Utara: Pahlawan Adalah Cahaya Jalan Kita

mm Syaiful AB

Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Utara Dr A Murtala, MSi, bertindak sebagai inspektur upacara memperingati Hari Pahlawan Nasional Tahun 2025 yang digelar di lapangan upacara Landing, depan Kantor Bupati setempat, Senin, 10 November 2025. dok. Pemkab Aceh Utara

Sekretaris Daerah Kabupaten Aceh Utara Dr A Murtala, MSi, bertindak sebagai inspektur upacara memperingati Hari Pahlawan Nasional Tahun 2025 yang digelar di lapangan upacara Landing, depan Kantor Bupati setempat, Senin, 10 November 2025. dok. Pemkab Aceh Utara

Lhoksukon – Upacara peringatan Hari Pahlawan Nasional 2025 di Kabupaten Aceh Utara berlangsung khidmat di lapangan upacara Landing, depan Kantor Bupati setempat, Senin (10/11/2025). Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh Utara, Dr A Murtala, M.Si, bertindak sebagai inspektur upacara.

Hadir dalam upacara itu jajaran Forkopimda Aceh Utara, para Kepala SKPK, ASN, dan ratusan pelajar. Dalam amanatnya, Sekda Murtala membacakan pesan Menteri Sosial Saifullah Yusuf yang mengajak seluruh masyarakat untuk mengenang jasa para pahlawan.

“Hari ini, di bawah langit Indonesia yang merdeka, kita menundukkan kepala penuh hormat mengenang para pahlawan bangsa,” ujar Murtala.

Lanjutnya, mereka para pahlawan bukan sekadar nama yang terukir di batu nisan, melainkan cahaya yang menerangi jalan kita hingga hari ini.

Baca Juga :  Pelayaran Perdana KMP Jatra II Resmi Layani Rute Gunungsitoli-Sibolga

Ia menegaskan, perjuangan para pahlawan dari berbagai penjuru negeri dilakukan bukan demi kepentingan pribadi, melainkan demi masa depan bangsa dan generasi penerus.

“Para pahlawan mengajarkan kepada kita bahwa kemerdekaan tidak jatuh dari langit. Kemerdekaan lahir dari kesabaran, keberanian, kejujuran, kebersamaan, dan keikhlasan,” sebut Murtala.

Dalam amanat itu, ia menyampaikan tiga nilai keteladanan dari perjuangan para pahlawan: kesabaran, mengutamakan kepentingan bangsa, dan pandangan jauh ke depan.

“Dari kesabaran itulah lahir kemenangan, karena mereka tahu bahwa kemerdekaan tidak diraih dengan tergesa-gesa, tetapi ditempa oleh waktu dan keikhlasan,” ujarnya.

Baca Juga :  Warga Banda Aceh Diminta Segera Rekam KTP, Proses Cepat & Gratis

Ia juga menegaskan bahwa para pahlawan tidak pernah mencari jabatan, tapi memilih kembali ke rakyat untuk mengajar, membangun, dan mengabdi.

“Di situlah letak kehormatan sejati. Bukan pada posisi yang dimiliki, tetapi pada manfaat yang ditinggalkan,” tegasnya.

Lebih lanjut, Sekda Murtala menyebut perjuangan masa kini tidak lagi dilakukan dengan bambu runcing, melainkan melalui ilmu pengetahuan, empati, dan pengabdian. Ia menilai semangat ini sejalan dengan Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto yang menekankan penguatan ketahanan nasional, kemajuan pendidikan, serta keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Baca Juga :  Pangdam IM Tutup TMMD ke-126 di Aceh Tengah Penuh Makna

“Hari ini, mari kita bersyukur dan berjanji bahwa kemerdekaan ini tidak akan sia-sia. Kita akan melanjutkan perjuangan para pahlawan dengan cara kita, bekerja lebih keras, berpikir lebih jernih, dan melayani lebih tulus,” ajaknya.

Menutup amanatnya, Murtala mengingatkan agar api perjuangan terus menyala melalui kerja nyata dan pengabdian bagi bangsa.

“Sebagaimana para pahlawan telah memberikan segalanya untuk Indonesia, maka kini giliran kita menjaga agar api perjuangan itu tidak pernah padam, dengan bekerja, bergerak, dan berdampak. Pahlawanku teladanku, terus bergerak, melanjutkan perjuangan,” pungkasnya.***

Editor: DahlanReporter: Syaiful AB

Share :

Baca Juga

Daerah

Kios Ilegal di Simpang Keudah Diamankan Satpol PP WH Banda Aceh, Pelanggaran Qanun 6/2018

Daerah

Ayahwa Pastikan 8.000 Honorer Aceh Utara Diusulkan Jadi PPPK Paruh Waktu

Daerah

Anggota DPRA Iskandar Perkuat Sinergi dengan Wartawan Simeulue Lewat Agenda Reses

Daerah

Bank Aceh Salurkan Rp50 Miliar untuk Pemberdayaan Perempuan Prasejahtera di Aceh
Wakapolda Aceh

Daerah

Wakapolda Aceh: Gerak Cepat Jadi Kunci Selamatkan Nyawa

Daerah

Sampaikan Surat Terbuka ke Presiden Prabowo, Rakyat Bener Meriah : “Jangan Biarkan Swadaya Warga Menjadi Simbol Ketidakhadiran Negara”

Daerah

Hendak Jual Bentor Hasil Curian Rp 1,1 Juta, Dua Remaja di Banda Aceh Dijebloskan ke Penjara

Daerah

Jakarta Siap Bantu Banjir Bekasi, Kirim Pasukan dan Pompa Air Maksimal