Home / Aceh Besar

Selasa, 4 November 2025 - 09:00 WIB

Bupati Aceh Besar Harap Mukab VI Kadin Jadi Momentum Kebangkitan Dunia Usaha

mm Syaiful AB

Bupati Aceh Besar, H Muharram Idris menyampaikan sambutan sekaligus membuka MUKAB VI KADIN Kabupaten Aceh Besar di Gedung Dekranasda, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Senin (03/11/2025). FOTO: MC ACEH BESAR

Bupati Aceh Besar, H Muharram Idris menyampaikan sambutan sekaligus membuka MUKAB VI KADIN Kabupaten Aceh Besar di Gedung Dekranasda, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Aceh Besar, Senin (03/11/2025). FOTO: MC ACEH BESAR

Aceh Besar – Bupati Aceh Besar H. Muharram Idris atau yang akrab disapa Syech Muharram berharap Musyawarah Kabupaten (Mukab) VI Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Aceh Besar periode 2025–2030 menjadi momentum kebangkitan dunia usaha, penggerak ekonomi daerah, serta daya tarik bagi investor untuk menanamkan modal di Aceh Besar.

Hal itu disampaikan Syech Muharram saat membuka Mukab VI Kadin Aceh Besar di Gedung Dekranasda Aceh Besar, Gampong Gani, Kecamatan Ingin Jaya, Senin (3/11/2025).

Dalam sambutannya, Bupati menegaskan bahwa Kadin merupakan mitra strategis pemerintah dalam memperkuat perekonomian lokal, menarik investasi, dan menciptakan lapangan kerja. Ia pun menyambut baik terbentuknya kembali kepengurusan baru Kadin Aceh Besar setelah sempat beberapa tahun vakum.

“Selama ini Aceh Besar sempat vakum dari aktivitas Kadin. Alhamdulillah hari ini semangat baru itu lahir kembali. Kami berterima kasih kepada para pengurus yang mau berjuang bersama untuk membangkitkan ekonomi daerah,” ujar Syech Muharram.

Kadin Harus Jadi Aktor Utama Ekonomi

Bupati menekankan bahwa Kadin bukan sekadar organisasi seremonial, melainkan wadah bagi pelaku usaha untuk berkontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.

“Kadin ini bukan penonton dan bukan pengemis proyek. Kadin harus menjadi aktor utama yang menarik investor, bukan pencari tender. Tugas Kadin adalah membuka peluang usaha, membangun kemitraan, dan menciptakan lapangan kerja,” tegasnya.

Baca Juga :  Baitul Mal Aceh Besar Salurkan Beasiswa Penyelesaian Skripsi Tahun 2025

Menurutnya, paradigma pelaku usaha di Aceh juga perlu berubah. Selama ini banyak yang masih berorientasi pada proyek jangka pendek, bukan kewirausahaan berkelanjutan.

“Kadin itu bukan kumpulan kontraktor, tapi pengusaha. Kontraktor itu pencari kerja, sedangkan pengusaha pemberi kerja. Mari jadikan Kadin sebagai wadah bagi para pemberi kerja yang berani berinvestasi dan memajukan daerah,” katanya.

Pemerintah Siap Fasilitasi Investor

Syech Muharram menegaskan, Pemkab Aceh Besar siap bekerja sama dengan Kadin untuk menarik investor baru dengan memberikan kemudahan perizinan dan dukungan penuh bagi pengusaha yang serius menanamkan modal di wilayahnya.

“Kami ingin Kadin menjadi pintu masuk bagi para investor. Banyak potensi besar di Aceh Besar seperti pertanian, perikanan, pariwisata, dan industri kreatif. Pemerintah siap memfasilitasi agar investasi itu berjalan dan bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya.

Ia juga berharap Kadin bisa menjadi jembatan bagi pelaku UMKM agar naik kelas dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.

“UMKM adalah tulang punggung ekonomi rakyat. Kadin harus hadir memberi solusi bagaimana UMKM bisa mengakses modal, pelatihan, dan jaringan usaha. Kalau Kadin aktif, ekonomi rakyat akan bergerak,” tambahnya.

Menatap Tantangan Ekonomi Global

Dalam kesempatan itu, Bupati turut menyinggung tantangan ekonomi global yang kini memasuki masa transisi sistem BRICS dan meninggalkan dominasi dolar AS. Ia menilai kondisi tersebut membuka peluang sekaligus tantangan bagi dunia usaha nasional.

Baca Juga :  Bupati Aceh Besar Soroti Mahalnya Harga Semen di Daerah Produksi Sendiri

“Presiden Prabowo telah menegaskan pentingnya ketahanan pangan nasional untuk menghadapi kemungkinan embargo ekonomi. Indonesia negara kaya, dan Aceh salah satu daerah paling potensial. Mari manfaatkan sumber daya ini dengan bijak,” ujar Syech Muharram.

Kadin Aceh Dukung Kebangkitan Ekonomi Daerah

Sementara itu, Ketua Umum Kadin Aceh Ir. H. Muhammad Iqbal menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Aceh Besar atas dukungan terhadap kegiatan tersebut. Ia menyebut Mukab VI ini menjadi titik balik kebangkitan dunia usaha di daerah itu.

“Mukab ini bukan hanya kegiatan rutin organisasi, tapi momentum kebangkitan ekonomi Aceh Besar. Kami berterima kasih atas dukungan pemerintah daerah,” ujar Iqbal.

Ia menegaskan bahwa Kadin Aceh Besar harus menjadi mitra pemerintah yang kritis namun konstruktif, serta aktif menawarkan solusi bagi penguatan ekonomi daerah.

“Kadin tidak boleh pasif. Kita harus menjadi jembatan antara dunia usaha dan pemerintah, serta memperkuat peran UMKM agar menjadi bagian dari rantai ekonomi yang kuat,” katanya.

Potensi Besar Aceh Besar

Iqbal menilai Aceh Besar memiliki potensi investasi besar di berbagai sektor namun belum digarap maksimal.

Baca Juga :  Wabup Aceh Besar Periksa Gelar Pasukan Satpol PP dan WH, Tegaskan Disiplin dan Tanggung Jawab

“Aceh Besar punya lahan luas, SDM yang kuat, dan posisi strategis dekat ibu kota provinsi serta bandara internasional. Potensi ini harus dikelola dengan serius. Tugas Kadin memastikan investor datang dan merasa nyaman berusaha di sini,” ujarnya lagi.

Ia menambahkan, Kadin akan fokus memperkuat kolaborasi antara pengusaha besar dan pelaku UMKM agar tercipta kemitraan saling menguntungkan.

“Kadin harus menjadi rumah bersama pengusaha besar dan kecil. UMKM harus diberi ruang, sementara korporasi menjadi pembina. Sinergi inilah yang akan memperkuat ekonomi Aceh Besar,” tegasnya.

Sinergi UMKM dan Korporasi

Ketua Panitia Mukab VI, Edi Satria, menjelaskan bahwa kegiatan tersebut mengusung tema “Sinergi UMKM dan Korporasi untuk Pertumbuhan Ekonomi Aceh Besar”, dengan tujuan mendorong peran aktif pengusaha dalam memperkuat sektor UMKM dan membangun kemandirian ekonomi daerah.

Ia menuturkan, Kadin Aceh Besar kini memiliki 33 perusahaan anggota yang berdomisili di wilayah tersebut. Dalam Mukab kali ini, hanya terdapat satu calon ketua yang mendaftar sehingga akan ditetapkan secara aklamasi sesuai dengan AD/ART Kadin.

Kegiatan itu turut dihadiri Pj Ketua Kadin Aceh Besar Nora Idah Nita, SE, MM, unsur Forkopimda Aceh Besar, Lanud SIM, para Kepala OPD, serta pengurus Kadin Aceh Besar.***

Editor: DahlanReporter: Syaiful AB

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Pimpin Apel Hari Lingkungan Hidup, Bupati Aceh Besar Dorong ASN Tingkatkan Kinerja dan Jaga Lingkungan

Aceh Besar

Aceh Besar Gelar Webinar Internasional, 203 Guru PJOK Ikuti Program Peningkatan Pembelajaran Aktif

Aceh Besar

53 Operator Gampong Ikuti Penginputan Usulan Program di Darul Imarah

Aceh Besar

Zikir dan Doa Bersama di Polres Aceh Besar, Bentuk Empati untuk Korban Bencana

Aceh Besar

TP PKK Aceh Besar Gelar Technical Meeting Lomba Cipta Menu Ikan

Aceh Besar

Wabup Aceh Besar Periksa Gelar Pasukan Satpol PP dan WH, Tegaskan Disiplin dan Tanggung Jawab

Aceh Besar

MIN 27 Aceh Besar Ajak 132 Siswa Asah Keterampilan Menulis Lewat Wisata Literasi

Aceh Besar

Bupati Aceh Besar Tinjau Harga Kebutuhan Pokok Pasca Banjir di Pasar Induk Lambaro