Tangerang – Pemerintah Kota Banda Aceh kembali menorehkan prestasi di tingkat nasional. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Meuraxa meraih penghargaan bergengsi dalam ajang MUKISI Award 6th IHEX 2026 yang diselenggarakan oleh Majelis Upaya Kesehatan Islam Seluruh Indonesia (MUKISI).
Penghargaan tersebut diberikan dalam rangkaian kegiatan International Islamic Healthcare Conference and Expo (IHEX) 2026 yang berlangsung di Grand Ballroom Novotel Hotel Tangerang, Rabu (6/5/2026).
Wali Kota Banda Aceh, Illiza Sa’aduddin Djamal, menyampaikan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, penghargaan ini menjadi bentuk pengakuan atas komitmen RSUD Meuraxa dalam menghadirkan layanan kesehatan berbasis syariah yang berkualitas dan berkelanjutan.
“Alhamdulillah, ini adalah hasil dari kerja keras dan dedikasi seluruh tenaga medis dan jajaran RSUD Meuraxa yang terus istiqamah menjalankan pelayanan sesuai prinsip-prinsip syariah,” ujar Illiza.
Penghargaan itu diberikan kepada RSUD Meuraxa sebagai rumah sakit yang berhasil lulus re-sertifikasi syariah periode 2024–2025, sekaligus menunjukkan konsistensi dalam penerapan standar pelayanan kesehatan berbasis nilai-nilai Islam.
Illiza menjelaskan, pelayanan syariah di rumah sakit tidak hanya berfokus pada aspek medis, tetapi juga mencakup dimensi spiritual pasien. Berbagai implementasi telah diterapkan, mulai dari pengingat waktu salat, pendampingan ibadah, pemenuhan etika syariah dalam pelayanan, hingga kehadiran da’i dan da’iyah untuk memberikan dukungan spiritual kepada pasien.
“Kesembuhan sejati datang dari Allah SWT. Karena itu, pelayanan kesehatan berbasis syariah menjadi penting untuk menghadirkan ketenangan batin sekaligus memperkuat keimanan pasien dalam proses penyembuhan,” katanya.
Selain itu, RSUD Meuraxa juga terus memperkuat edukasi kepada pasien dan keluarga melalui berbagai media, termasuk booklet dan sosialisasi langsung, serta pengawasan berkelanjutan oleh dewan pengawas syariah.
Ajang IHEX sendiri merupakan forum internasional yang mempertemukan berbagai pemangku kepentingan di bidang kesehatan Islam dengan mengusung tema “From Certification to Collaboration”, yakni mendorong penguatan ekosistem layanan kesehatan syariah yang inklusif dan berkelanjutan.
Illiza berharap penghargaan tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan di Banda Aceh sekaligus memperkuat posisi kota ini sebagai pionir layanan publik berbasis syariah di Indonesia.
“Terima kasih kepada seluruh tenaga medis, dokter, perawat, dan semua pihak yang telah berkontribusi. Semoga capaian ini menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan bagi masyarakat,” tutupnya.
Editor: Dahlan










