Aceh Besar – Kontestasi politik Pemilihan Keuchik Langsung (Pilciksung) Gampong Leu Ue, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, memasuki tahapan penting. Minggu (14/9/2025), para bakal calon menyampaikan visi, misi, serta program kerja sekaligus dilakukan penarikan nomor urut di Meunasah Gampong Leu Ue.
Dari hasil undian, Yusri, ST mendapatkan nomor urut 1, Amiruddin, SE nomor urut 2, dan Zulkifli Nurdin nomor urut 3. Pihak Panitia Pemilihan Keuchik (P2K) menetapkan nomor undian tersebut sebagai nomor tetap calon keuchik periode 2026–2031.
Plt Keuchik Leu Ue, Setiawan Abdallah, A.Md, dalam sambutannya mengingatkan warga agar tetap menjaga ketenangan dan tidak mudah terprovokasi isu negatif yang berpotensi memecah belah masyarakat. “Saya mengharap kepada warga Leu Ue untuk selalu menjaga kondusifitas selama berlangsungnya tahapan Pilciksung ini. Proses demokrasi ini hanya sebentar, jangan sampai kita terpengaruh isu-isu yang bisa merusak kekompakan warga,” ujarnya.
Ketua P2K Gampong Leu Ue, Tgk. H. Muhibbuddin Usman Daroy, SP, menyampaikan hingga penutupan pendaftaran hanya tiga orang bakal calon yang mendaftar. Ketiganya ditetapkan sebagai calon tetap dengan nomor sesuai hasil undian.
Pada sesi penyampaian visi, misi, dan program kerja, panitia memberikan waktu 10 menit untuk setiap calon. Giliran pertama diberikan kepada Yusri, ST, disusul Amiruddin, SE, dan terakhir Zulkifli Nurdin. Dari pantauan media, ketiga calon menawarkan program kerja yang normatif dengan komitmen memajukan pemerintahan gampong ke arah lebih baik.
Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya menilai semua materi yang disampaikan menarik, meski menurutnya ada satu calon yang tampil lebih sistematis dan solutif. “Semua bagus, tapi pilihan akhir tetap di tangan pemilih. Siapa yang paling solutif bagi kemajuan gampong, itu nanti yang akan dipercaya. Saya pribadi melihat ada satu calon yang presentasinya sangat menarik, tapi tidak etis jika saya sebutkan,” pungkasnya.
Prosesi penetapan nomor urut dan pemaparan visi misi turut dihadiri tokoh agama, pemuda, dan perempuan setempat.***
Editor: DahlanReporter: Syaiful AB











