Home / Hukrim

Rabu, 23 Juli 2025 - 21:13 WIB

Polres Aceh Timur Tangkap AM, Pelaku Pelecehan Seksual Terhadap Anak Tirinya

mm Redaksi

Tersangka Pelecehan Telah Diamankan Oleh Satreskrim Polres Aceh Timur, Selasa 22 Juli 2025. Foto: Humas Polres Aceh Timur.

Tersangka Pelecehan Telah Diamankan Oleh Satreskrim Polres Aceh Timur, Selasa 22 Juli 2025. Foto: Humas Polres Aceh Timur.

ACEH TIMUR – Polres Aceh Timur berhasil mengamankan seorang pria berinisial AM (42) warga Kecamatan Indra Makmur atas dugaan jarimah pemerkosaan dan atau jarimah pelecehan seksual terhadap anak tirinya yang masih berusia 10 tahun. AM diduga melakukan tindak pidana sebagaimana dimaksud dalam pasal 50 dan atau pasal 47 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang Hukum Jinayat.

Menurut Kasat Reskrim Polres Aceh Timur, Iptu Adi Wahyu Nurhidayat, peristiwa ini terungkap setelah nenek korban yang prihatin dengan viralnya kasus pencabulan terhadap anak di media sosial, menanyakan kepada cucunya tentang kemungkinan adanya perbuatan tidak pantas dari ayah tirinya. “Was was dengan keberadaan cucunya yang tinggal dengan ayah tirinya, sang nenek menjumpai cucunya dan menanyakan apakah pelaku (AM) pernah berbuat yang tidak tidak kepadanya, namun korban enggan menjawabnya. Kemudian sambil menangis korbanpun lantas menceritakan, bahwa dirinya pernah dipegang-pegang kemaluannya oleh AM dan AM juga pernah melakukan hubungan layaknya suami istri sewaktu korban masih Kelas III SD,” ungkapnya.

Baca Juga :  RKUHAP Dikritik dalam Forum Ilmiah: Penyidik dan Penuntut Tidak Boleh Disatukan

Setelah menerima laporan dari nenek korban, penyidik Polres Aceh Timur melakukan pemeriksaan terhadap saksi dan menemukan dua alat bukti untuk menetapkan AM sebagai tersangka.

Baca Juga :  Respons KPK soal PP Prabowo Izinkan Saksi Pelaku Bisa Bebas Bersyarat

AM kemudian dilakukan penahanan dan diancam dengan sanksi ‘Uqubat Ta’zir berupa cambuk paling sedikit 150 kali, paling banyak 200 kali, atau denda paling sedikit 1.500 gram emas murni, paling banyak 2.000 gram emas murni, dan ditambah hukuman penjara paling singkat 150 bulan, paling lama 200 bulan.

Baca Juga :  Aksinya Dipergoki Korban, Pelaku Curanmor Kabur Tinggalkan Motor

Kasus ini menjadi pengingat bahwa kekerasan seksual bisa terjadi di lingkungan terdekat. “Kami tidak akan mentoleransi pelaku kekerasan seksual terhadap anak. Penanganan kasus ini menjadi prioritas karena menyangkut masa depan dan keselamatan anak,” pungkas Kasat Reskrim Polres Aceh Timur, Iptu Adi Wahyu Nurhidayat.***

Editor: RedaksiReporter: Syaiful AB

Share :

Baca Juga

Hukrim

Rekanan Cleaning Service Akan Gugat Tender RSUDZA ke PTUN Banda Aceh

Hukrim

Polres Aceh Utara Gagalkan Transaksi 2,7 Kg Ganja di SPBU Lhoksukon
Kasus Wakil Bupati Pijay

Hukrim

Polisi Naikkan Kasus Wakil Bupati Pijay ke Tahap Penyidikan

Daerah

Gugatan Anak terhadap Ibu soal Hibah Tanah di Banda Aceh Digugurkan Hakim

Hukrim

Pemerintah Aceh–Kejati Teken Kesepakatan Pidana Kerja Sosial sebagai Alternatif Pemidanaan

Hukrim

Perusahaan Wajib Daftar BPJS! Ini Pentingnya JKK & JKM Buat Pekerja
Polda Aceh

Hukrim

Polda Aceh Komitmen Cegah Narkotika: Bentuk dan Bina 94 KBDN di Seluruh Kabupaten/Kota
Muhammad Ilham Maulana

Hukrim

Muhammad Ilham Maulana, ASN Banda Aceh, Alami Laka Tunggal