Home / Politik

Kamis, 10 September 2026 - 20:34 WIB

PBB Aceh Dukung Program Prabowo, Minta Peran SPPG Terus Diperkuat dalam Penyaluran MBG

mm Redaksi

Ketua DPW PBB Aceh Mismaruddin Sofyan. Foto: Dok. Pribadi

Ketua DPW PBB Aceh Mismaruddin Sofyan. Foto: Dok. Pribadi

Aceh – Partai Bulan Bintang (PBB) Aceh mendukung keberlanjutan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu program yang dinilai penting dalam meningkatkan kualitas gizi sekaligus mendukung tumbuh kembang generasi muda Indonesia.

Ketua DPW Partai Bulan Bintang (PBB) Aceh, Mismaruddin Sofyan, menilai program tersebut perlu terus dilanjutkan dan ditingkatkan, terutama dari sisi kualitas makanan, ketepatan sasaran, pengawasan serta pelaksanaannya di lapangan.

Menurutnya, MBG tidak semata-mata berkaitan dengan pemberian makanan gratis kepada anak-anak, tetapi juga menjadi bagian dari investasi jangka panjang terhadap kualitas sumber daya manusia.

Baca Juga :  Salihin: Revisi UUPA dan Keberlanjutan Otsus Sangat Penting untuk Aceh

Karena itu, pelaksanaan program perlu dilakukan secara konsisten dengan memastikan makanan yang diberikan memenuhi standar gizi dan benar-benar memberikan manfaat bagi penerima.

Ia menyebut peran dapur SPPG perlu terus ditingkatkan dan mendapat evaluasi berkala demi mempertahankan program yang menjadi salah satu prioritas Presiden Prabowo Subianto itu.

Mismaruddin juga mendorong agar evaluasi dilakukan secara berkala terhadap pelaksanaan MBG. Evaluasi penting untuk menemukan berbagai persoalan yang muncul sekaligus memperbaiki kekurangan yang masih terjadi.

Selain aspek gizi, pengawasan terhadap proses penyediaan dan distribusi makanan juga dinilai perlu diperkuat. Hal ini agar program yang menggunakan anggaran negara tersebut dapat berjalan secara efektif, transparan dan memberikan manfaat maksimal kepada masyarakat.

Baca Juga :  Menag dan Dubes Inggris Bahas Kerja Sama Pendidikan bagi Santri

PBB Aceh berpandangan bahwa keberhasilan MBG membutuhkan dukungan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, pemerintah daerah, tenaga pendidikan, tenaga kesehatan, pelaku usaha hingga masyarakat.

Khusus di Aceh, pelaksanaan program tersebut juga diharapkan terus melibatkan potensi lokal, termasuk bahan pangan dan pelaku usaha masyarakat, sepanjang memenuhi standar keamanan dan kebutuhan gizi yang telah ditetapkan.

Mismaruddin menegaskan, setiap program pemerintah yang menyentuh kepentingan masyarakat luas perlu mendapatkan dukungan sekaligus pengawasan publik.

Baca Juga :  Dari Rahim Seorang Ibu Lahir Pemimpin Muda Aceh

“Dukungan diberikan agar program dapat berjalan, sementara pengawasan diperlukan untuk memastikan pelaksanaannya tetap berada pada tujuan yang telah ditetapkan,” jelasnya.

Dengan perbaikan yang dilakukan secara berkelanjutan, PBB Aceh menilai MBG dapat menjadi salah satu instrumen penting dalam membangun generasi yang lebih sehat, cerdas dan produktif.

“PBB Aceh berharap pemerintah tidak hanya mempertahankan keberlanjutan program tersebut, tetapi juga terus meningkatkan kualitas pelaksanaannya berdasarkan hasil evaluasi dan kebutuhan masyarakat di setiap daerah,” pungkasnya.[]

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Parlementarial

Langkah Strategis DPR Aceh dalam Revisi UUPA, Serahkan Draft Final ke Badan Keahlian DPR RI

Politik

Pasukan Inong Balee: Jika Dipaksa, Kami Masih Siap Mati Demi Tanah Aceh

Parlementarial

DPR Aceh Siap Kawal Ketat Hak Pekerja, Rijaluddin: Tak Ada Tempat bagi Perusahaan Nakal

Politik

Mualem Diminta Segera Lakukan Mutasi

Politik

Plat BK di Aceh Banyak, Gubsu Jangan Bergaya Preman

Politik

DPR Tugas Tim Komisi III & X Supervisi Penulisan Ulang Sejarah Kemenbud

Peristiwa

DPRA Minta Aparat Ungkap Motif Dibalik Kabur Napi di Lapas Kutacane

Politik

Kemenag Tekankan Pentingnya Teknologi Image Processing dalam Rukyatulhilal di Forum MABIMS 2025