Home / Pemko Banda Aceh

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 20:13 WIB

Muswil VIII RAPI Banda Aceh Digelar, Illiza Ajak Perkuat Komunikasi, Mitigasi Bencana, dan Tangkal Hoaks

mm Redaksi

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) VIII RAPI 0101 Banda Aceh Tahun 2026 di Aula Gedung Mawardy Nurdin, Balai Kota Banda Aceh, Sabtu (1/8/2026). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) VIII RAPI 0101 Banda Aceh Tahun 2026 di Aula Gedung Mawardy Nurdin, Balai Kota Banda Aceh, Sabtu (1/8/2026). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal membuka Musyawarah Wilayah (Muswil) VIII Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) 0101 Banda Aceh Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Gedung Mawardy Nurdin, Balai Kota Banda Aceh, Sabtu (1/8/2026).

Muswil yang mengusung tema “Bersatu dalam Silaturahmi, Bersama dalam Komunikasi, Berkarya dalam Kolaborasi” tersebut turut dihadiri Ketua DPRK Banda Aceh Irwansyah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), Ketua RAPI Daerah Aceh Rahmat Thalib, Ketua RAPI Banda Aceh Daniel Abdul Wahab, jajaran pengurus, serta para peserta musyawarah.

Dalam sambutannya, Illiza menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar RAPI yang selama ini dinilai konsisten memberikan kontribusi bagi masyarakat melalui jaringan komunikasi berbasis relawan.

Menurutnya, di balik perangkat komunikasi yang sederhana, RAPI mampu menghadirkan manfaat besar, mulai dari mempererat silaturahmi, mendukung kegiatan sosial, hingga menjadi garda terdepan dalam membantu komunikasi pada situasi darurat dan kebencanaan.

Baca Juga :  15 Korban Ledakan KMP Aceh Hebat 2 Dirawat, Wali Kota Banda Aceh Minta Penyelidikan Tuntas

“RAPI menjadi wadah pengabdian, mempererat silaturahmi, membantu koordinasi berbagai kegiatan sosial, serta menjadi garda terdepan dalam mendukung komunikasi saat terjadi kondisi darurat maupun kebencanaan,” kata Illiza.

Ia menegaskan Pemerintah Kota Banda Aceh memandang RAPI sebagai mitra strategis dalam membangun komunikasi antara pemerintah dan masyarakat.

Menurut Illiza, peran RAPI tidak hanya sebatas komunitas radio komunikasi, tetapi juga menjadi jembatan informasi yang mampu mempercepat penyampaian informasi dan koordinasi di berbagai sektor.

Karena itu, Pemko Banda Aceh membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dengan RAPI, di antaranya melalui pelatihan komunikasi darurat, simulasi evakuasi, penanggulangan kebencanaan, edukasi mitigasi bencana, hingga penguatan jaringan informasi di seluruh gampong.

Sebagai daerah yang memiliki pengalaman menghadapi bencana besar, Banda Aceh dinilai membutuhkan sistem komunikasi masyarakat yang tangguh. Kehadiran relawan komunikasi seperti RAPI menjadi salah satu kekuatan penting dalam mendukung kecepatan koordinasi dan penyampaian informasi kepada masyarakat.

Baca Juga :  Qanun Kepemudaan Banda Aceh Dukung Pemuda Gampong Jadi Mitra Strategis Pembangunan

Selain berperan dalam kebencanaan, Illiza juga berharap RAPI dapat menjadi mitra pemerintah dalam menyosialisasikan berbagai program pelayanan publik, seperti layanan Ambulans Keliling, pelayanan administrasi kependudukan jemput bola, edukasi pencegahan HIV/AIDS, hingga berbagai inovasi pelayanan lainnya.

Ia juga mengajak anggota RAPI untuk turut menyampaikan berbagai informasi dari masyarakat kepada pemerintah, seperti laporan jalan rusak, lampu jalan padam, pelanggaran syariat Islam, balap liar, maupun persoalan lingkungan yang membutuhkan penanganan cepat.

Di tengah pesatnya perkembangan teknologi informasi, Illiza berpesan agar seluruh anggota RAPI menjadi teladan dalam membangun budaya komunikasi yang sehat dengan menyampaikan informasi yang telah terverifikasi serta aktif menangkal penyebaran hoaks.

“Di era digital saat ini tantangannya bukan hanya cepat, tapi juga memastikan informasi yang diterima masyarakat benar, akurat, dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujarnya.

Baca Juga :  Illiza Resmikan Kajian Dakwah Mingguan, Upaya Wujudkan Banda Aceh Religius dan Bermartabat

Sementara itu, Ketua RAPI Daerah Aceh Rahmat Thalib mengatakan Muswil merupakan forum tertinggi organisasi di tingkat wilayah yang menjadi momentum untuk mengevaluasi program kerja, memperkuat soliditas organisasi, memilih kepengurusan baru, serta merumuskan langkah strategis yang bermanfaat bagi masyarakat.

Rahmat juga menegaskan pentingnya keberadaan RAPI, terutama saat terjadi bencana. Karena itu, pihaknya berkomitmen memperluas jaringan organisasi hingga ke tingkat gampong dengan mendorong para keuchik bergabung sebagai anggota RAPI.

Ia optimistis dukungan Pemerintah Kota Banda Aceh di bawah kepemimpinan Wali Kota Illiza akan semakin memperkuat peran RAPI, baik di tingkat kota maupun provinsi.

“Kami yakin dengan kepemimpinan Wali Kota Illiza saat ini yang memberikan dukungan penuh kepada kami, bukan hanya RAPI Banda Aceh yang akan maju, tetapi RAPI Aceh juga akan semakin berkembang ke depannya,” ujar Rahmat.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

Lulusan SMK SMTI Banda Aceh Capai Serapan Kerja 84,9 Persen, Illiza Tekankan Inovasi dan Kompetensi

Pemko Banda Aceh

Illiza Dorong Perempuan Banda Aceh Kuasai Public Speaking untuk Perkuat Peran di Masyarakat

Pemko Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Buka Forum Konsultasi Publik RKPD 2027, Tekankan Kolaborasi Pembangunan

Pemko Banda Aceh

Illiza Serahkan Raqan Pertanggungjawaban APBK 2025 ke Dewan

Pemko Banda Aceh

Refleksi Setahun Illiza–Afdhal Pimpin Banda Aceh: Konsolidasi Fiskal Berhasil, IPM Tembus 89,55

Daerah

Tuanku Muhammad Tekankan Sistem Drainase dan Ruang Terbuka Hijau untuk Cegah Banjir Banda Aceh

Pemko Banda Aceh

Warga Banda Aceh Bisa Dapat Keringanan Tunggakan PBB-P2 hingga Oktober 2026

Pemko Banda Aceh

Perumdam Tirta Daroy Setor Dividen Rp9,2 Miliar, Illiza: Air adalah Amanah dan Ibadah