Home / Pemerintah Aceh

Kamis, 9 Juli 2026 - 21:29 WIB

Pastikan Pemulihan Pertanian Berjalan, Sekda Aceh Tinjau Rehabilitasi Lahan Sawah di Simpang Ulim

mm Redaksi

Sekda Aceh, M. Nasir, S.IP., MPA, didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh, Ir. T. Robby Irza, S.SiT, MT, saat meninjau langsung pelaksanaan rehabilitasi lahan sawah sebagai upaya percepatan pemulihan sektor pertanian pascabencana hidrometeorologi, di Gampong Matang Seupeng, Kecamatan Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur, Senin (6/7/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Sekda Aceh, M. Nasir, S.IP., MPA, didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh, Ir. T. Robby Irza, S.SiT, MT, saat meninjau langsung pelaksanaan rehabilitasi lahan sawah sebagai upaya percepatan pemulihan sektor pertanian pascabencana hidrometeorologi, di Gampong Matang Seupeng, Kecamatan Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur, Senin (6/7/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Aceh Timur – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, S.IP., MPA, meninjau langsung pelaksanaan rehabilitasi lahan sawah di Desa Matang Seupeng, Kecamatan Simpang Ulim, Kabupaten Aceh Timur, Senin (6/7/2026). Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan percepatan pemulihan sektor pertanian pascabencana hidrometeorologi agar aktivitas petani dapat segera kembali normal.

Dalam peninjauan itu, Sekda Aceh didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Aceh T. Roby Irza, Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh Azanuddin Kurnia, Kepala Dinas Pengairan Aceh Erwin, Tim Khusus Gubernur Faisal Rizal, Kepala BBRMP Aceh Firdaus, serta sejumlah pejabat dan staf terkait.

Rombongan disambut Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Aceh Timur Erwin Atlizar, unsur Muspika, perwakilan Pupuk Indonesia, penyuluh pertanian, tokoh masyarakat, serta perwakilan Kelompok Tani Ie Seuneulhop.

Baca Juga :  DPRA Ingatkan SKPA Percepat Eksekusi Dana TKD Demi Percepat Pembangunan Aceh

Pada kesempatan tersebut, Plt Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh Azanuddin Kurnia melaporkan bahwa rehabilitasi sawah kategori rusak ringan seluas 6.304 hektare telah mencapai progres fisik sekitar 40 persen. Sementara rehabilitasi sawah rusak sedang seluas 2.281 hektare telah mencapai 78 persen.

Secara keseluruhan, pemulihan sawah rusak ringan dan sedang yang telah dan sedang ditangani melalui kolaborasi Kementerian Pertanian, Pemerintah Aceh, dan pemerintah kabupaten/kota mencapai 40.988 hektare.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Aceh Timur, Erwin Atlizar, menyampaikan bahwa di lokasi peninjauan sedang dilakukan olah lahan seluas sekitar 30 hektare yang ditargetkan segera memasuki masa tanam. Ia juga berharap dukungan Pemerintah Aceh untuk mempercepat pasokan air dari Daerah Irigasi Jambo Aye guna mengairi sekitar 350 hektare sawah di 12 desa di Kecamatan Simpang Ulim dan Pantee Bidari.

Baca Juga :  Anggaran Hari Damai Aceh Rp2,39 Miliar Disorot, Lebihi Dana Rehabilitasi Korban Konflik

Menanggapi hal tersebut, Sekda Aceh langsung meminta Asisten Perekonomian dan Pembangunan berkoordinasi dengan Balai Wilayah Sungai (BWS). Hasil koordinasi mendapat respons positif, di mana BWS menyatakan siap mengambil langkah darurat untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan air bagi lahan pertanian masyarakat.

M. Nasir menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian beserta Satgas Pemulihan dan Rehabilitasi pusat yang terus mendukung percepatan pemulihan sektor pertanian di Aceh. Menurutnya, kebangkitan sektor pertanian dan perikanan akan menjadi motor utama pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana.

Ia menegaskan Pemerintah Aceh akan terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat, pemerintah kabupaten/kota, penyuluh pertanian, kelompok tani, hingga unsur TNI agar seluruh program rehabilitasi dapat diselesaikan tepat waktu.

Baca Juga :  Sekda Aceh Terima Tim Pendataan Sensus Ekonomi 2026 di Kediaman Resmi

Sekda berharap mayoritas sawah yang telah direhabilitasi dapat mulai ditanami pada Juli 2026 sehingga produktivitas pertanian masyarakat segera kembali meningkat.

Selain itu, ia juga meminta Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh terus mengupayakan solusi terhadap sekitar 16.283 hektare sawah kategori rusak berat yang masih memerlukan penanganan lebih lanjut. Menurutnya, melalui kolaborasi yang kuat seluruh lahan terdampak dapat dipulihkan secara bertahap hingga kembali produktif.

Sebelum meninjau lokasi rehabilitasi sawah, Sekda Aceh bersama rombongan juga meninjau jaringan irigasi di depan Kantor Camat Darul Falah. Pada kesempatan tersebut, ia meminta Dinas Pengairan Aceh bersama kontraktor pelaksana mempercepat penyelesaian pekerjaan agar pasokan air segera tersedia dan petani dapat memulai musim tanam tanpa hambatan.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Nasional

Mualem Gerak Cepat

Pemerintah Aceh

Mendagri Dijadwalkan Hadir, Penutupan Aceh Ramadhan Festival Digelar di Masjid Raya Baiturrahman

Ekbis

Marlina Muzakir Minta Perajin Ecoprint Sabang Tingkatkan Kualitas dan Inovasi Produk

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Harap BNPB Tambah Program Mitigasi Bencana

Nasional

Menteri Abdul Mu’ti: Pendidikan Aceh Harus Berbasis Karakter dan Keadilan Akses

Pemerintah Aceh

Sosialisasi Perpres No. 46 Tahun 2025 Tentang Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah

Pemerintah Aceh

Gubernur Aceh Takziah ke Rumah Duka Mantan Gubernur Aceh dr. Zaini Abdullah

Pemerintah Aceh

Armiyadi: Kontribusi Perusahaan untuk Bencana Alam Bukan Sekadar Imbauan, Tapi Amanat Undang-Undang