Home / Pemerintah Aceh

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:41 WIB

Gubernur Aceh Takziah ke Rumah Duka Mantan Gubernur Aceh dr. Zaini Abdullah

mm Redaksi

Gubernur Aceh Muzakir Manaf berbincang dengan keluarga almarhum dr. Zaini Abdullah dalam kunjungan takziah sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian mantan Gubernur Aceh periode 2012–2017, Minggu (21/6/2026). Foto: Dok. Istimewa

Gubernur Aceh Muzakir Manaf berbincang dengan keluarga almarhum dr. Zaini Abdullah dalam kunjungan takziah sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian mantan Gubernur Aceh periode 2012–2017, Minggu (21/6/2026). Foto: Dok. Istimewa

Aceh Besar – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf, mengunjungi rumah duka almarhum mantan Gubernur Aceh periode 2012–2017, dr. Zaini Abdullah, di Gampong Garot, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Minggu (21/6/2026). Kehadiran Gubernur merupakan bentuk penghormatan terakhir sekaligus ungkapan belasungkawa atas wafatnya tokoh yang telah memberikan kontribusi besar bagi perjalanan pembangunan dan pemerintahan Aceh.

Setibanya di rumah duka, Gubernur Muzakir Manaf disambut oleh adik kandung almarhum, Hasbi Abdullah, serta istri almarhum, Umi Niazah A. Hamid. Gubernur kemudian menyampaikan belasungkawa secara langsung kepada keluarga yang ditinggalkan serta mendoakan agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT.

Baca Juga :  Aceh Siapkan Strategi Khusus Kendalikan Inflasi Jelang Bulan Maulid

Juru Bicara Pemerintah Aceh, Teuku Kamaruzzaman atau yang akrab disapa Ampon Man, mengatakan kehadiran Gubernur merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan Pemerintah Aceh atas jasa-jasa almarhum selama mengabdikan diri untuk daerah dan masyarakat Aceh.

“Bapak Gubernur menyampaikan duka cita yang mendalam atas berpulangnya dr. Zaini Abdullah. Beliau adalah salah satu tokoh penting dalam sejarah Aceh yang telah memberikan pengabdian dan kontribusi besar bagi pembangunan daerah serta perjuangan masyarakat Aceh,” ujar Ampon Man.

Baca Juga :  Bunda Guru Aceh Apresiasi Semangat Juang Guru Pascabencana di Aceh Tamiang

Menurut Ampon Man, dalam suasana penuh keakraban dan duka tersebut, Gubernur juga berbincang dengan keluarga dan kerabat almarhum untuk memberikan dukungan moril serta menyampaikan doa dan harapan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan.

“Kepergian almarhum tentu menjadi kehilangan bagi masyarakat Aceh. Namun, jasa, pemikiran, dan pengabdian beliau akan selalu menjadi bagian dari perjalanan pembangunan Aceh yang patut dikenang dan diteruskan,” kata Ampon Man.

Baca Juga :  Kader Al Washliyah Aceh Dukung Muhsin sebagai Plh Kepala Dinas Pendidikan Dayah Aceh

Lebih lanjut, Ampon Man menyampaikan bahwa Gubernur mengajak seluruh masyarakat Aceh untuk turut mendoakan almarhum agar segala amal kebaikannya diterima Allah SWT, segala khilaf dan kekurangannya diampuni, serta keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan keikhlasan.

Sebelum meninggalkan rumah duka, Gubernur kembali menyampaikan penghormatan dan doa bagi almarhum. Pemerintah Aceh turut berduka cita atas wafatnya salah seorang putra terbaik Aceh yang telah mendedikasikan hidupnya untuk kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat Aceh. (*)

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Kesehatan

Marlina Muzakir: Konsumsi Ikan Penting untuk Tumbuh Kembang dan Kecerdasan Anak

Pemerintah Aceh

Sekda Aceh Tinjau Posko Pengungsian Gampong Bungkaih, 114 Rumah Warga Hilang Diterjang Banjir

News

Mualem Hadiri Zikir Akbar di Makam Sultan Iskandar Muda

Pemerintah Aceh

Gubernur Aceh Saksikan Penandatanganan Kerja Sama PCI dan BUMN Tiongkok untuk Fasilitas Tambang dan Smelter

Pemerintah Aceh

Muzakir Manaf Jadi Inspektur Upacara HUT Bhayangkara ke-79 di Aceh

Daerah

Pemerintah Aceh Perpanjang Tanggap Darurat hingga 22 Januari, Fokus Pemulihan Enam Klaster

Pemerintah Aceh

Wali Nanggroe Aceh Ajak Semua Pihak Dukung BNN Berantas Narkoba

Nasional

Gubernur Aceh Tetapkan Transisi Darurat Pemulihan Bencana Selama 90 Hari