Home / Pemerintah Aceh / Pendidikan

Senin, 12 Januari 2026 - 13:11 WIB

Bunda Guru Aceh Apresiasi Semangat Juang Guru Pascabencana di Aceh Tamiang

mm Redaksi

Ketua TP-PKK Aceh, Ny. Marlina Muzakir selaku Bunda Guru Aceh, didampingi Plt Kepala Dinas Pendidikan Aceh Murthalamuddin, foto bersama para guru, siswa dan wali siswa SLB Negeri Pembina Aceh Tamiang, yang terjun langsung membersihkan material lumpur di sekolah yang berada di Desa Landuh Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang, Minggu (11/1/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Ketua TP-PKK Aceh, Ny. Marlina Muzakir selaku Bunda Guru Aceh, didampingi Plt Kepala Dinas Pendidikan Aceh Murthalamuddin, foto bersama para guru, siswa dan wali siswa SLB Negeri Pembina Aceh Tamiang, yang terjun langsung membersihkan material lumpur di sekolah yang berada di Desa Landuh Kecamatan Rantau, Aceh Tamiang, Minggu (11/1/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Aceh Tamiang – Ketua TP PKK Aceh, Marlina Muzakir, yang juga dikenal sebagai Bunda Guru Aceh, memberikan apresiasi tinggi kepada para guru yang tetap berjuang mempercepat pemulihan proses belajar mengajar di sekolah pasca bencana banjir, banjir bandang, dan longsor.

Apresiasi itu disampaikan usai meninjau SLB Negeri Pembina Aceh Tamiang di Desa Landuh, Kecamatan Rantau, Minggu (11/1/2025).

“Luar biasa, para guru tetap datang setiap hari untuk membersihkan sekolah agar proses belajar mengajar bisa segera berlangsung seperti biasa,” ujar Marlina, akrab disapa Kak Na.

Baca Juga :  Pendaftaran Beasiswa Unggulan 2025 Dibuka, Cek Syarat dan Jadwal Lengkapnya

Kak Na juga menyampaikan terima kasih kepada siswa, wali siswa, dan relawan Budha Tsu Chi yang turut membantu proses pembersihan sekolah.

“Apresiasi tinggi kami sampaikan kepada para siswa dan wali siswa yang juga berpartisipasi, serta relawan Budha Tsu Chi yang hadir membantu Aceh di masa pemulihan pascabencana,” tambahnya.

Baca Juga :  Mualem Ajukan Inpres Pembangunan Rumah untuk Mantan Kombatan GAM

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Murthalamuddin, menjelaskan bahwa meski para guru juga terdampak bencana, mereka tetap hadir setiap hari dengan alat seadanya. Pemerintah Aceh telah menerjunkan alat berat dan relawan ASN untuk membantu pembersihan sekolah serta fasilitas umum lainnya.

Dalam kunjungan tersebut, Kak Na juga meninjau SMA Negeri 1 Kejuruan Muda untuk melihat progres pemulihan salah satu sekolah favorit di wilayah tersebut.

Baca Juga :  143 Guru Agama Buddha Ikuti PPG Daljab Angkatan III, Fokus pada Kurikulum Berbasis Cinta

Sebagai bentuk apresiasi, pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah akan memberikan insentif sebesar Rp2 juta per bulan selama tiga bulan (Januari–Maret 2026) kepada para guru dan tenaga pendidik yang tetap menyelenggarakan pembelajaran meski dengan fasilitas terbatas.

“Mereka sangat luar biasa, calon penghuni surga semua. Insentif ini sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi guru dan tenaga pendidikan di seluruh sekolah terdampak bencana di Aceh,” ujar Murthalamuddin.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

Mendikdasmen RI Dijadwalkan Jadi Pembina Upacara Hari Pertama Sekolah di Aceh Tamiang
Investor Malaysia

Pemerintah Aceh

Wow! Investor Malaysia Tertarik Garap Peternakan Aceh
Mualem

Pemerintah Aceh

Mualem Terharu Kenang Abu Razak di Malam Penghargaan Atlet

Pemerintah Aceh

Biro PBJ Aceh Berkomitmen Perkuat Kapasitas SDM Pengadaan untuk Tata Kelola Anggaran yang Efektif

Daerah

Kondisi Kesehatan Gubernur Mualem di Singapura, Kapan Kembali ke Aceh?

Daerah

Kepala Dinas Pendidikan Simeulue Tinjau Pelaksanaan MPLS, Pastikan Siswa Baru Merasa Nyaman dan Siap Belajar

Pemerintah Aceh

Hasil LTAPT 2026 Diumumkan, BPSDM Aceh Terapkan Prinsip ‘Integrity Over Quota’

Pendidikan

1.000 Siswa Lombok Rasakan Paddock Tour MotoGP Mandalika