Home / Pemko Banda Aceh

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:56 WIB

15 Korban Ledakan KMP Aceh Hebat 2 Dirawat, Wali Kota Banda Aceh Minta Penyelidikan Tuntas

mm Redaksi

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal saat menjenguk korban ledakan KMP Aceh Hebat 2 yang dirawat di RSU Zainal Abidin, Jumat (12/6/2026). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal saat menjenguk korban ledakan KMP Aceh Hebat 2 yang dirawat di RSU Zainal Abidin, Jumat (12/6/2026). Foto: Dok. Prokopim Kota Banda Aceh

Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal membesuk para korban ledakan Kapal Motor Penumpang (KMP) Aceh Hebat 2 yang tengah menjalani perawatan medis di RSU Zainal Abidin, Jumat (12/6/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota didampingi Sekda Kota Banda Aceh Jalaluddin serta sejumlah pejabat terkait. Ia menyempatkan diri menyapa dan memberikan semangat kepada para korban serta keluarga yang mendampingi di ruang perawatan.

Tercatat sebanyak 15 korban dalam insiden tersebut, yang terdiri dari 14 mahasiswa Politeknik Pelayaran Malahayati dan satu anak buah kapal (ABK). Seluruh korban mengalami luka bakar di beberapa bagian tubuh akibat ledakan yang terjadi di ruang mesin kapal.

Baca Juga :  Peukan QRIS Ramadhan 2026 Resmi Ditutup di Banda Aceh, Dorong Transaksi Digital UMKM

“Semoga seluruh korban lekas pulih dan bisa kembali beraktivitas seperti biasa,” ujar Illiza. Ia juga meminta pihak RSUZA agar memberikan pelayanan terbaik dan maksimal bagi seluruh korban yang tengah dirawat.

Selain itu, Illiza menegaskan pentingnya dilakukan investigasi menyeluruh terhadap insiden tersebut. Ia meminta agar pihak berwenang mengusut tuntas penyebab ledakan, sekaligus memperketat standar operasional prosedur (SOP) pelayaran agar kejadian serupa tidak terulang.

Baca Juga :  Lestarikan Kuliner Tradisional, Pemko Banda Aceh Bagi Ie Bu Peudah di Pasar Aceh Lama

“Segala SOP juga perlu diperkuat demi mencegah kejadian serupa pada masa mendatang,” tambahnya.

Menurutnya, kejadian ini sangat disayangkan, meskipun dapat ditangani lebih cepat karena kapal sedang bersandar di pelabuhan saat insiden terjadi. Ia menilai kondisi akan jauh lebih berbahaya apabila ledakan terjadi ketika kapal tengah berlayar di laut.

Baca Juga :  Awasi Penginapan di Kuta Alam, Satpol PP WH Tegaskan Larangan Pelanggaran Syariat Islam

“Untungnya musibah ini terjadi saat kapal bersandar di pelabuhan, dan tentu situasinya akan lebih berbahaya jika posisi kapal sedang berlayar di tengah laut,” ungkapnya.

Sebagai informasi, ledakan terjadi di kamar mesin KMP Aceh Hebat 2 sekitar pukul 12.00 WIB di Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh. Hingga saat ini, penyebab pasti ledakan masih dalam proses penyelidikan oleh Tim Inafis Polresta Banda Aceh di lokasi kejadian.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Pemko Banda Aceh

Hotel Aceh Heritage Disiapkan sebagai Pelopor Green Building dan Green Energy di Banda Aceh

Ekbis

Penutupan WUBI 2026, Illiza Ajak UMKM Aceh Tingkatkan Inovasi dan Akses Pembiayaan

Pemko Banda Aceh

Korban Letupan KMP Aceh Hebat 2 Dibesuk Wali Kota Banda Aceh, Doakan Segera Pulih

Pemerintah Aceh

Abu Doto Meninggal Dunia, Illiza Kenang Pengabdian Besar untuk Aceh

Pemko Banda Aceh

Lindungi Konsumen, Dinkes Banda Aceh dan BPOM Periksa Pengelolaan Obat

Parlementarial

Respon Keluhan Warga, DPRK Banda Aceh Minta Dishub Tertibkan Parkir Penyebab Kemacetan

Pemko Banda Aceh

Penataan Kawasan Rukoh Dimulai, Pemko Banda Aceh Bongkar Bangunan di Atas Drainase

Pemko Banda Aceh

Sekda Banda Aceh Buka Sosialisasi Pilchiksung 2025, Ingatkan Profesionalisme dan Persatuan Warga