Home / Hukrim

Jumat, 17 April 2026 - 12:28 WIB

Video Asusila Viral di TikTok, Polda Aceh Periksa Remaja dan Lakukan Pendampingan

mm Redaksi

Penyidik Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Aceh sedang meminta keterangan terhadap seorang perempuan berinisial PAF yang diduga terkait dengan video live TikTok tersebut,” ujar Joko, Kamis (26/4/2026). Foto:  Dok. Bidhumas Polda Aceh

Penyidik Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Aceh sedang meminta keterangan terhadap seorang perempuan berinisial PAF yang diduga terkait dengan video live TikTok tersebut,” ujar Joko, Kamis (26/4/2026). Foto: Dok. Bidhumas Polda Aceh

Banda Aceh – Subdit Siber Ditreskrimsus Polda Aceh bergerak cepat menangani kasus video siaran langsung di media sosial TikTok yang diduga bermuatan asusila dan sempat viral di masyarakat.

Penanganan ini dilakukan sebagai respons atas keresahan publik akibat beredarnya konten negatif di ruang digital. Polda Aceh melalui jajaran Ditreskrimsus langsung melakukan penyelidikan dan klarifikasi terhadap pihak yang terlibat.

Baca Juga :  Diduga Gelapkan Emas, Dua Wanita Muda Ditangkap Polisi di Banda Aceh

Kabid Humas Polda Aceh Kombes Pol. Joko Krisdiyanto menyampaikan bahwa penyidik telah meminta keterangan seorang remaja perempuan berinisial PAF yang diduga terkait dalam video tersebut. Pemeriksaan dilakukan di Mapolda Aceh dengan pendampingan dari UPTD Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Provinsi Aceh.

Selain proses hukum, pendekatan perlindungan terhadap anak juga menjadi perhatian utama. PAF yang masih di bawah umur untuk sementara ditempatkan di rumah aman guna mendapatkan pendampingan serta perlindungan selama proses berlangsung.

Baca Juga :  Kasus Dugaan Korupsi Dinkes Aceh Tengah Naik ke Penyidikan, Kerugian Capai Rp5,3 Miliar

Kasus ini ditangani berdasarkan dugaan pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE), khususnya terkait distribusi konten bermuatan asusila melalui media elektronik.

Polda Aceh menegaskan komitmennya dalam menindak setiap pelanggaran hukum di ruang digital secara profesional, transparan, dan proporsional. Penanganan cepat ini juga bertujuan untuk mencegah penyebaran lebih luas serta meminimalisir dampak negatif, terutama bagi generasi muda.

Baca Juga :  Kurang dari 24 Jam, Dua Pelaku Penganiayaan Berat di Aceh Tamiang Berhasil Ditangkap

Masyarakat pun diimbau untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial serta tidak membuat maupun menyebarkan konten yang melanggar norma hukum dan kesusilaan.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Hukrim

Satreskrim Polres Aceh Barat Tangkap Pelaku Pembunuhan Disertai Curanmor di Bengkulu

Hukrim

Polri Tangkap DPO Kasus Judi Online di Thailand, Tersangka Berhasil Dibawa Pulang ke Indonesia

Hukrim

Dua Pemuda Aceh Utara Diamankan Polisi Saat Asyik Main Judi Online di Warung Kopi Keliling

Hukrim

YLBH CaKRA Menangkan Gugatan di PN Lhokseumawe, RS PMI Aceh Utara Dihukum Bayar Rp2 Miliar Lebih
Kapolres Lhokseumawe

Hukrim

Kapolres Lhokseumawe Gerak Cepat Redam Konflik Panas Lahan

Hukrim

Polda Aceh Nyatakan Dua Berkas Perkara Korupsi Beasiswa BPSDM Aceh Lengkap, Tersangka Diserahkan ke JPU
RJ

Hukrim

Gak Melulu Penjara! Begini Cara RJ Atasi Kasus Hukum dengan Damai

Hukrim

Polres Bireuen Berhasil Ungkap Kasus Pembunuhan, Pelaku Ternyata Orang Dekat Korban