Home / Daerah / TNI-Polri

Rabu, 4 Maret 2026 - 12:27 WIB

Progres 92 Persen, Jembatan Bailey Penghubung Dua Desa di Aceh Utara Segera Rampung

mm Tiara Ayu Juneva

Personel Batalyon Zeni Tempur 16/Dhika Anoraga memasang plat lantai Jembatan Bailey di Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, Selasa (3/3/2026). Foto: Dok. Istimewa

Personel Batalyon Zeni Tempur 16/Dhika Anoraga memasang plat lantai Jembatan Bailey di Kecamatan Lhoksukon, Aceh Utara, Selasa (3/3/2026). Foto: Dok. Istimewa

Aceh Utara – Pembangunan Jembatan Bailey yang menghubungkan Desa Blang Reubik dan Desa Buket Sendang, Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara, terus menunjukkan perkembangan signifikan. Hingga awal Maret 2026, progres pengerjaan telah mencapai 92 persen. Selasa (3/3/2026).

Jembatan ini dibangun sebagai pengganti jembatan sebelumnya yang mengalami kerusakan akibat bencana alam banjir bandang dan tanah longsor yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu. Kerusakan tersebut sempat memutus akses utama masyarakat, sehingga aktivitas sosial dan ekonomi warga di kedua desa mengalami hambatan yang cukup signifikan.

Pembangunan jembatan dilaksanakan oleh personel Batalyon Zeni Tempur 16/Dhika Anoraga (Yonzipur 16/DA) sebagai bagian dari tugas kemanusiaan dan dukungan terhadap percepatan pemulihan infrastruktur daerah terdampak bencana. Kehadiran satuan Zeni TNI AD di lokasi menjadi bentuk respons cepat dalam membantu pemerintah daerah dan masyarakat guna memastikan akses transportasi dapat segera dipulihkan.

Baca Juga :  Wagub Aceh Hadiri Peringatan 21 Tahun Tsunami dan Doa Bersama untuk Korban Banjir

Jembatan yang dibangun menggunakan konstruksi Bailey tipe 3-1 dengan panjang bentang mencapai 30 meter atau terdiri dari 10 petak panel. Material jembatan merupakan dukungan dari Kementerian Pertahanan Republik Indonesia berupa material modular luar negeri tahun 2026 yang memiliki standar kekuatan dan keamanan tinggi. Konstruksi ini dirancang untuk mampu menopang beban kendaraan roda dua maupun roda empat serta menjamin keselamatan pengguna jalan dalam jangka waktu yang dibutuhkan.

Ruas jalan yang menghubungkan Desa Blang Reubik dan Desa Buket Sendang memiliki peran vital dalam menunjang mobilitas masyarakat. Jalur ini menjadi akses utama bagi warga untuk menuju pusat kecamatan, pasar tradisional, fasilitas pendidikan, serta layanan kesehatan. Selain itu, jalan tersebut juga menjadi jalur distribusi hasil pertanian dan perkebunan yang menjadi sumber mata pencaharian utama masyarakat setempat.

Baca Juga :  Polda Aceh Tegaskan Dukungan Operasional Migas PT Pertamina Hulu Rokan

Akibat kerusakan jembatan sebelumnya, warga terpaksa menggunakan jalur alternatif yang lebih jauh dengan kondisi jalan yang kurang memadai. Hal ini berdampak pada bertambahnya waktu tempuh, meningkatnya biaya transportasi, serta terhambatnya distribusi hasil perkebunan dan kebutuhan pokok masyarakat.

Dalam proses pengerjaannya, personel Yonzipur 16/DA bekerja secara profesional, terukur, dan sistematis sesuai dengan tahapan konstruksi jembatan Bailey. Hingga saat ini, pekerjaan yang telah dilaksanakan meliputi pemasangan plat lantai jembatan sebagai bagian dari tahap akhir penyempurnaan struktur atas. Setiap tahapan dikerjakan dengan memperhatikan ketepatan posisi, kekuatan sambungan, serta kesesuaian dengan spesifikasi teknis agar jembatan dapat difungsikan secara aman dan optimal.

Dengan capaian progres 92 persen, pembangunan ini ditargetkan dapat segera rampung sesuai rencana kerja yang telah ditetapkan. Penyelesaian jembatan diharapkan mampu mengembalikan kelancaran arus transportasi antar desa serta mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat pascabanjir.
Keberadaan jembatan Bailey ini menjadi bukti nyata komitmen TNI AD dalam mendukung pemerintah daerah dalam percepatan pemulihan infrastruktur akibat bencana. Selain memastikan akses transportasi kembali normal, pembangunan ini juga mencerminkan sinergi yang kuat antara aparat negara dan masyarakat dalam memperkuat ketahanan wilayah serta meningkatkan kesejahteraan bersama.

Baca Juga :  Boat Nelayan Tenggelam di Perairan Dangkal Kawasan Muara Krueng Aceh, 400 Kg Ikan Diselamatkan

Masyarakat setempat menyambut baik hampir selesainya pembangunan jembatan tersebut dan berharap jembatan dapat segera difungsikan sehingga aktivitas sehari-hari dapat berjalan lancar, aman, dan optimal seperti sediakala. Mereka berharap jembatan ini dapat memberikan manfaat jangka panjang serta menjadi sarana penghubung yang kokoh dalam mendukung kemajuan Desa Blang Reubik dan Desa Buket Sendang di Kecamatan Lhoksukon, Kabupaten Aceh Utara.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

TNI-Polri

Kapolda Aceh Silaturahmi ke Pangdam IM, Perkuat Sinergi TNI-Polri

Hukrim

Polri Perketat Pengawasan Distribusi BBM dan LPG Subsidi, Ratusan Kasus Penyalahgunaan Terungkap

Daerah

Atasi Pertambangan Ilegal di Aceh, IMM Gelar FGD, Ini Solusi Ditawarkan Narasumber
Kapolda Aceh

Daerah

Kapolda Aceh Hadiri HUT ke-80 Brimob, Serahkan Penghargaan
Hari Humas Polri

Daerah

Aksi Peduli Polda Aceh di Hari Humas Polri, 719 Kantong Darah Terkumpul
Wakapolres Lhokseumawe

Daerah

Wakapolres Lhokseumawe Tegaskan Disiplin Anggota

Daerah

Laka Lantas di Aceh Capai 1.293 Kasus, Korban Didominasi Usia Produktif

TNI-Polri

Kapolda Aceh Pimpin Apel Perdana, Ajak Personel Tertawa dan Berteriak Lepas Bakar Semangat