Home / Pendidikan

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:22 WIB

Tingkatkan Bahasa Inggris Siswa, Disdikbud Banda Aceh Kembali Jalankan FVTP Bersama Australia

mm Tiara Ayu Juneva

Disdikbud Kota Banda Aceh melanjutkan kolaborasi pendidikan dengan Australia melalui Fatih Volunteering Teaching Program tahun 2026. Foto: Dok. Diskominfo Kota Banda Aceh

Disdikbud Kota Banda Aceh melanjutkan kolaborasi pendidikan dengan Australia melalui Fatih Volunteering Teaching Program tahun 2026. Foto: Dok. Diskominfo Kota Banda Aceh

Banda Aceh – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Banda Aceh kembali memperkuat kerja sama internasional di bidang pendidikan dengan Australia melalui Fatih Volunteering Teaching Program (FVTP).

Program pendampingan pembelajaran ini akan melibatkan tutor relawan asal Australia dan dijadwalkan berlangsung mulai 12 Januari hingga 5 Februari 2026. FVTP difokuskan pada peningkatan kemampuan bahasa Inggris serta pengembangan kepercayaan diri peserta didik di tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP).

Baca Juga :  Wamenag Dorong PTKIN Fokus Halal Industri dan Manajemen Pesantren

FVTP merupakan program berkelanjutan yang telah berjalan selama lima tahun terakhir. Pada pelaksanaan tahun 2026, kegiatan pembelajaran akan dilaksanakan setiap Senin hingga Jumat, pukul 08.00–12.00 WIB. Setiap sekolah akan mendapatkan pendampingan selama satu minggu, baik sekolah negeri maupun swasta yang telah ditetapkan sebagai peserta.

Kepala Disdikbud Kota Banda Aceh, Sulaiman Bakri, S.Pd., M.Pd., menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap keberlanjutan program ini. Menurutnya, FVTP sejalan dengan komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan mutu pendidikan, khususnya penguasaan bahasa Inggris bagi peserta didik.

Baca Juga :  Santri Pesantren Nihadlul Qulub Zikir di Atas Awan, Taklukkan Puncak Tertinggi Gunung Slamet

“Program FVTP ini sangat positif dan strategis. Selain meningkatkan kemampuan bahasa Inggris, kegiatan ini juga melatih kepercayaan diri, keberanian berkomunikasi, serta membuka wawasan global siswa melalui interaksi langsung dengan tutor internasional,” ujar Sulaiman Bakri.

Dalam pelaksanaannya, setiap sekolah diberikan kewenangan untuk memilih maksimal 20 peserta didik yang akan mengikuti program intensif tersebut. Para siswa akan didampingi oleh dua orang tutor dari Australia, sementara pihak sekolah diharapkan menyiapkan ruang belajar yang representatif guna mendukung kelancaran kegiatan.

Baca Juga :  Kemhan Gelar Wisata Edukasi Lorong Sejarah untuk Perkuat Jiwa Bela Negara

Melalui FVTP, Disdikbud Kota Banda Aceh tidak hanya berupaya meningkatkan kompetensi akademik siswa, tetapi juga menjadikan program ini sebagai sarana memperkenalkan Banda Aceh di tingkat internasional.

“Kami berharap kegiatan ini memberikan dampak nyata terhadap peningkatan mutu pendidikan di Kota Banda Aceh dan mampu menginspirasi peserta didik untuk terus belajar dan berkembang,” tambah Sulaiman Bakri.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Gubernur Mualem Ajak Orang Tua Antar Anak di Hari Pertama Sekolah

Pendidikan

Menag Dorong PTKI Jadi Pusat Kebangkitan Ilmu Islam

Pendidikan

O2SN Pendidikan Khusus 2025 Resmi Ditutup, Kadisdik Aceh: Anak-anak Emas Siap Harumkan Nama Daerah di Tingkat Nasional
Prof Zulkarnain

Pendidikan

Prof Zulkarnain Diganjar Penghargaan dari Universiti Putra Malaysia

Daerah

Kunjungi Sekolah Darurat Tanoh Jamboe Aye, Bunda Guru Aceh Beri Motivasi Siswa Terdampak Bencana

Aceh Besar

Kunjungan Kerja ke SDN 1 Pagar Air, Rahmawati Pastikan Sarpras dan Pembelajaran Berjalan Optimal
Lomba Karya Tulis Hadis

Pendidikan

STQH Nasional 2025 Kendari Tambah Lomba Karya Tulis Hadis

Pendidikan

Kemenag Salurkan Beasiswa Zakat Rp16,85 Miliar untuk 153 Mahasiswa di ZaWa Funwalk 2025