Home / Daerah / Pemerintah Aceh / Pendidikan

Rabu, 14 Januari 2026 - 16:47 WIB

Kunjungi Sekolah Darurat Tanoh Jamboe Aye, Bunda Guru Aceh Beri Motivasi Siswa Terdampak Bencana

mm Tiara Ayu Juneva

Bunda Guru Aceh Marlina Muzakir menyapa dan memberi motivasi kepada siswa SD Negeri 6 Tanoh Jamboe Aye yang belajar di Sekolah Darurat pascabencana, Selasa (13/1/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Bunda Guru Aceh Marlina Muzakir menyapa dan memberi motivasi kepada siswa SD Negeri 6 Tanoh Jamboe Aye yang belajar di Sekolah Darurat pascabencana, Selasa (13/1/2026). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Aceh Utara – Semangat belajar siswa harus terus dijaga agar tidak berdampak pada penurunan prestasi akademik, terutama bagi siswa kelas akhir yang akan menghadapi ujian beberapa bulan ke depan. Hal tersebut disampaikan Bunda Guru Aceh, Marlina Muzakir, saat meninjau proses belajar mengajar di Sekolah Darurat SD Negeri 6 Tanoh Jamboe Aye, Selasa (13/1/2026).

Sekolah darurat tersebut didirikan di halaman Kantor Geuchiek Gampong Samakurok, Kecamatan Tanoh Jamboe Aye, sebagai solusi sementara akibat kerusakan fasilitas pendidikan pascabencana.

“Semangat belajar anak-anak kita cukup tinggi dan ini harus terus dijaga, karena siswa kelas 6 SD, kelas 3 SMP, dan kelas 3 SMA akan menghadapi ujian dalam beberapa bulan ke depan,” ujar Marlina yang akrab disapa Kak Na.

Baca Juga :  Wagub Aceh Pimpin Apel Tahunan di Pesantren Oemar Diyan, Tegaskan Peran Dayah sebagai Benteng Moral

Ia menegaskan, kehadiran siswa di sekolah sangat penting, tidak hanya untuk mengikuti pembelajaran, tetapi juga untuk menjaga interaksi sosial dengan teman sebaya serta mengikuti berbagai program trauma healing yang diselenggarakan pemerintah.

Sebagaimana diketahui, bencana yang melanda 18 kabupaten/kota di Aceh telah mengakibatkan ratusan sekolah mengalami kerusakan, mulai dari ringan hingga berat. Kondisi tersebut berdampak langsung pada terganggunya proses belajar mengajar, bahkan sejumlah sekolah harus menyelenggarakan pembelajaran di sekolah darurat berbasis tenda.

Baca Juga :  Gubernur Aceh Resmikan Pabrik Karet PT Potensi Bumi Sakti di Aceh Barat

Meski proses belajar mengajar telah kembali dimulai sejak 5 Januari, namun sekolah-sekolah terdampak bencana belum dapat beroperasi secara normal seperti sebelumnya.

Dalam kunjungan tersebut, Kak Na juga memberikan motivasi dan semangat kepada ratusan siswa SD Negeri 6 Tanoh Jamboe Aye yang tetap antusias mengikuti pembelajaran di tengah keterbatasan.

“Semangat nak, kuat ya. Kita orang Aceh harus kuat. Insya Allah ananda semua bisa kembali bersekolah secara normal. Sekolah-sekolah akan dibersihkan secepatnya,” ucapnya.

Didampingi Ketua TP PKK Aceh Utara, Musliana Ismail A Jalil, Bunda Guru Aceh turut membagikan susu dan biskuit kepada para siswa sebagai bentuk dukungan moril dan perhatian terhadap kebutuhan gizi anak-anak.

Baca Juga :  Pemerintah Aceh Lakukan Pertemuan Tindak Lanjut dengan Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Wilayah RI

Selain kepada siswa, Kak Na juga menyampaikan apresiasi kepada para guru yang tetap menjalankan tugas mengajar meski dalam kondisi yang belum normal.

“Terima kasih kepada ibu dan bapak guru atas dedikasi dan semangatnya. Terus tularkan semangat belajar kepada anak-anak. Saat ini mungkin fokus kita masih pada trauma healing, jadi perkuat di situ sambil perlahan kembali ke materi pembelajaran,” tuturnya.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

Kodam Iskandar Muda Gelar Sosialisasi Program TWP AD

Daerah

Kasdam IM: IOF Berperan Strategis dalam Misi Kemanusiaan dan Kebencanaan

Daerah

Harga BBM Eceran Melonjak, IPNU Aceh Minta Hiswana Migas Bertindak Tanpa Kompromi
Kasdam IM

Daerah

Kasdam IM Brigjen Yudha Fitri Hadiri Upacara Hari Pahlawan

Daerah

Gubernur PBD: APBD Bukan untuk Biayai Pendidikan Pegawai, Fokus pada Kesejahteraan Rakyat

Daerah

Polda Aceh Keluarkan Mutasi Jabatan, Ini Nama Perwira Polresta yang di Promosikan

Pendidikan

5.973 Guru Katolik Ikuti PPG 2025, Lulus Langsung Terima Tunjangan Profesi Tahun Depan

Daerah

Bocor Jantung, Bayi Usia 3 Bulan Asal Abdya Butuh Bantuan untuk Bolak-balik Berobat ke Banda Aceh