Home / Daerah / Simeulue

Jumat, 19 Desember 2025 - 20:23 WIB

Misratman: Jelang Pencoblosan, Hak Suara Dihilangkan, P2K Harus Bertanggung Jawab

mm Agus Muliadi

Misratman warga Desa ujung tinggi. Foto: Dok. Agus Muliadi/Acehnow

Misratman warga Desa ujung tinggi. Foto: Dok. Agus Muliadi/Acehnow

Simeulue — Menjelang hari pencoblosan Pemilihan Kepala Desa ujung tinggi, Simeulue Timur, Misratman, menyampaikan keberatan keras atas dugaan penghilangan hak suara sejumlah warga yang dinilai dilakukan oleh Panitia Pemilihan Kecamatan (P2K).

Ia menegaskan, tindakan tersebut mencederai prinsip demokrasi dan berpotensi mencoreng proses pemilihan yang seharusnya berjalan jujur dan adil.

Misratman menyatakan bahwa pihaknya menemukan fakta adanya warga yang telah memenuhi syarat sebagai pemilih, namun tidak tercantum dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) maupun daftar pemilih tambahan.

Baca Juga :  Brigjen Yudha Fitri Pimpin Panen Raya Padi di Aceh Utara

Kondisi ini dinilai sangat merugikan dan menimbulkan kecurigaan adanya unsur kelalaian atau kesengajaan dari penyelenggara pemilihan apa lagi sampai lima orang.

“Ini bukan persoalan kecil. Hak pilih adalah hak konstitusional warga negara. Jika benar ada penghilangan hak suara menjelang pencoblosan, maka P2K harus bertanggung jawab penuh apalagi ini sampai lima orang,” tegas Mistrahman kepada wartawan Acehnow Jum’at, (19/12/2025).

Baca Juga :  304 Calon Bintara TNI AD Jalani Sidang Akhir di Kodam IM

Menurutnya, proses verifikasi dan penetapan daftar pemilih seharusnya dilakukan secara transparan dan akuntabel. Ia menilai P2K lalai dalam menjalankan tugas dan fungsi, sehingga berpotensi menimbulkan konflik di tengah masyarakat serta merusak kepercayaan publik terhadap penyelenggaraan Pilkades.

Baca Juga :  Polsek Wih Pesam Amankan Aktivitas Pasar Tumpah Bener Mulie, Lalu Lintas Berjalan Lancar

Misratman juga meminta agar pemerintah daerah dan pihak berwenang segera turun tangan untuk melakukan evaluasi dan klarifikasi menyeluruh.

“Kami meminta adanya tindakan tegas. Jangan sampai proses demokrasi di desa ini tercoreng hanya karena kelalaian atau kepentingan tertentu,” pungkasnya

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

Dinas Sosial Aceh Raih Predikat Baik pada Monev Pelayanan Informasi Publik 2025

Daerah

ALHAMDULILLAH, BSI Aceh Buka Booth Penukaran Riyal Di Asrama Haji Embarkasi Aceh

Daerah

Satgas Kodim 0106/Aceh Tengah: Progres Jembatan Gantung Kalaili Capai 49,5 Persen

Daerah

Baitul Mal Banda Aceh Salurkan Rp 2 Miliar Modal UMKM untuk 1.000 Pelaku Usaha

Daerah

Babinsa 04/PRG Bersama Warga Tambal Jalan Berlubang di Lintas Takengon–Bireuen

Daerah

Empat Siswa Aceh Raih Prestasi Nasional di FLS3N, Plt. Kadisdik Aceh: Ini Bukti Anak Kita Mampu Bersaing

Daerah

Seragam Loreng Bersama Warga Tingginambut Bersatu Bersihkan Kampung

Daerah

Tekan Angka Kejahatan, Satreskrim Polres Bener Meriah Aktif Turun ke Lapangan