Kota Jantho – Aksi solidaritas yang digagas Ikatan Pemuda Pelajar dan Mahasiswa Kuta Cot Glie (IPPERMATA) berhasil menghimpun dana bantuan sebesar Rp107 juta untuk korban banjir yang melanda sejumlah wilayah di Aceh.
Penggalangan dana dilakukan melalui aksi turun ke jalan, open donation, serta kolaborasi dengan berbagai komunitas sosial, yang berlangsung sejak 9 hingga 10 Desember 2025.
Ketua Umum IPPERMATA, Safir, menyampaikan apresiasi kepada seluruh masyarakat yang telah berpartisipasi dan menunjukkan kepedulian terhadap korban bencana.
“Alhamdulillah, dukungan masyarakat sangat luar biasa. Dalam waktu singkat kami berhasil mengumpulkan Rp107 juta. Ini menjadi bukti bahwa kepedulian terhadap sesama masih sangat kuat,” ujar Safir, Kamis (11/12/2025).
Ia menjelaskan, dana yang terkumpul akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan mendesak warga terdampak banjir, seperti makanan siap saji, air bersih, perlengkapan bayi, obat-obatan, serta peralatan kebersihan.
“Fokus utama kami adalah memastikan bantuan cepat sampai ke warga yang paling membutuhkan, terutama di desa-desa yang aksesnya belum sepenuhnya pulih,” tambahnya.
Safir menegaskan, seluruh proses pengumpulan hingga penyaluran bantuan dilakukan secara transparan dan akuntabel.
“Setiap pemasukan dan pengeluaran akan kami publikasikan secara terbuka. Kepercayaan publik adalah modal utama kami, dan kami ingin memastikan seluruh bantuan benar-benar sampai kepada korban banjir,” katanya.
Sebagian donasi telah disalurkan melalui BPBD Aceh Besar, sementara sisanya akan didistribusikan langsung ke lokasi bencana. Selain bantuan logistik, IPPERMATA juga mempertimbangkan untuk menurunkan relawan guna membantu proses pembersihan fasilitas umum di wilayah terdampak banjir.
Melalui aksi kemanusiaan ini, IPPERMATA berharap semakin banyak elemen masyarakat yang ikut bergandeng tangan memberikan dukungan bagi korban bencana.
“Kami mengajak siapa pun yang memiliki kemampuan untuk terus menyalurkan bantuan. Semoga solidaritas ini dapat meringankan beban saudara-saudara kita di Aceh,” tutup Safir.
Editor: Dahlan













