Home / Daerah / News / Simeulue

Rabu, 26 November 2025 - 08:24 WIB

‎MSB Simeulue Ucapkan Terima Kasih Kepada Pemprov Aceh Terkait Pembatalan Rute Aceh Hebat 1 Ke Krueng Geukueh-Penang

mm Agus Muliadi

Masyarakat Simeulue Bersatu (MSB) saat menggelar aksi di Kantor DPRK Simeulue Dok, (Foto: istimewa)

Masyarakat Simeulue Bersatu (MSB) saat menggelar aksi di Kantor DPRK Simeulue Dok, (Foto: istimewa)

SIMEULUE – Usai menuai sorotan tajam dan reaksi penolakan dari berbagai elemen, mulai dari anggota DPRA, tokoh masyarakat hingga mahasiswa Simeulue, akhirnya Pemerintah Aceh membatalkan wacana penambahan rute Kapal Aceh Hebat (AH) 1 melayani rute Krueng Geukuh-Penang.

‎Keputusan pembatalan itu disampaikan dalam audiensi anggota DPRA asal Simeulue, Himas, aktivis dan unsur mahasiswa dari Simeulue yang digelar bersama Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, di ruang kerjanya, Selasa (25/11/2025).

‎Dalam audiensi tersebut Sekda Aceh, M. Masir menyampaikan, jika memang wacana itu mendapatkan penolakan dari masyarakat Simeulue, Pemerintah Aceh akan mencari alternatif kapal lainnya.

Baca Juga :  Satgas Yonif 112/DJ Bawa Layanan Kesehatan ke Kampung Karubaga

‎”Memang kita ingin membuka jalur itu (Krueng Geukuh-Penang), itupun sebulan dua kali. Kalau kemudian hari ini penambahan trayek itu teman-teman dari Sinabang (Simeulue) keberatan, ya nggak ada masalah, kita cari kapal lain,” kata M. Nasir.

‎Menanggapi hal itu, salah seorang aktvis muda Simeulue yang juga Koordinator Masyarakat Simeulue Bersatu (MSB) Hardani mengapresiasi keputusan tesebut dan berterima kasih kepada Pemerintah Aceh khususnya Gubernur Aceh, Muzakir Manaf atau Mualem.

‎”Teurimong geunaseh mualem ka neudeungoe sue Kamoe masyarakat bak Teungoh Samudra (Terima kasih Mualem telah mendengar suara kami dari Tengah Samudra),” ujar Ketua HRD sapaan akrab Hardani.

Baca Juga :  Mualem Jajaki Teknologi Unggas Modern di Provinsi Henan

‎Lebih lanjut, Ketua HRD menegaskan bahwa keputusan tersebut menunjukkan adanya komunikasi yang baik antara masyarakat Simeulue dan Pemerintah Aceh, serta menjadi bukti bahwa aspirasi masyarakat masih didengar dan dihargai oleh pimpinan daerah.

‎”Ini kemenangan bersama masyarakat Simeulue yang sejak awal bersuara agar kapal Aceh Hebat 1 tetap fokus melayani rute utama Sinabang–Calang. Kita berharap pelayanan transportasi laut ke depan semakin maksimal dan tidak lagi menimbulkan keresahan,” ujarnya.

Baca Juga :  Bener Meriah Tertinggi Nasional di Indeks ETPD 2025

‎Ketua HRD juga menyampaikan imbauan khusus kepada para mahasiswa yang ada di Banda Aceh, agar tidak lagi melakukan aksi demonstrasi atau gerakan turun ke jalan terkait isu tersebut.

‎”Adik-adik mahasiswa, kami sangat menghargai semangat dan kepedulian kalian terhadap daerah. Namun, kita ketahui bersama hari ini aspirasi kita sudah diakomodir, Pemerintah Aceh melalui Sekda telah resmi membatalkan wacana penambahan rute AH 1. Mari kita jaga kondusivitas dan tetap mengawal kebijakan dengan cara yang elegan,” tegasnya.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

Wamenkomdigi: 52 Persen BTS di Aceh Aktif, Kendala Utama Pemulihan Telekomunikasi adalah Suplai Listrik

Daerah

Bupati Asahan Terima Audiensi Pengurus Pertina, Bahas Kejurda Tinju Tahun 2025 di GOR Rambate Rata Raya

Daerah

Tim Ekspedisi Hari Bhayangkara Bentangkan Bendera Merah Putih di Puncak Gunung Leuser

Daerah

Wabup Asahan Pimpin Upacara Hari Kesadaran Nasional, Tekankan Disiplin ASN

Daerah

Cegah Pengaruh Negatif Sejak Dini, Polsek Bintang Kunjungi SMA Negeri 7 Takengon

Daerah

Wakil Ketua II DPRD Batam Hadiri Pengukuhan Kepala BI Kepri, Dorong Sinergi Jaga Ekonomi Daerah

News

Diduga Langgar Aturan, SAPA Desak Penegak Hukum Audit Pungutan MIN 9 Banda Aceh

Daerah

Mendikdasmen RI Dijadwalkan Jadi Pembina Upacara Hari Pertama Sekolah di Aceh Tamiang