Home / Aceh Besar

Sabtu, 22 November 2025 - 12:00 WIB

Pemkab Aceh Besar Dorong Penyelesaian Lahan Lampuuk Secara Adil

mm Syaiful AB

Ketua DPRK Aceh Besar Abdul Mucthi menghadiri acara Kunjungan Kerja Badan Akuntabilitas Publik DPD-RI dengan Pemerintah Aceh dalam rangka Tindaklanjut Pengaduan Masyarakat Provinsi Aceh di Aula Lantai III Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, Jumat (21/11/2025). FOTO: MC ACEH BESAR

Ketua DPRK Aceh Besar Abdul Mucthi menghadiri acara Kunjungan Kerja Badan Akuntabilitas Publik DPD-RI dengan Pemerintah Aceh dalam rangka Tindaklanjut Pengaduan Masyarakat Provinsi Aceh di Aula Lantai III Kantor Gubernur Aceh, Banda Aceh, Jumat (21/11/2025). FOTO: MC ACEH BESAR

Aceh Besar – Pemerintah Kabupaten Aceh Besar meminta penyelesaian persoalan status lahan masyarakat Lampuuk yang diklaim sebagai kawasan hutan lindung dilakukan secara komprehensif dan adil. Pernyataan ini disampaikan Asisten I Sekretariat Daerah Aceh Besar, Farhan AP, pada Rapat Kerja Badan Akuntabilitas Publik (BAP) DPD-RI dengan Pemerintah Aceh di Banda Aceh, Jumat (21/11/2025).

Rapat dipimpin Ketua BAP DPD-RI Ahmad Syauqi Soeratno, dihadiri Anggota DPD-RI Darwati Agani, Ketua DPRK Aceh Besar Abdul Mucthi, pejabat Pemerintah Aceh, tokoh masyarakat, dan perwakilan warga Lampuuk.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Besar Komit Percepat Penyelesaian Kerugian Daerah

Farhan menegaskan Pemkab Aceh Besar mendukung penyelesaian masalah lahan yang telah lama dikeluhkan masyarakat. “Kami memahami tuntutan masyarakat Lampuuk, karena lahan tersebut telah dikelola turun-temurun. Harapannya ada mekanisme yang adil, terukur, dan berpihak pada masyarakat,” ujarnya.

Baca Juga :  Bupati Aceh Besar Terima Kunjungan Staf Ahli Mendagri Bahas Penguatan Siskamling

Ia menekankan tidak ingin ada warga yang dirugikan akibat regulasi tata ruang yang tidak sesuai fakta sosial. “Pemerintah siap mendampingi proses pengusulan perubahan status kawasan jika memenuhi ketentuan,” tambah Farhan.

Tokoh masyarakat Lampuuk H. Muntaran Abdullah berharap status hutan lindung dicabut agar warga tidak hidup dalam ketidakpastian hukum. “Kami tinggal di sini bukan merusak hutan, tetapi membangun kehidupan. Kami berharap negara hadir melindungi rakyatnya,” katanya.

Baca Juga :  Pemkab Aceh Besar Dukung Supervisi KPK Terkait Proyek Strategis, Hibah, dan Bansos

Ketua BAP DPD-RI Ahmad Syauqi menyatakan pihaknya akan menindaklanjuti laporan dan mendalami data serta dokumen sebelum memberi rekomendasi resmi kepada pemerintah pusat.

Pertemuan ditutup dengan penyerahan cendera mata antara Ketua BAP DPD-RI dan Asisten I Sekda Aceh sebagai simbol dukungan penyelesaian persoalan publik secara transparan dan berkeadilan.***

Editor: DahlanReporter: Syaiful AB

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Dishub Aceh Besar Tegaskan Uji KIR Wajib untuk Angkutan Barang dan Penumpang

Aceh Besar

Aceh Besar Gelar Manasik Haji Sepanjang Tahun, Tekankan Kemandirian Jamaah
MTQ

Aceh Besar

Seminar Al-Qur’an di MTQ Pidie Jaya Sorot Tantangan Digital

Aceh Besar

Hujan Deras Picu Genangan di Kuta Baro Aceh Besar, Warga Minta Pemerintah Segera Bertindak

Aceh Besar

Mundurnya Dua Pejabat Jadi Sorotan, DPRK Aceh Besar Diminta Usut Krisis Internal Pemkab

Aceh Besar

Wabup Aceh Besar Hadiri Maulid Nabi di Dayah Islahuddin Al Amiriyah

Aceh Besar

Polda Aceh Genjot Produksi Jagung, Tanam Serentak 347 Hektar di Kuartal IV

Aceh Besar

Ruko Terbakar di Aceh Besar, Pemkab Salurkan Bantuan Masa Panik