Home / Pemerintah Aceh / TNI-Polri

Selasa, 10 Maret 2026 - 23:37 WIB

Wali Nanggroe Aceh dan Kapolda Bahas Penanganan Bencana dan Stabilitas Kamtibmas

mm Redaksi

Wali Nanggroe Aceh Tgk. Malik Mahmud Al-Haythar, Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, Wakapolda, dan jajaran pimpinan Polda Aceh berfoto bersama staf Wali Nanggroe usai pertemuan koordinasi penanganan bencana dan keamanan masyarakat, Banda Aceh, Selasa (10/3/2026). Foto: Dok. Istimewa

Wali Nanggroe Aceh Tgk. Malik Mahmud Al-Haythar, Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah, Wakapolda, dan jajaran pimpinan Polda Aceh berfoto bersama staf Wali Nanggroe usai pertemuan koordinasi penanganan bencana dan keamanan masyarakat, Banda Aceh, Selasa (10/3/2026). Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh — Wali Nanggroe Aceh Paduka Yang Mulia Tgk. Malik Mahmud Al-Haythar menerima kunjungan kerja Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah di Meuligoe Wali Nanggroe, Banda Aceh, Selasa (10/3/2026).

Kabag Humas dan Kerjasama Wali Nanggroe, Zulfikar Idris menyebutkan, pertemuan itu antaralain membahas penanganan bencana alam, stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), pemberantasan narkotika, serta antisipasi dampak sosial–ekonomi akibat dinamika global.

Kapolda Aceh hadir didampingi Wakapolda Aceh Brigjen Pol Ari Wahyu Widodo, Irwasda Polda Aceh Kombes Pol Djoko Susilo, Dirintelkam Polda Aceh Kombes Pol Said Anna Fauza, serta Staf Ahli Kapolda Aceh Dr. Nurlis Effendi. Sementara Wali Nanggroe turut didampingi Staf Khusus Dr. Muhammad Raviq.

Baca Juga :  Bergerak Bersama PKK: Tri Tito Karnavian dan Marlina Muzakir Berikan Bantuan dan Trauma Healing di Bireuen

Wali Nanggroe menegaskan penanganan korban bencana harus dilakukan cepat dan berkelanjutan. “Seluruh masyarakat yang terdampak bencana alam harus mendapatkan perlindungan dan bantuan secara cepat, tepat, dan berkelanjutan,” ujar Wali Nanggroe.

Menurutnya, penanganan pengungsi menjadi prioritas, mulai dari penyediaan hunian sementara, bantuan kebutuhan pokok, hingga percepatan pembangunan hunian tetap. “Kita ingin proses pemulihan berjalan pasti sehingga masyarakat bisa segera kembali hidup normal,” kata Wali Nanggroe.

“Koordinasi lintas sektor perlu diperkuat untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan distribusi bahan kebutuhan pokok tetap lancar, terutama menjelang dan setelah Idulfitri,” tegas Wali Nanggroe.

Wali Nanggroe juga menyampaikan keprihatinan atas laporan perempuan muda asal Aceh yang menjadi korban perdagangan manusia melalui jalur pekerjaan ilegal ke luar negeri.

Baca Juga :  Pawai Budaya HUT ke-80 RI di Banda Aceh Meriah, Ribuan Pelajar Tampilkan Busana Nusantara

Kapolda Aceh Irjen Pol Marzuki Ali Basyah menyampaikan aparat keamanan bersama pemerintah terus memperkuat respons kebencanaan. “Langkah-langkah penanganan terus kami intensifkan, termasuk pembukaan akses ke wilayah terdampak, distribusi logistik, dan pengamanan situasi selama masa pemulihan,” ujarnya.

Ia menambahkan, dukungan bagi korban juga mencakup bantuan kebutuhan dasar dan logistik. Pemerintah, kata dia, turut menyalurkan bantuan uang tunggu sembari menunggu rampungnya pembangunan hunian tetap.

Selain itu, pertemuan menyoroti potensi dampak sosial pascabencana. Tekanan ekonomi dinilai dapat meningkatkan kerentanan sosial dan risiko kriminalitas. “Kami berkomitmen menjaga stabilitas kamtibmas di seluruh wilayah Aceh melalui penguatan pengawasan, patroli rutin, serta penegakan hukum yang tegas dan profesional,” kata Kapolda Aceh.

Baca Juga :  Anggota DPRA Dukung Seksi 1 Tol Sibanceh Dibuka Khusus untuk Jamaah Haji

“Pendekatan pembinaan kepada masyarakat juga terus kami kedepankan.”

Pemberantasan peredaran narkotika, lanjutnya, menjadi perhatian khusus, terutama di kawasan perkotaan.

“Pencegahan dan penindakan akan diperkuat melalui koordinasi erat antara aparat penegak hukum dan pemerintah daerah,” ujar Kapolda Aceh melaporkan.

Kapolda juga menegaskan pengawasan akan diperketat dengan memperkuat pengawasan terhadap jaringan perekrut tenaga kerja ilegal sekaligus meningkatkan perlindungan kepada masyarakat.

Pertemuan juga membahas dampak dinamika global terhadap ekonomi nasional dan daerah, termasuk potensi kenaikan harga energi dunia yang dapat memengaruhi harga kebutuhan pokok.

Sebagai tindak lanjut, instansi terkait akan meningkatkan koordinasi lintas sektor untuk memantau perkembangan situasi dan memastikan langkah penanganan berjalan efektif.[]

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Hardikda Aceh 2026, Taufik: Pendidikan Tentukan Masa Depan Aceh

TNI-Polri

Kapolda Aceh Pimpin Apel Perdana, Ajak Personel Tertawa dan Berteriak Lepas Bakar Semangat

TNI-Polri

Wujud Kepedulian, Babinsa Koramil 10/Celala Bantu Warga di Desa Binaan

TNI-Polri

Danramil 10/Celala Sampaikan Wawasan Kebangsaan Saat Upacara Bendera di SMPN 15 Takengon

TNI-Polri

Babinsa Koramil 08/Silih Nara Bantu Warga Plester Dinding Rumah

Pemerintah Aceh

Mualem: Revisi UUPA Penting untuk Perkuat Kewenangan Aceh dan Cegah Konflik Masa Depan

TNI-Polri

Sentuhan Jumat Berkah, Kodim 0106/Aceh Tengah Salurkan Bantuan untuk Warga

Pemerintah Aceh

Pembuatan Akun SPMB Diperpanjang hingga Besok, Kadisdik Aceh Ingatkan Larangan Pungli