Home / Daerah / Pemerintah Aceh

Sabtu, 27 Desember 2025 - 13:10 WIB

Sekda Aceh Tegaskan Infrastruktur Dataran Tinggi Prioritas, Akses Jalan Jadi Urat Nadi Ekonomi

mm Redaksi

Sekda Aceh M. Nasir bersilaturahmi dengan Bupati Aceh Tengah Haili Yoga di Pendopo Bupati Aceh Tengah, membahas percepatan pemulihan infrastruktur dataran tinggi, Jumat malam (26/12/2025). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Sekda Aceh M. Nasir bersilaturahmi dengan Bupati Aceh Tengah Haili Yoga di Pendopo Bupati Aceh Tengah, membahas percepatan pemulihan infrastruktur dataran tinggi, Jumat malam (26/12/2025). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Takengon – Pemerintah Aceh menegaskan bahwa pembangunan infrastruktur konektivitas di wilayah dataran tinggi menjadi prioritas utama guna memastikan kelancaran arus ekonomi serta mempercepat pemulihan pascabencana.

Hal tersebut disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, saat melakukan pertemuan silaturahmi dengan Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, di Pendopo Bupati Aceh Tengah, Takengon, Jumat malam (26/12/2025).

M. Nasir menyebutkan bahwa akses jalan di wilayah Aceh Tengah, Bener Meriah, dan Gayo Lues merupakan urat nadi perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, Pemerintah Aceh berkomitmen memprioritaskan perbaikan sejumlah titik infrastruktur strategis untuk menjamin kelancaran distribusi logistik dan Bahan Bakar Minyak (BBM).

Baca Juga :  Marlina Perkuat PKK Aceh, Jemput Dukungan Nasional demi Dampak Nyata ke Desa

“Jika distribusi logistik lancar dan stok mencukupi, maka pertumbuhan ekonomi masyarakat akan semakin membaik. Konektivitas harus segera pulih,” ujar M. Nasir.

Ia menjelaskan, Pemerintah Aceh akan memfokuskan pemulihan infrastruktur pada sejumlah titik krusial, di antaranya jembatan penghubung Bireuen–Bener Meriah, jalan Simpang KKA–Bener Meriah, serta pembukaan akses jalan lintas Pameu–Aceh Tengah, Nagan Raya–Aceh Tengah, dan poros Aceh Tengah–Gayo Lues. Langkah ini dinilai penting untuk memulihkan mobilitas antar-kabupaten di kawasan dataran tinggi.

Selain infrastruktur jalan, Sekda Aceh juga menyoroti pentingnya relokasi warga terdampak bencana ke lokasi yang lebih aman. Ia meminta Pemerintah Kabupaten Aceh Tengah memastikan keakuratan data rumah warga yang terdampak banjir dan longsor.

Baca Juga :  Wakapolda Aceh Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II

“Masyarakat harus memiliki hunian yang layak. Dengan rumah yang aman dan stabil, ekonomi keluarga bisa kembali bergerak, khususnya di sektor pertanian dan perkebunan,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, M. Nasir juga mendorong pemanfaatan kayu gelondongan sisa banjir dan longsor sebagai material alternatif untuk pembangunan kembali jembatan dan rumah warga yang rusak.

Sementara itu, Bupati Aceh Tengah Haili Yoga menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Aceh, Kodam Iskandar Muda, Polda Aceh, serta seluruh instansi terkait. Ia melaporkan bahwa kondisi ekonomi masyarakat mulai membaik seiring dengan pulihnya akses jalan antar-kabupaten.

Baca Juga :  Pangdam IM Apresiasi TNI dan Warga, Irigasi Aceh Timur Maju

Namun demikian, Haili Yoga mengungkapkan masih terdapat sejumlah desa yang terisolir akibat longsor dan hanya dapat dijangkau dengan kendaraan khusus seperti motor trail dan mobil offroad.

“Masih ada desa yang terisolir sehingga bantuan logistik harus dikirim melalui jalur udara. Kami berharap dukungan Pemerintah Aceh melalui Dinas PUPR untuk segera membuka akses jalan agar aktivitas dan kebutuhan masyarakat tidak lagi terhambat,” pungkasnya.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Daerah

Bank Aceh Serahkan Buggy Car untuk Permudah Mobilisasi Jamaah di Asrama Haji Embarkasi Aceh

Daerah

Bupati Pidie Jaya Terima 7 unit Armada Untuk Operasional KDMP

Daerah

Dua Siswa Disabilitas Hafal 30 Juz Al-Qur’an Haru Biru di Pembukaan Matsama MAN 11 Jakarta

Daerah

Kepala Dinas Pendidikan Simeulue Tinjau Pelaksanaan MPLS, Pastikan Siswa Baru Merasa Nyaman dan Siap Belajar

Daerah

Syech Muharram Dukung Aksi Sosial di Kawasan 3T
Sertifikat HAKI

Daerah

Sekda Aceh Salut Inovasi ASN Hendra, Raih Sertifikat HAKI

Daerah

Misratman: Jelang Pencoblosan, Hak Suara Dihilangkan, P2K Harus Bertanggung Jawab

Daerah

Regional CEO BSI Aceh Lakukan Kunjungan Silaturrahmi kepada Ketua MPU Aceh