Meulaboh – Wakil Bupati Aceh Barat Said Fadheil, S.H. membuka kegiatan sosialisasi dan pembinaan pelaku usaha dalam rangka mendukung optimalisasi penerimaan daerah di Aula Cabdin, Desa Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan, Rabu (26/8/2026).
Said mengatakan, kegiatan tersebut menjadi langkah penting untuk membangun komunikasi sekaligus menyamakan pemahaman antara pemerintah daerah dan dunia usaha dalam upaya memperkuat penerimaan daerah serta mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat.
“Kita semua memahami bahwa ketika usaha tumbuh maka aktivitas ekonomi masyarakat bergerak, lapangan kerja terbuka dan pada akhirnya daerah juga akan memperoleh manfaat. Pemda tentu ingin dunia usaha berkembang dengan baik,” ujar Said.
Menurutnya, pertumbuhan dunia usaha harus berjalan beriringan dengan kepatuhan terhadap kewajiban kepada daerah. Karena itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berharap para pelaku usaha dapat menjalankan kewajibannya secara tertib, jujur, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Said menjelaskan, penerimaan daerah yang berhasil dihimpun akan dikembalikan kepada masyarakat melalui berbagai program pembangunan dan pelayanan publik.
“Optimalisasi PAD bertujuan untuk memastikan potensi yang memang menjadi hak daerah dapat ditata dengan baik, dipungut sesuai ketentuan dan dikelola secara transparan serta akuntabel,” katanya.
Ia mengingatkan agar tidak ada potensi penerimaan daerah yang hilang akibat persoalan administrasi, kurangnya pemahaman pelaku usaha maupun lemahnya pengawasan.
Karena itu, Said meminta seluruh peserta mengikuti materi yang disampaikan narasumber dengan baik dan seksama. Menurutnya, pembinaan tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah maupun pelaku usaha memperbaiki tata kelola pekerjaan dan kegiatan usaha ke depan.
“Kita ingin membangun kepatuhan bukan karena pelaku usaha merasa takut, tapi karena mereka memahami bahwa kewajiban tersebut merupakan bagian dari kontribusi bersama untuk membangun Aceh Barat,” ujarnya.
Said menilai komunikasi yang baik antara pemerintah daerah dan pelaku usaha akan menjadi salah satu faktor penting dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tanpa menghambat pertumbuhan dunia usaha.
Menurutnya, pemerintah perlu memastikan penerimaan daerah dapat dioptimalkan, sementara pelaku usaha memperoleh kepastian serta kenyamanan dalam menjalankan kegiatan usahanya.
Dengan komunikasi dan koordinasi yang semakin baik, ia berharap tercipta hubungan yang saling mendukung antara pemerintah dan dunia usaha dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Pemerintah mendapatkan penerimaan yang optimal, pelaku usaha mendapatkan kepastian dan kenyamanan dalam berusaha. Mari kita bangun kesadaran bahwa membangun Aceh Barat bukan hanya tugas pemerintah saja, tetapi juga merupakan tanggung jawab kita bersama,” pungkas Said.
Editor: Dahlan










