Banda Aceh — Universitas Al Washliyah Darussalam (UNADA) Banda Aceh menjadi tuan rumah Kuliah Umum bertema “Pengembangan Kurikulum dan Penguatan Akreditasi” sekaligus penandatanganan MoU antara UNADA Banda Aceh, STAI Al Washliyah Banda Aceh, Universitas Serambi Mekkah, dan Universitas Muslim Nusantara (UMN) Al Washliyah Medan.
Kegiatan berlangsung pada Rabu, 13 Mei 2026, pukul 09.00 WIB, di Aula Kampus UNADA Banda Aceh, dan dihadiri pimpinan perguruan tinggi, dosen, serta mahasiswa dari masing-masing kampus.
Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan UNADA Banda Aceh, Adnin AS, mewakili Rektor UNADA Banda Aceh Yusra Jamali, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum penting untuk memperkuat mutu pendidikan tinggi.
“Kerja sama ini diharapkan tidak berhenti pada penandatanganan MoU, tetapi berlanjut pada program nyata dalam pengembangan kurikulum, peningkatan akreditasi, pertukaran akademik, dan kolaborasi riset,” ujar Adnin AS.
Dari UMN Al Washliyah Medan, hadir Ketua BPH Hardi Mulyono K. Surbakti, Sekretaris BPH Milhan Yusuf, Anggota BPH Kondar Siregar, Ketua Senat Ridwanto, Rektor Prof. Firmansyah, Wakil Rektor I Prof. Anwar Sadat Harahap, Wakil Rektor II Dedy Juliandri Panjaitan, Wakil Rektor III Prof. Samsul Bahri, Kepala Biro Administrasi Rektor Muslim Asahan, serta Kepala LKPM Hilman Fikri.
Universitas Serambi Mekkah diwakili Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama Jalaluddin, bersama Pusat Pengembangan Kurikulum dan Pembelajaran Rini Sulastri.
Melalui kuliah umum dan MoU ini, keempat perguruan tinggi berkomitmen memperkuat sinergi akademik lintas daerah, khususnya dalam peningkatan kualitas pembelajaran, akreditasi, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Editor: Dahlan










