Home / Pendidikan

Selasa, 26 Agustus 2025 - 07:30 WIB

UIN Raden Intan Lampung Pertahankan Gelar Kampus Hijau Terbaik PTKIN

mm Redaksi

Gedung Rektorat UIN Lampung. Dok. Kemenag RI

Gedung Rektorat UIN Lampung. Dok. Kemenag RI

LAMPUNG – Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Lampung konsisten menjaga prestasi dalam pemeringkatan internasional UI GreenMetric. Selama delapan tahun berturut-turut, kampus ini menempati peringkat pertama kategori Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) dan berada di posisi delapan besar perguruan tinggi umum di Indonesia.

Rektor UIN Raden Intan Lampung, Prof. H. Wan Jamaluddin Z, M.Ag., Ph.D., menyampaikan kampus yang berdiri di lahan seluas 48 hektare itu pertama kali mengikuti UI GreenMetric pada 2018. Sejak saat itu, UIN Lampung selalu masuk daftar penerima penghargaan. “Sudah 8 kali kami selalu diundang ke acara UI GreenMetric untuk menerima anugerah penghargaan sebagai The Greenest Campus Among Islamic State Universities in Indonesia,” ujarnya.

Baca Juga :  Marthunis Ajak Civitas Disdik Aceh Tanamkan Nilai Pengorbanan dan Integritas

Keberhasilan ini, lanjutnya, bukan hanya dari pembangunan fisik ramah lingkungan seperti embung, biopori, dan gedung vertikal, tetapi juga hasil keterlibatan seluruh sivitas akademika. “Semua harus paham dan mengerti visi Green Campus, kampus yang berwawasan lingkungan tersebut,” jelas Prof. Wan Jamaluddin.

Saat ini, UIN Raden Intan Lampung memiliki 11 embung dan 8.000 titik biopori yang berfungsi menjaga ekosistem kampus. Keberadaan sarana tersebut membantu ketersediaan air di musim kemarau serta mengendalikan banjir saat musim penghujan.

Baca Juga :  Mau Beasiswa? Anak Mitra Grab Bisa Daftar GrabScholar 2025 Sekarang!

Selain itu, nilai ekologi juga diintegrasikan ke dalam kurikulum. Beberapa mata kuliah diinsersi dengan semangat lingkungan agar tercipta kebiasaan berkelanjutan di kalangan mahasiswa dan dosen.

Tidak hanya fokus pada lingkungan, kampus ini juga mengembangkan inovasi akademik dan budaya. UIN Lampung telah meluncurkan terjemahan Al-Qur’an dalam bahasa Lampung dialek A yang kini digunakan dalam berbagai kegiatan keagamaan di tingkat provinsi. Kampus ini juga berperan dalam pengusulan ulama asal Sukadana, Lampung Timur, sebagai pahlawan nasional.

Meski menghadapi persaingan penerimaan mahasiswa dengan perguruan tinggi negeri berbadan hukum (PTNBH), UIN Raden Intan Lampung terus menargetkan capaian lebih besar. “Secara akademis, kita semua perguruan tinggi keagamaan Islam negeri yang sudah meraih akreditasi unggul itu tertantang untuk melakukan akreditasi internasional. Maka kita semua bergerak ke arah itu,” ungkapnya.

Baca Juga :  Menpora Tinjau Program Cek Kesehatan Gratis di SMKN 26 Jakarta Timur

Ke depan, kampus ini menyiapkan strategi untuk masuk dalam pemeringkatan global. “Kita juga tertantang dengan kebijakan baru untuk masuk ke dalam kancah global melalui QS World University Ranking. Maka ini sebuah dinamika tersendiri, tapi kita harus menyiapkan, menyusun strategi,” pungkas Rektor UIN Raden Intan Lampung.***

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Pemerintah Pusat Revitalisasi SMK dan SLB Terdampak Bencana di Aceh

Pendidikan

Raim Laode Ajak Santri Pesantren As’adiyah Wajo Tekun Belajar

Pendidikan

Plt. Kadisdik Aceh: Guru Tak Hanya Mengajar, Tapi Menuntun ke Surga

Pendidikan

Fakultas Syariah UIN KHAS Jember Yudisium 327 Lulusan, Beri Penghargaan Mahasiswa Berprestasi

Pendidikan

SMA Negeri 10 Fajar Harapan Resmi Jadi Sekolah Garuda

Pendidikan

SMA Negeri 3 Simeulue Sinabang Buka Penerimaan Siswa Baru Tahun Ajaran 2025/2026
PIP

Pendidikan

PIP Juli 2025 Cair! Cek Nama Kamu Sekarang, Siapa Tahu Dapat Bantuan

Pendidikan

Kemhan RI Perluas Akses Pendidikan Pertahanan Lewat Beasiswa Unhan dan Politeknik Ben Mboi di Perbatasan