Home / Daerah / News

Selasa, 7 April 2026 - 18:43 WIB

Tokoh Dermawan Aceh Nyak Sandang Tutup Usia, Penyumbang Pesawat Pertama RI Berpulang

mm Tiara Ayu Juneva

Sosok Teungku Nyak Sandang, donatur pesawat Seulawah RI-001. Foto: Dok. Istimewa

Sosok Teungku Nyak Sandang, donatur pesawat Seulawah RI-001. Foto: Dok. Istimewa

Aceh Jaya – Kabar duka menyelimuti masyarakat Aceh. Tokoh dermawan sekaligus donatur pesawat pertama Republik Indonesia, Teungku Nyak Sandang, meninggal dunia pada Selasa (7/4/2026) sekitar pukul 12.00 WIB.

Nyak Sandang menghembuskan napas terakhir di kediamannya di Gampong Lhuet, Kecamatan Jaya, Kabupaten Aceh Jaya, dalam usia sekitar 100 tahun.

Kabar wafatnya tokoh bersejarah tersebut dibenarkan oleh pihak keluarga. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi masyarakat Aceh dan bangsa Indonesia.

Baca Juga :  Sambut Hari Bhayangkara, Polda Aceh Gelar Aksi Bersih Pantai di Ulee Lheue

Semasa hidupnya, Nyak Sandang dikenal luas sebagai salah satu sosok yang berkontribusi besar dalam pembelian pesawat Seulawah RI-001, pesawat pertama milik Indonesia yang menjadi cikal bakal penerbangan nasional.

Pada masa awal kemerdekaan, ia rela menyumbangkan harta pribadinya, termasuk menjual tanah dan emas, demi membantu perjuangan negara.

Baca Juga :  Polres Aceh Timur Berhasil Amankan Pelaku Pembobol Agen BSI Link di Peureulak

Kontribusi tersebut menjadi bagian penting dalam sejarah, karena pesawat Seulawah RI-001 digunakan untuk mendukung perjuangan diplomasi Indonesia di kancah internasional.

Atas jasa besarnya, Nyak Sandang juga pernah menerima penghargaan Bintang Jasa Utama dari Presiden Republik Indonesia pada tahun 2025 sebagai bentuk apresiasi negara atas pengabdiannya.

Baca Juga :  Wagub Aceh: Bandara SIM Jadi Kunci Pengembangan Agama, Pariwisata, dan Ekonomi

Rencananya, jenazah almarhum akan dimakamkan di kampung halamannya di Gampong Lhuet, Kecamatan Jaya, Aceh Jaya.

Kepergian Nyak Sandang tidak hanya menjadi kehilangan bagi keluarga, tetapi juga bagi seluruh rakyat Indonesia yang mengenangnya sebagai simbol ketulusan, pengorbanan, dan semangat perjuangan.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

News

Gubernur Aceh Sambut Kedatangan Menteri Kehutanan dan Rombongan Komisi IV DPR RI

Daerah

HAkA Temukan Titik Api di Area Konsesi PT ALIS Trumon, Aceh Selatan

Daerah

Polres Intensifkan Edukasi Zebra 2025 Lewat Udara RRI
Pangdam IM

Daerah

Pangdam IM Tutup TMMD ke-126 di Aceh Tengah Penuh Makna

News

SPT Online 2026 Lewat Coretax Menggunakan Kode Otorisasi/Sertifikat Digital, Ini Cara Buat

Daerah

Pekan Ini Warga Miskin Banda Aceh Akan Terima Beras Bantuan dari Pemerintah
Camen Menwa Unimal

Daerah

Camen Menwa Unimal Dibekali Kamtibmas Satbinmas Polres
Pangdam IM

Daerah

Pangdam IM Joko Hadi Silaturahmi ke Bireuen