Home / Aceh Barat / Pemerintah

Sabtu, 18 Juli 2026 - 09:40 WIB

Sidak Satpol PP, Bupati Aceh Barat Klarifikasi Isu Pengemis Tunanetra

mm Redaksi

Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Satpol PP Aceh Barat untuk memastikan penanganan terhadap pengemis yang viral di media sosial, Senin (13/7/2026). Foto: Dok. Pemkab Aceh Barat

Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Satpol PP Aceh Barat untuk memastikan penanganan terhadap pengemis yang viral di media sosial, Senin (13/7/2026). Foto: Dok. Pemkab Aceh Barat

Meulaboh – Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Aceh Barat, Senin (13/7/2026), untuk memastikan langsung penanganan terhadap seorang pengemis tunanetra yang viral di media sosial dengan tuduhan uang hasil mengemisnya diambil petugas.

Dalam sidak tersebut, Tarmizi menegaskan seluruh tindakan Satpol PP telah dilakukan sesuai qanun dan ketentuan yang berlaku. Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, kata dia, berkomitmen menertibkan praktik mengemis, terutama yang melibatkan anak-anak maupun dilakukan secara terorganisir.

“Dari hasil penertiban, tidak satu pun pengemis yang diamankan berasal dari Aceh Barat. Semuanya dari daerah lain. Yang lebih memprihatinkan, ditemukan anak-anak di bawah umur yang dipaksa meminta-minta dan ada pihak yang mengoordinir mereka,” ujar Tarmizi.

Baca Juga :  Peringati May Day 2026, Pemkab Aceh Barat Ajak Buruh Gotong Royong dan Dialog Aspirasi

Ia mengungkapkan petugas juga menemukan berbagai modus yang digunakan untuk menarik simpati masyarakat, mulai dari mengenakan pakaian menyerupai santri, membawa bayi, hingga dugaan penggunaan uang hasil mengemis untuk aktivitas perjudian daring.

Untuk menekan praktik tersebut, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat berencana memasang papan larangan memberikan uang kepada pengemis di sejumlah persimpangan dan lampu lalu lintas, sebagaimana telah diterapkan di Kota Banda Aceh.

Baca Juga :  Bupati Aceh Utara Ajak Masyarakat Hadiri Zikir Akbar Peringati 20 Tahun Perdamaian Aceh

“Selama ini masyarakat Aceh Barat sangat peduli dan mudah membantu. Namun rasa kepedulian itu dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang menjadikan kegiatan mengemis sebagai bisnis. Karena itu kami mengimbau masyarakat agar tidak memberikan uang kepada pengemis di jalan,” tegasnya.

Terkait video yang beredar di media sosial mengenai pengemis tunanetra, Tarmizi meminta masyarakat tidak terburu-buru mempercayai informasi yang belum terverifikasi.

“Setiap informasi harus dicek terlebih dahulu agar berimbang. Jangan langsung menghakimi sebelum mengetahui kronologi yang sebenarnya,” katanya.

Baca Juga :  250 Paket Bantuan Ramadan Disalurkan untuk Warga Seulimeum Aceh Besar

Bupati juga memastikan uang hasil mengemis yang diamankan Satpol PP masih utuh dan dapat diambil kembali oleh pemiliknya.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat akan menelusuri keberadaan losmen yang diduga menjadi tempat penampungan para gelandangan dan pengemis (gepeng). Apabila terbukti menampung pengemis secara terorganisir tanpa izin, pemerintah akan mengambil tindakan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Tidak boleh ada praktik yang mengeksploitasi masyarakat maupun anak-anak dengan modus mengemis. Pemerintah Aceh Barat akan bertindak tegas terhadap siapa pun yang terlibat,” pungkas Tarmizi.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Korban Banjir Aceh Barat

Aceh Barat

Pemprov Aceh Salurkan Bantuan Cepat untuk Korban Banjir Aceh Barat

Nasional

Kementerian Kehutanan Tegaskan Komitmen Lindungi Kawasan Hutan Raja Ampat

Aceh Barat

HKG PKK ke-53 Aceh Barat, Pemkab Tegaskan Dukungan Penuh

Pemerintah

DPRK Simeulue Gelar Rapat Paripurna Tetapkan RPJMD 2025–2029 dan Tujuh Rancangan Qanun Prioritas

Aceh Barat

Kurdi Resmi Jadi Sekda Aceh Barat, Bupati Tarmizi Minta Pejabat Jaga Integritas

Aceh Barat

Wabup Aceh Barat Salurkan Bantuan Korban Ledakan Oksigen

Aceh Besar

Bupati Aceh Besar Dorong Percepatan Pembangunan SPAM Regional Leupung

Daerah

Kepala Posko Wilayah Satgas PRR Dampingi Mendagri Kunjungan ke Bener Meriah dan Aceh Tengah