Home / Pemerintah Aceh

Selasa, 16 Desember 2025 - 14:32 WIB

Sekda Aceh Bertemu Kepala ANRI, Bahas Penanganan Banjir dan Penyelamatan Arsip Terdampak Bencana

mm Redaksi

Sekda Aceh M. Nasir berbincang dengan Kepala ANRI Mego Pinandito saat pertemuan membahas penanganan banjir dan penyelamatan arsip terdampak bencana di Kantor Gubernur Aceh, Senin (15/12/2025). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Sekda Aceh M. Nasir berbincang dengan Kepala ANRI Mego Pinandito saat pertemuan membahas penanganan banjir dan penyelamatan arsip terdampak bencana di Kantor Gubernur Aceh, Senin (15/12/2025). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Banda Aceh — Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menerima kunjungan Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Mego Pinandito, di Kantor Gubernur Aceh, Senin (15/12/2025). Pertemuan tersebut membahas perkembangan penanganan banjir di sejumlah wilayah Aceh sekaligus upaya penyelamatan arsip yang terdampak bencana.

Dalam pertemuan itu, M. Nasir memaparkan bahwa penanganan banjir hingga kini masih berlangsung di beberapa kabupaten dan kota. Pemerintah Aceh, kata dia, terus memfokuskan perhatian pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat terdampak, percepatan distribusi bantuan, serta persiapan langkah-langkah pemulihan pascabanjir.

Baca Juga :  WUBI 2025 Resmi Dibuka, Mualem Ajak UMKM Aceh Jadi Motor Perubahan

Sementara itu, Kepala ANRI Mego Pinandito menyampaikan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan dinas kearsipan di daerah-daerah terdampak banjir. Ia menegaskan, dalam kondisi darurat, keselamatan warga dan kebutuhan pangan tetap menjadi prioritas utama.

“Dalam konteks kearsipan, saat ini mungkin belum menjadi prioritas karena yang didahulukan adalah pangan. Namun arsip tidak melulu soal tata kelola pemerintahan, dalam konteks pendidikan arsip juga sangat dibutuhkan dalam waktu dekat,” ujar Mego.

Ia menjelaskan, ANRI tidak hanya berfokus pada penyelamatan arsip milik pemerintah, tetapi juga arsip yang berada di tengah masyarakat. Menurutnya, dokumen penting milik warga juga perlu mendapat perhatian agar tidak hilang atau rusak akibat bencana.

Baca Juga :  M. Nasir Instruksikan Distanbun Pacu Kinerja dan Serapan Anggaran

“Kami tidak hanya membantu arsip pemerintah yang terdampak, tapi juga sampai kepada masyarakat. Arsip yang ada di masyarakat juga menjadi target untuk diperbaiki,” katanya.

Mego menambahkan, musibah banjir dapat menjadi pelajaran penting dari perspektif kearsipan. Kesadaran masyarakat dan pemerintah untuk menjaga serta mendokumentasikan dokumen penting perlu terus ditingkatkan sebagai bagian dari mitigasi bencana.

Baca Juga :  Gubernur Aceh Muzakir Manaf Serahkan Cendera Mata untuk Keluarga Pahlawan di HUT RI ke-80

Ia juga menekankan pentingnya pendokumentasian seluruh data terkait bencana, baik berupa foto maupun video. Seluruh dokumentasi tersebut harus diarsipkan dengan baik sebagai bahan pembelajaran dan mitigasi ke depan, dengan memastikan data yang disimpan merupakan bahan asli, bukan hasil kecerdasan buatan.

Pertemuan ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antara Pemerintah Aceh dan ANRI, tidak hanya dalam penanganan pascabencana, tetapi juga dalam membangun kesadaran publik mengenai pentingnya arsip sebagai bagian dari ketahanan daerah menghadapi bencana.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Pemerintah Aceh

Gubernur Aceh Janji Bangun Jembatan Darurat di Kuala Baru, Singkil

Pemerintah Aceh

Wagub Aceh Tekankan FKPA Jadi Wadah Kreativitas dan Pemberdayaan Perempuan

News

Wagub Fadhlullah Buka FKIJK Aceh Run 2025

Pemerintah Aceh

HOAKS! Penipuan Gunakan Nama Istri Gubernur Aceh untuk Modus Bantuan Rumah dan Modal Usaha

Pemerintah Aceh

Pemerintah Aceh dan DPRA Sepakati Qanun RPJMA 2025-2029

News

Disdik Aceh Apresiasi Langkah Bupati Aceh Barat, Ajak Kepala Daerah Lain Bersama Bangun Karakter Anak Negeri

Pemerintah Aceh

Aceh Luncurkan Klinik PBJ untuk Perkuat Tata Kelola Pengadaan

Nasional

Pemerintah Pusat dan Aceh Gelar Rakor Rehabilitasi dan Rekonstruksi Infrastruktur Pascabencana