Home / Pendidikan

Senin, 27 Oktober 2025 - 21:54 WIB

AICIS+ 2025 di UIII Depok, Angkat Islam & Inovasi Sains

mm Redaksi

Press Conference AICIS+ 2025. dok. Kemenag RI

Press Conference AICIS+ 2025. dok. Kemenag RI

Depok – Kementerian Agama menyelenggarakan Annual International Conference on Islam, Science, and Society (AICIS+) 2025, konferensi internasional ke-24 yang berlangsung di Universitas Islam Internasional Indonesia (UIII), Depok, pada 29–31 Oktober 2025.

Mengusung tema “Islam, Ecotheology, and Technological Transformation: Multidisciplinary Innovations for an Equitable and Sustainable Future,” AICIS+ menghadirkan kajian lintas disiplin yang menggabungkan ilmu keislaman, sains, teknologi, dan sosial.

Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, menyebut konferensi ini sebagai yang paling selektif dalam sejarah AICIS. “Tahun ini, panitia menerima lebih dari 2.400 abstrak dari 31 negara, namun yang diterima hanya 230 abstrak. Hal ini menunjukkan minat peserta semakin besar sekaligus kompetitif,” ujarnya dalam konferensi pers di Kampus UIII, Senin (27/10/2025).

Baca Juga :  Kemenag Umumkan Finalis Pesantren Award 2025, Salah Satunya Gubernur Aceh

Amien menambahkan, AICIS+ memperkenalkan Riset Expo, menampilkan karya penelitian dari madrasah unggulan hingga perguruan tinggi. Beberapa riset siswa madrasah bahkan sudah siap dipublikasikan di jurnal terindeks Scopus.

“Nanti pada saat expo, teman-teman bisa melihat berbagai riset menarik anak-anak madrasah, mulai dari penelitian cara menjadi ibu tetap slim hingga minuman herbal agar bapak-bapak tetap awet muda. Semua produk orisinal dan belum pernah diekspos sebelumnya,” jelas Amien.

Melalui AICIS+ 2025, Kementerian Agama berharap dapat memperluas jejaring akademik internasional serta memperkuat kontribusi Indonesia dalam pengembangan ilmu pengetahuan berbasis nilai Islam. “Program ini diselenggarakan untuk mendukung program Bapak Presiden, khususnya pembangunan SDM unggul,” tutup Amien.

Baca Juga :  MAN 13 Jakarta Sabet 22 Medali di Jakarta Madrasah Competition

Rektor UIII, Jamhari, menyebut AICIS+ 2025 sebagai ajang kolaborasi ilmuwan lintas negara dan lintas agama. “Pembicaranya tidak hanya dari kalangan Muslim, tetapi juga dari berbagai agama dan latar belakang lain. Peserta dan pembicara datang dari empat benua,” ungkapnya.

Jamhari menambahkan, konferensi ini menjadi kesempatan bagi ilmuwan Indonesia untuk mempublikasikan temuan ilmiah ke dunia internasional sekaligus memperkuat citra Indonesia sebagai negara plural dan toleran.

Beberapa subtema AICIS+ 2025 antara lain:

  1. Science and Technological Transformation
  2. Ecotheology and Environmental Sustainability
  3. Islamic Law, Social Equality, and Eco-Feminism
  4. Sustainable Economic System and Social Welfare
  5. Decolonizing Islamic Studies
  6. Peace Building and Humanitarian Crisis
  7. Public Health in Muslim Societies
Baca Juga :  UIN Palopo Resmi Dibuka, Menag Dorong Peran Generasi Moderat dan Kompetitif

“Tema-tema ini mencerminkan cakupan AICIS yang luas, tidak hanya menyoroti aspek keislaman, tapi juga sosial, ekonomi, lingkungan, dan kemanusiaan,” jelas Jamhari.

Ia menambahkan, konferensi ini juga menjadi ajang menampilkan kemajuan pendidikan Islam di Indonesia. “Saat ini ada 40 Universitas Islam Negeri dengan program studi tidak hanya Islamic Studies, tetapi juga sains dan teknologi, menunjukkan transformasi besar pendidikan Islam nasional,” pungkasnya.***

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pendidikan

9.000 Mahasiswa Baru Ikuti PBAK UIN Jakarta 2025, Hadirkan Tokoh Nasional dan Publik Figur

Pendidikan

O2SN Pendidikan Khusus 2025 Resmi Ditutup, Kadisdik Aceh: Anak-anak Emas Siap Harumkan Nama Daerah di Tingkat Nasional

Pendidikan

Bangga! Nurul Izzah Wakili Aceh di AICIS+ 2025 UIII Depok

Pendidikan

AICIS+ 2025 Banjir Peminat, Lebih 1.000 Naskah Penelitian dari 18 Negara Diterima

Pendidikan

UIN Bandung Gelar KIP Talk, Tegaskan Keterbukaan Informasi Pilar Good University Governance

Pendidikan

MOOC Pintar Kemenag Pecahkan Rekor, 159.884 Peserta Ikuti Pelatihan Daring

Pemko Banda Aceh

Dessy Maulidha Ajak Anak PAUD Salsabila Belajar dengan Ceria di Balai Kota Banda Aceh

Pendidikan

Menag Buka Kemah Harmoni Pramuka Jabar, Tekankan Persatuan