Meulaboh – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat menekankan pentingnya pengelolaan anggaran yang cermat dan tepat sasaran dalam pembahasan Rancangan Perubahan APBD Tahun 2026.
Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Aceh Barat Said Fadheil, SH saat menghadiri pembukaan Rapat Paripurna IV Masa Sidang II DPRK Aceh Barat di Ruang Sidang Utama DPRK Aceh Barat, Jumat (28/8/2026).
Said mengatakan, perubahan APBD diperlukan untuk menyesuaikan kebijakan anggaran dengan perkembangan pendapatan daerah, kebutuhan belanja, kondisi pembiayaan serta dinamika yang terjadi selama tahun anggaran berjalan.
“Rancangan perubahan APBD ini disusun sebagai respons atas berbagai dinamika yang terjadi selama tahun anggaran berjalan,” ujarnya.
Ia menyebutkan, keterbatasan kemampuan fiskal daerah membuat pemerintah harus menentukan skala prioritas dalam mengalokasikan anggaran.
Menurut Said, anggaran yang tersedia harus diarahkan untuk mendukung pembangunan daerah, penyelenggaraan pemerintahan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
Dalam proses pembahasan, Said menilai sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Aceh Barat dan DPRK menjadi faktor penting untuk menghasilkan kebijakan anggaran yang sesuai dengan kebutuhan daerah.
“Kami yakin dan percaya dengan komitmen serta semangat kebersamaan akan mampu menghasilkan kebijakan anggaran yang tepat sasaran, transparan dan akuntabel,” katanya.
Ia juga meminta kepala SKPK mengikuti seluruh jadwal pembahasan yang telah ditetapkan agar proses pembahasan Rancangan Perubahan APBD Tahun 2026 berjalan efektif dan lancar.
Said berharap hasil pembahasan nantinya mampu memperkuat pelaksanaan program prioritas pemerintah daerah dan memberikan dampak terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Aceh Barat.
Editor: Dahlan










