Home / Daerah / Pemerintah Aceh

Kamis, 4 Desember 2025 - 17:16 WIB

Pemprov Aceh Prioritaskan Pembukaan Jalur Darat dan Distribusi Logistik di Hari ke-6 Tanggap Darurat

mm Tiara Ayu Juneva

Sekda Aceh M. Nasir memimpin rapat evaluasi penanggulangan bencana di Posko Kantor Gubernur Aceh, membahas percepatan pembukaan akses darat dan distribusi logistik ke wilayah terdampak, Rabu (3/12/2025). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Sekda Aceh M. Nasir memimpin rapat evaluasi penanggulangan bencana di Posko Kantor Gubernur Aceh, membahas percepatan pembukaan akses darat dan distribusi logistik ke wilayah terdampak, Rabu (3/12/2025). Foto: Dok. Biro Adpim Setda Aceh

Banda Aceh – Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir menegaskan bahwa fokus utama Pemerintah Aceh saat ini adalah mempercepat distribusi logistik dan membuka kembali akses jalur darat di wilayah yang terdampak bencana hidrometeorologi. Penegasan tersebut disampaikan dalam rapat evaluasi penanggulangan bencana di Posko Kantor Gubernur Aceh, Rabu (3/12/2025), yang turut dihadiri Wamen Komdigi Nezar Patria dan seluruh instansi terkait.

Memasuki hari keenam masa tanggap darurat, Pemerintah Aceh menghadapi dampak bencana yang sangat besar. Total 1.434.000 jiwa terdampak, 277 orang meninggal dunia, dan lebih dari 670 ribu warga terpaksa mengungsi di 888 titik pengungsian. Kerusakan infrastruktur juga dilaporkan cukup luas di sejumlah wilayah.

Baca Juga :  Satgas Yonif 112/DJ Beri Layanan Kesehatan Gratis

Nasir menekankan bahwa distribusi bantuan pangan menjadi prioritas utama. “Yang terpenting adalah memastikan seluruh wilayah terdampak mendapatkan distribusi logistik secara merata,” ujarnya.

Pembukaan Jalur Kritis Terus Dikebut

Kepala Dinas PUPR Aceh, Mawardi, melaporkan perkembangan pembukaan beberapa jalur kritis. Jalur lintas tengah Gayo Lues dari Babahroet, Abdya, sudah dapat dilalui truk enam roda sehingga distribusi logistik mulai masuk. Namun, beberapa ruas lain seperti Aceh Utara–Bener Meriah, Gayo Lues–Aceh Tengah, Langsa–Aceh Tamiang, serta KKA–Bener Meriah masih membutuhkan tambahan alat berat dan pasokan BBM.

“Jika empat ruas ini tersambung, distribusi beras dan logistik akan kembali normal,” kata Mawardi.

Sekda Aceh meminta Pertamina untuk memprioritaskan suplai BBM bagi operasional alat berat, terutama untuk pembukaan akses utama dari Aceh Tengah, Bener Meriah, Gayo Lues, hingga Aceh Tenggara.

Baca Juga :  Bupati Aceh Besar Hadiri Pembukaan Gelar TTG XXVI di Abdya
Basarnas: 1.458 Orang Dievakuasi

Basarnas melaporkan telah mengevakuasi 1.458 orang sejak 25 November hingga hari ke-9 operasi. Dari jumlah itu, 164 orang ditemukan meninggal dunia. Kendala paling berat, menurut Basarnas, terjadi di wilayah Aceh Tengah akibat minimnya pasokan BBM.

Transportasi Udara dan Laut Dioptimalkan

Sekda Nasir juga mengapresiasi kerja Dinas Perhubungan Aceh yang dinilai memiliki kinerja luar biasa. Dishub berhasil mengoordinasikan dua penerbangan pesawat Pegasus milik PT PGE untuk mengangkut masyarakat ke Gayo Lues, Aceh Tengah, dan Bener Meriah, sekaligus membawa perangkat komunikasi BNPB.

Baca Juga :  Pemerintah Aceh Raih Lontar & Lestari Awards di HUT SPS

Di sektor laut, Dishub memastikan konektivitas tetap berjalan hingga 7 Desember. KMP Ekspres Bahari dijadwalkan berangkat Kamis (4/12) dini hari menuju Aceh Utara dan Langsa. Sementara itu, KN Berhala milik Navigasi Belawan akan bergerak dari Krueng Geukueh ke Belawan setelah koordinasi dengan KSOP Lhokseumawe selesai.

Listrik, Energi, dan Ketersediaan BBM

Persoalan energi turut menjadi sorotan. Sekda meminta PLN mempercepat penyelesaian tower transmisi Bireuen–Arun serta meminta penambahan kuota BBM dan LPG karena sejumlah wilayah mulai kehabisan stok.

“Dalam 24 jam ke depan, kita fokus menyelesaikan jalur-jalur kritis agar seluruh penanganan bisa berjalan maksimal,” tegas Nasir.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Masyarakat Seulimuem Serahkan Bantuan 3 Ton Beras dan Dana Rp19,9 Juta untuk Korban Banjir Aceh

Daerah

Kapolda Aceh bersama Wakapolda Silaturahmi ke Wali Nanggroe
Bhabinkamtibmas Mesidah

Daerah

Bhabinkamtibmas Mesidah Turun Lapangan, Waspada Kriminalitas
Dedi Saputra, SE ( tengah ) Koordinator Aliansi Solidaritas Pemuda Pidie Jaya, Foto: Dok/ Muhammad Rissan

Daerah

Bantuan Stimulan Pascabanjir di Pidie Jaya Diduga Tidak Adil dan Bermasalah

Pemerintah Aceh

Tinjau Dampak Banjir di Aceh Tengah, Wakil Gubernur Aceh Terjatuh ke Sungai Saat Akses Jalan Terputus

Daerah

Wali Kota Banda Aceh Kembali Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Pidie Jaya

Pemerintah Aceh

Kadisdik Aceh: Melalui Sekolah Unggul Garuda Transformasi, Pendidikan Aceh Siap Terbang Tinggi

Nasional

Wagub Aceh Minta Bantuan Jaminan Hidup Rp 450 Ribu per Jiwa Segera Disalurkan