Home / Politik

Selasa, 27 Oktober 2026 - 09:47 WIB

Pelantikan 10.000 Duta Tani, PKS Aceh Dorong Ketahanan Pangan dan Kesejahteraan Petani

mm Redaksi

Pengurus DPW PKS Aceh mengikuti pelantikan Duta Tani Daerah yang digelar DPP PKS di Kabupaten Pringsewu, Lampung, Minggu (25/10/2026). Foto: Dok. Istimewa

Pengurus DPW PKS Aceh mengikuti pelantikan Duta Tani Daerah yang digelar DPP PKS di Kabupaten Pringsewu, Lampung, Minggu (25/10/2026). Foto: Dok. Istimewa

Banda Aceh – Dewan Pengurus Wilayah Partai Keadilan Sejahtera (DPW PKS) Aceh mengikuti pelantikan 10.000 Duta Tani Daerah yang diselenggarakan oleh Dewan Pengurus Pusat (DPP) PKS pada Minggu (25/10/2026).

Kegiatan ini dalam rangka Hari Tani Nasional merupakan bagian dari upaya PKS memperkuat peran sektor pertanian dalam mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Pelantikan yang berlangsung di Kabupaten Pringsewu, Lampung, tersebut dilakukan langsung oleh Presiden PKS, Dr. Al Muzzammil Yusuf, M.Si., (AMY) dan dihadiri sejumlah pengurus DPP PKS. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid sehingga dapat diikuti oleh jajaran pengurus PKS dari berbagai daerah, termasuk DPW PKS Aceh yang berpartisipasi secara daring.

Di Aceh, kegiatan tersebut diikuti oleh Ketua DPW PKS Aceh, Ismunandar Badruzzaman, didampingi Ketua Bidang Peternak dan Nelayan DPW PKS Aceh, Zulfikar Aziz, serta sejumlah pengurus lainnya.

Baca Juga :  Menag Ajak Umat Beragama Jadikan Indonesia Rumah Besar yang Damai dan Rukun

Pada kesempatan yang sama, DPW PKS Aceh menyerahan perlengkapan urban farming kepada peserta sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pertanian dan peternakan berbasis masyarakat.

Pelantikan Duta Tani juga diikuti oleh sejumlah DPD PKS dikabupaten kota di Aceh. Selain itu, katanya, pelantikan Duta Tani Daerah menjadi bagian dari komitmen PKS untuk memperkuat perhatian terhadap sektor pertanian sekaligus mendorong keterlibatan kader dan masyarakat dalam memajukan pertanian di daerah.

“Melalui program Duta Tani Daerah, kami berharap tumbuh semangat kolaborasi untuk memperkuat ketahanan pangan, meningkatkan kesejahteraan petani, serta mendorong pengembangan sektor pertanian yang produktif dan berkelanjutan,” ujar Zulfikar Aziz yang juga merupakan Anggota DPRK Aceh Besar.

Menurut Zulfikar, partisipasi DPW PKS Aceh dalam agenda nasional tersebut menjadi momentum untuk menyelaraskan program di tingkat pusat dengan kebutuhan dan potensi daerah. Hal ini penting agar berbagai tantangan yang dihadapi petani dapat direspons melalui program yang tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Baca Juga :  Hangatnya Diplomasi: Presiden Prabowo Jamuan Malam Bersama Macron di Istana Élysée

Ia menjelaskan, tantangan sektor pertanian tidak hanya berkaitan dengan peningkatan produksi, tetapi juga mencakup ketersediaan sarana produksi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan kelembagaan petani, penerapan teknologi, hingga perluasan akses pasar bagi hasil pertanian.

Karena itu, keberadaan Duta Tani Daerah diharapkan dapat menjadi penggerak yang mendorong kepedulian masyarakat sekaligus memperkuat komunikasi antara petani, pemangku kebijakan, dan berbagai pihak terkait.

“Petani membutuhkan dukungan yang berkelanjutan, baik dalam peningkatan kapasitas, penguatan usaha, maupun akses terhadap pasar. Kami berharap Duta Tani dapat mengambil peran dalam membangun kolaborasi dan mendorong solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi petani,” tambahnya.

Zulfikar juga menekankan pentingnya menjadikan program Duta Tani sebagai gerakan yang berkelanjutan, bukan sekadar kegiatan seremonial. Melalui edukasi, pendampingan, serta pengembangan jejaring antarpelaku pertanian, program ini diharapkan mampu mendorong tumbuhnya inisiatif baru yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat di masing-masing daerah.

Baca Juga :  Wamenhan RI Terima Kunjungan Deputy Secretary General Kementerian Pertahanan Malaysia

Sementara itu, Ketua DPW PKS Aceh, Ismunandar Badruzzaman, menegaskan bahwa sektor pertanian memiliki peran strategis dalam menjaga ketersediaan pangan, membuka lapangan kerja, dan menopang perekonomian masyarakat, khususnya di wilayah perdesaan.

Menurut Ismunandar, penguatan sektor pertanian perlu menjadi perhatian bersama karena berkaitan erat dengan ketahanan pangan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Selain memperkuat kapasitas petani yang telah berkecimpung di sektor ini, regenerasi petani juga perlu didorong agar generasi muda tertarik mengembangkan pertanian sebagai bidang usaha yang produktif dan memiliki prospek jangka panjang.

Ia berharap kehadiran Duta Tani Daerah dapat memperkuat kolaborasi, menyerap aspirasi petani, serta mendorong lahirnya kegiatan yang relevan dengan kebutuhan dan potensi.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Politik

Menag Nasaruddin Umar Kenang Persahabatan dengan Paus Fransiskus di Forum Daring Peace Vatikan

Politik

RDPU RPJMD Aceh Selatan Memanas, Hadi Surya Kritik Target dan Strategi Pembangunan

Politik

Indonesia dan Belarus Bahas Kerja Sama Pertahanan, Indonesia Siap Ikut MILEX-2025

Politik

YARA Kirim S.O.S ke Prabowo: Empat Pulau Aceh Dirampas, Migas Dilibas

Politik

Menlu Sugiono Tegaskan Komitmen RI Wujudkan ASEAN Damai, Tangguh, dan Berorientasi Masyarakat

Politik

Keputusan Sepihak Israel Ambil Alih Gaza, Indonesia Mengecam Keras

Politik

Ramadhana Lubis Klarifikasi Pemberitaan Soal SK Kepengurusan Baru DPW NasDem Aceh

Pemerintah

Kuasa Hukum Anita mengirim Surat Klarifikasi kepada Pansel JPTP Aceh soal Gugurnya Kliennya Tanpa Keputusan Resmi