Home / Daerah

Senin, 3 November 2025 - 20:30 WIB

Pangdam IM Joko Hadi Silaturahmi ke Bireuen

mm Redaksi

Pangdam Iskandar Muda disambut dengan Adat Pesejuk Tepung Tawar di Bireuen. dok. Pendam IM

Pangdam Iskandar Muda disambut dengan Adat Pesejuk Tepung Tawar di Bireuen. dok. Pendam IM

Bireuen – Panglima Komando Daerah Militer Iskandar Muda (Pangdam IM) Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo, S.I.P., didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Daerah Iskandar Muda, Ny. Tri Joko Hadi Susilo, melakukan kunjungan silaturahmi ke Pendopo Bupati Bireuen, Senin (3/11/2025).

Kehadiran Pangdam IM bersama rombongan disambut hangat oleh Bupati Bireuen, H. Mukhlis, S.T., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) setempat. Prosesi penyambutan berlangsung meriah dan khidmat, diawali dengan pengalungan syal dan pemberian hand bouquet kepada Pangdam IM dan Ketua Persit sebagai simbol penghormatan dari Pemerintah Kabupaten Bireuen.

Acara dilanjutkan dengan prosesi adat Aceh, peusejuk tepung tawar, yang melambangkan doa dan harapan agar para tamu diberikan keselamatan, kesehatan, dan keberkahan dalam menjalankan amanah pengabdian kepada bangsa dan negara.

Baca Juga :  Lebih dari 1.500 Santri Ikuti Wawancara Beasiswa Indonesia Bangkit 2025

Dalam sambutannya, Pangdam IM Mayor Jenderal TNI Joko Hadi Susilo menyampaikan apresiasi atas penyambutan yang penuh kehangatan dari Pemerintah Kabupaten dan masyarakat Bireuen.

“Kunjungan ini bukan hanya sebagai ajang silaturahmi, tetapi juga menjadi momentum penting dalam mempererat hubungan dan sinergitas antara TNI dengan Pemerintah Daerah serta seluruh elemen masyarakat. Melalui sinergi yang kuat, kita bersama-sama berkomitmen menjaga stabilitas keamanan, menciptakan situasi yang kondusif, dan mendorong percepatan pembangunan di wilayah Aceh, khususnya di Kabupaten Bireuen,” ujar Pangdam IM.

Baca Juga :  Anggota DPRK Aceh Besar Lobi Proyek Smart City Ke Investor Korea Selatan

Pangdam menegaskan, keberhasilan pembangunan daerah tidak akan tercapai tanpa kerja sama seluruh komponen bangsa. Menurutnya, TNI memiliki tanggung jawab moral untuk berkontribusi melalui kegiatan sosial, kemanusiaan, serta pembinaan teritorial yang menyentuh langsung kepentingan masyarakat.

Sementara itu, Bupati Bireuen H. Mukhlis, S.T., menyampaikan rasa bangga atas kunjungan Pangdam IM dan Ketua Persit KCK PD Iskandar Muda.

“Atas nama pemerintah dan seluruh masyarakat Kabupaten Bireuen, kami menyampaikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bapak Pangdam Iskandar Muda dan Ibu Ketua Persit atas kunjungan dan perhatian yang diberikan. Kehadiran Bapak dan Ibu menjadi kebanggaan bagi kami serta menjadi energi positif untuk terus memperkuat sinergi antara Pemerintah Daerah dan TNI dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kemajuan daerah,” ucap Bupati Bireuen.

Baca Juga :  Pangdam IM Tinjau Progres Pembangunan Gedung Serbaguna Neusu

Rangkaian kegiatan berlangsung penuh keakraban dan diakhiri dengan sesi foto bersama serta pertukaran cendera mata antara Pangdam IM dan Bupati Bireuen sebagai simbol persahabatan dan kerja sama yang baik.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Danrem 011/Lilawangsa, Asops Kasdam IM, Aster Kasdam IM, Waasren Kasdam IM, Dandim 0111/Bireuen, Kapolres Bireuen, pejabat Forkopimda, serta tokoh masyarakat dan pemuka adat setempat.***

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

Pangdam IM Mayjen Joko Hadi Susilo

Daerah

Pangdam IM Mayjen Joko Hadi Susilo Tinjau Ketahanan Pangan di Aceh Tengah

Daerah

36 Warga Aceh Terima Bantuan Kaki Palsu dari Baitul Mal Aceh, Didukung Dana Zakat Rp600 Juta
TP PKK Aceh Timur

Daerah

TP PKK Aceh Timur Adu Kreativitas di Lomba Masak Ikan

Daerah

Tim Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan Periksa Jajanan Warkop di Banda Aceh

Daerah

Wali Nanggroe Temui Mendagri, Bahas Dana Otsus dan Arah Pembangunan Aceh

Daerah

Dua Saudara dari Pulau Banyak Jalani Perjuangan di Rumah Singgah BFLF Banda Aceh

Daerah

Wakapolres Aceh Tengah Pimpin Pemakaman Tradisi Kepolisian Alm. Bripda Mhd Rieza Fahlevi

Daerah

Muhammad Jusuf Kalla Tekankan Perdamaian Aceh Harus Diisi Pembangunan