Home / Nasional

Kamis, 30 Oktober 2025 - 18:49 WIB

Menag: 80 Pesantren Butuh Perhatian Terkait Struktur Bangunan

mm Redaksi

Menag Nasaruddin Umar (berpeci). dok. Kemenag RI

Menag Nasaruddin Umar (berpeci). dok. Kemenag RI

Jakarta – Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan bahwa Kementerian Agama (Kemenag) telah melakukan sejumlah langkah strategis untuk mencegah terulangnya peristiwa bangunan rubuh di lingkungan pesantren. Berdasarkan hasil survei, ditemukan sekitar 80 pesantren yang membutuhkan perhatian khusus terkait kondisi struktur bangunannya.

“Kami sudah melakukan survei. Kita temukan ada sekitar 80 pesantren yang berpotensi untuk kita berikan perhatian khusus karena melihat struktur dan kondisi bangunannya,” ujar Menag di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Kamis (30/10/2025), usai tiba dari kunjungan kerja ke Vatikan, Roma.

Baca Juga :  Selesaikan Konflik 4 Pulau Milik Aceh Masuk Sumut, Prabowo Akan Teken Aturan tentang Batas Wilayah

Nasaruddin menambahkan, pihaknya telah bekerja sama dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk melakukan survei langsung ke sejumlah pesantren. “Bersama Kementerian PU kami sudah melakukan survei di pesantren. Semoga nanti akan mendapatkan perhatian khusus. Negara selalu hadir terhadap apa pun yang menimpa pondok pesantren,” katanya.

Menurut Menag, saat ini merupakan waktu yang tepat untuk melakukan evaluasi agar musibah serupa tidak kembali terjadi. Kemenag telah menyusun peraturan khusus mengenai persyaratan pendirian dan pembukaan pondok pesantren dengan kriteria yang lebih rinci.

Baca Juga :  Wamenhan Tegaskan PLTN Strategis untuk Keamanan Nasional

“Bukan untuk membatasi, tapi kita memberikan persyaratan yang sangat diperlukan untuk terciptanya keselamatan dan keamanan di lingkungan pesantren,” tegas Nasaruddin.

Terkait insiden ambruknya atap ruang asrama putri di Pesantren Syekh Abdul Qadir Jailani, Situbondo, Menag memastikan tim Kemenag telah turun langsung ke lokasi untuk memberikan bantuan dan arahan.

Baca Juga :  Menag Tegaskan Persatuan Umat Jadi Kekuatan Pendukung TNI

Sementara itu, Dirjen Pendidikan Islam Amien Suyitno menyampaikan bahwa pihaknya telah menugaskan Direktur Pesantren, Basnang Said, untuk berkunjung ke pesantren tersebut sekaligus menyalurkan bantuan sebesar Rp200 juta.

“Kami sampaikan duka cita atas peristiwa ini. Insya Allah Kemenag akan memberikan bantuan Rp200 juta dan itu akan diantar langsung oleh Direktur Pesantren,” ujar Amien.***

Editor: RedaksiReporter: Redaksi

Share :

Baca Juga

KemenpanRB

Nasional

KemenPANRB Setujui 219.364 Formasi JF Kemenag 2025, Guru Paling Banyak

Daerah

Mendikdasmen RI Dijadwalkan Jadi Pembina Upacara Hari Pertama Sekolah di Aceh Tamiang

Nasional

Pemerintah Resmi Teken DIM RUU KUHAP, Siap Dibawa ke DPR
Menag

Nasional

Menag Serukan Toleransi, Bugis-Makassar Jadi Teladan

Nasional

HUT ke-80 RI, Kemenag Gelar Upacara Meriah dengan Balutan Wastra Nusantara

Nasional

Kekurangan tenaga pengajar, Personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 112/DJ Kodam IM mengajar di Distrik Nambut, Puncak Jaya

Nasional

Wamenag Romo Muhammad Syafii Harap Direktorat Jenderal Pesantren Jadi Kado Istimewa Hari Santri 2025

Nasional

Pemenang MQK 2025 Segera Diumumkan, Dewan Hakim Puji Kualitas Peserta