Home / Daerah

Kamis, 2 April 2026 - 13:37 WIB

Lumpur Masih Padat, Masyarakat Gampong Beurawang Minta PMI Perpanjang Jadwal Kerja

mm Muhammad Rissan

Alat berat bantuan PMI sedang membersihkan pemukiman warga Gampong Beurawang Kec. Meureudu, Pidie Jaya, (2/4/2026). Foto:Dok/Muhammad Rissan

Alat berat bantuan PMI sedang membersihkan pemukiman warga Gampong Beurawang Kec. Meureudu, Pidie Jaya, (2/4/2026). Foto:Dok/Muhammad Rissan

Pidie Jaya – Masyarakat Gampong Beurawang, Meureudu, Pidie Jaya, meminta agar program pembersihan lumpur di pemukiman warga yang dilakukan oleh Palang Merah Indonesia (PMI) Pidie Jaya dapat diperpanjang. Saat ini, PMI hanya memiliki jadwal 28 hari untuk membersihkan lumpur sisa banjir bandang dan longsor.

Hal tersebut disampaikan oleh Geuchik Gampong Beurawang Yusra, ST kepada media ini, Kamis 2 April 2026.

Baca Juga :  TNI Luncurkan Program Pemenuhan Gizi untuk Pelajar di Banda Aceh

Yusra menyatakan bahwa pembersihan lumpur di Gampong Beurawang sudah dimulai sejak Februari dengan target 28 hari kerja. Dimana dalam durasi tersebut progresnya sudah mencapai 50%, dan warga sangat  mengapresiasi kerja PMI, tapi berharap programnya bisa diperpanjang.

“Sisa lumpur masih banyak dan sangat padat, kami berharap agar PMI dapat memperpanjang pogram pembersihan lumpur di pemukiman warga ” harap Yusra  Semoga PMI bisa mempertimbangkan permintaan ini!

Baca Juga :  Bupati Aceh Timur Hadiri HUT Kejaksaan ke-80, Tekankan Pentingnya Sinergi Penegakan Hukum

Sementara itu, Ketua PMI Pidie Jaya melalui Koordinator Pogram Azwar Aswah, menyatakan akan meneruskan permintaan perpanjangan waktu kerja oleh Masyarakat kepada pimpinan tertingi, yang pasti semua aspirasi masyarakat akan di tampung.

” Permintaan masyarakat kami tampung semua dan ini menjadi bahan evaluasi untuk di teruskan kepada pimpinan kami ” ucap Azwar Aswah.

Baca Juga :  Status Gunung Api Burni Telong Turun ke Level I, Warga Diminta Tetap Waspada

Hal senada juga disampaikan oleh Taufik selaku Korlap, dimana progres pembersihan di Gampong beurawang sudah mencapai 50 persen dengan sasaran pemukiman, yang menjadi kendala sekarang adalah lumpur yang berasal dari dalam rumah warga yang harus dua kali kerja. Pungkasnya ( R )

Share :

Baca Juga

Daerah

Sambut Tahun Ajaran Baru, Lettu Cpm Kaman Selian Motivasi Siswa MTsN 1 Takengon Jadi Pribadi Unggul
Hermansyah, Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) Simeulue. (Foto: Dok, Agus Muliadi)

Daerah

Ketua KPA Simeulue Minta ASDP Permudah Mahasiswa Mudik Lebaran

Daerah

Apel Pamungkas di Polresta Banda Aceh, KBP Fahmi Ucapkan Terima Kasih Untuk Semuanya

Daerah

Ketua Forikan Aceh Salurkan 5 Ton Ikan Segar untuk Masyarakat Aceh Tenggara

Daerah

FKIJK Aceh Peduli: Kolaborasi Lintas Provinsi Renovasi Masjid Syuhada di Aceh Tamiang

Daerah

Ketua Staf Ahli TP PKK Aceh Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir di Kuala Ceurape Bireuen

Daerah

Kreativitas dan Semangat Merah Putih Warnai SDN 2 Blang Jorong di HUT RI ke-80

Daerah

Kak Ana Dukung Usaha Lokal, NG Konveksi Siap Perluas Pasar