Home / Aceh Besar / Pendidikan

Sabtu, 14 Februari 2026 - 19:01 WIB

KKN Unaya 2026 di Darul Imarah, Mahasiswa Awali Pengabdian dengan Santunan Anak Yatim

mm Redaksi

Prosesi Penyerahan bantuan Sumbangan Untuk 30 Orang Anak Yatim Oleh Ardian Keuchik Gue Gajah, berlangsung di Gampong Gue Gajah, Darul Imarah, Aceh Besar, Jumat, (13/02/2026). Foto: Dok. MC Aceh Besar

Prosesi Penyerahan bantuan Sumbangan Untuk 30 Orang Anak Yatim Oleh Ardian Keuchik Gue Gajah, berlangsung di Gampong Gue Gajah, Darul Imarah, Aceh Besar, Jumat, (13/02/2026). Foto: Dok. MC Aceh Besar

Kota Jantho – Sebanyak 32 mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) dari Universitas Abulyatama Aceh ditempatkan di Gampong Gue Gajah, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, pada program Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) semester ganjil tahun 2026.

Mengawali kehadiran mahasiswa KKN tersebut, digelar seremoni perkenalan bersama perangkat gampong dan masyarakat setempat di komplek meunasah Gampong Gue Gajah, Jumat (13/02/2026). Kegiatan itu juga dirangkaikan dengan penyerahan bantuan santunan kepada anak yatim.

Keuchik Gue Gajah, Ardian, menyampaikan terima kasih kepada Camat Darul Imarah dan pihak rektorat Universitas Abulyatama Aceh yang telah mempercayakan gampongnya sebagai lokasi pengabdian mahasiswa tahun ini.

Baca Juga :  Bupati Muharram Dorong Regenerasi Ulama Muda Aceh Besar

“Kami merasa kehadiran adik-adik mahasiswa akan sangat bermanfaat bagi warga Gue Gajah. Selain mempererat silaturahmi, para mahasiswa dari berbagai disiplin ilmu ini tentu dapat membantu masyarakat dalam berbagi pengetahuan serta mendukung pembangunan gampong,” ujar Ardian.

Ia menambahkan, pada momen tersebut turut diserahkan santunan kepada 30 anak yatim di lingkungan Gampong Gue Gajah. Masing-masing anak menerima bantuan sebesar Rp400 ribu yang bersumber dari Pendapatan Asli Gampong.

“Menjelang bulan Ramadan, santunan anak yatim sudah menjadi agenda rutin tahunan. Tahun ini kita serahkan kepada 30 anak yatim, bertepatan dengan kehadiran mahasiswa KKN,” tambahnya.

Baca Juga :  Faris Dhamira Bikin Bangga Aceh Besar di MTQ XXXVII

Sementara itu, Tgk. Idris Salam yang mewakili Imam Meunasah Gampong Gue Gajah berpesan agar mahasiswa KKN dapat menjalankan pengabdian dengan baik, menjaga silaturahmi, menjunjung tinggi adat istiadat, serta berperilaku sesuai dengan syariat Islam yang berlaku di Aceh.

Dosen Pembimbing Akademik, Husaini SPd, MPd, juga menyampaikan apresiasi kepada aparatur dan masyarakat atas sambutan yang diberikan kepada mahasiswa KKN.

Ia menegaskan agar mahasiswa serius menjalankan program KKN, menjaga etika, serta mematuhi aturan akademik dan norma yang berlaku di gampong.

“Kepada aparatur dan tokoh masyarakat, kami mohon bimbingan dan arahan untuk mahasiswa kami. Jika ada hal yang kurang berkenan, jangan segan menegur. Kepada mahasiswa, jaga marwah orang tua dan almamater,” tegasnya.

Baca Juga :  Syech Muharram Sambangi Balee Beut Ar-Bain untuk Perkuat Silaturrahmi

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Lembaga Adat H. Anwar Yahya, Ketua Tuha Peut Drs. Fachri Ismail beserta anggota, serta para kepala dusun dan kepala komplek di Gampong Gue Gajah.

Sebelumnya, Badan Pelaksana KPM Universitas Abulyatama Aceh menyampaikan bahwa pada semester ganjil tahun 2026 sebanyak 610 mahasiswa akan ditempatkan di 32 gampong dalam wilayah Kecamatan Darul Imarah selama satu bulan penuh.

Editor: Dahlan

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Bupati Aceh Besar Tinjau Harga Kebutuhan Pokok Pasca Banjir di Pasar Induk Lambaro

Aceh Besar

Aceh Besar Siap Tingkatkan Akreditasi Disdik Dayah, Audiensi dengan Dinas Pendidikan Dayah Aceh

Pendidikan

Aceh Perkuat Literasi Koding & AI di Sekolah Menengah

Aceh Besar

Gotong Royong Forkopimcam Ingin Jaya Bersihkan Masjid dan MPP Jelang Ramadhan

Pemerintah Aceh

Hebat! ASN Aceh Sukses Raih Doktor Ilmu Manajemen Jalur Jurnal Internasional Q1

Pendidikan

Jumlah Peserta PPG Guru Hindu Melonjak 1.104 Persen, Tunjangan Profesi Naik Jadi Rp2 Juta

Aceh Besar

Bunda PAUD Aceh Besar Teken PKS Layanan Esensial PAUD HI

Aceh Besar

UGM Rampungkan KKN di Pulau Nasi, Mualem Janji Perhatikan Infrastruktur Dasar