Home / Aceh Besar

Senin, 3 November 2025 - 20:00 WIB

Bupati Muharram Dorong Regenerasi Ulama Muda Aceh Besar

mm Syaiful AB

Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris foto bersama pada Pembukaan Pendidikan Kader Ulama (PKU) Tahun 2025 M / 1447 H yang diselenggarakan oleh Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Besar, yang berlangsung di Hotel Madinatul Zahara, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Senin (3/11/2025). FOTO: MC ACEH BESAR

Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris foto bersama pada Pembukaan Pendidikan Kader Ulama (PKU) Tahun 2025 M / 1447 H yang diselenggarakan oleh Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Besar, yang berlangsung di Hotel Madinatul Zahara, Kecamatan Darul Imarah, Kabupaten Aceh Besar, Senin (3/11/2025). FOTO: MC ACEH BESAR

Aceh Besar – Bupati Aceh Besar, H. Muharram Idris, menegaskan pentingnya regenerasi ulama muda dalam menghadapi tantangan zaman demi menjaga kemurnian pelaksanaan syariat Islam di Aceh Besar.

Hal itu disampaikannya saat membuka Pendidikan Kader Ulama (PKU) Tahun 2025 M / 1447 H yang diselenggarakan oleh Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Kabupaten Aceh Besar di Hotel Madinatul Zahara, Kecamatan Darul Imarah, Senin (3/11/2025).

Pendidikan Kader Ulama yang berlangsung 1–5 November 2025 tersebut diikuti oleh 30 peserta dan menjadi agenda rutin MPU setiap tahunnya.

Baca Juga :  Wabup Aceh Besar: Keterampilan Harus Dibuktikan dengan Legalitas

Dalam sambutannya, Bupati Muharram Idris menyampaikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan PKU. Menurutnya, kegiatan ini penting untuk melahirkan ulama-ulama muda yang berakhlak mulia, berwawasan luas, serta berpandangan moderat.

“Kita menghadapi tantangan zaman yang luar biasa. Karena itu kaderisasi ulama menjadi kebutuhan mendesak agar lahir generasi penerus yang mampu menjadi rujukan umat dan penegak syariat Islam secara kaffah,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia berharap melalui pendidikan ini akan muncul kader ulama yang istiqamah, berintegritas tinggi, serta mampu menegakkan kebenaran dengan ilmu dan hikmah.

Baca Juga :  Karhutla Meningkat, BPBD Aceh Besar Catat 19,5 Hektar Lahan Terbakar dalam Sepekan

“Melalui kegiatan ini kita ingin memperkuat peran ulama sebagai garda terdepan dalam pengembangan dan pelaksanaan syariat Islam di Kabupaten Aceh Besar,” tambahnya.

Bupati Muharram juga menegaskan bahwa pelaksanaan PKU sejalan dengan visi dan misi Pemerintah Kabupaten Aceh Besar, khususnya dalam penguatan tradisi pengajian dan pendidikan Islam berbasis Ahlussunnah wal Jama’ah.

“Kita akui, pelaksanaan syariat Islam di Aceh Besar masih perlu diperkuat. Karena itu, pemerintah siap memperjuangkan agar nilai-nilai keislaman kembali menjadi khasanah yang hidup di tengah masyarakat,” tegasnya.

Baca Juga :  Wakili Bupati, Asisten I Sekdakab Buka Seleksi MQK Tingkat Kabupaten Aceh Besar Tahun 2025

Di akhir sambutannya, Bupati turut menyinggung pentingnya pelaksanaan beut kitab di sekolah-sekolah, sebagai bagian dari upaya menanamkan nilai-nilai keislaman sejak dini kepada generasi muda.

Sementara itu, Ketua MPU Aceh Besar, Tgk. H. Nasaruddin M, menjelaskan bahwa pelaksanaan PKU tahun ini berbeda dari sebelumnya.

“Kalau tahun lalu hanya berlangsung sehari, tahun ini dilaksanakan selama lima hari agar para peserta dapat lebih mendalami ilmu dan pengalaman keulamaan,” ujar pria yang akrab disapa Abi Nas.***

Editor: DahlanReporter: Syaiful AB

Share :

Baca Juga

Aceh Besar

Perkuat Pendidikan Agama, Pemkab Aceh Besar Terapkan Program Beut Kitab Bak Sikula untuk 29 Ribu Siswa

Aceh Besar

Anggaran Rumah Tangga Bupati Aceh Besar 2025 Disorot, Pengamat Desak APH Lakukan Penyelidikan

Aceh Besar

Pakta Integritas OPD Aceh Besar Disorot, Janji Loyal ke Pemerintah Dinilai Janggal

Aceh Besar

Duratul Irfana, Putri Aceh Besar yang Tembus Final MTQ Ke-37

Aceh Besar

Tingkatkan SPBE, Pemkab Aceh Besar Studi Tiru ke Sumedang

Aceh Besar

Ketua DPRK Aceh Besar Tekankan APBD Harus Berdampak Nyata pada Ekonomi Masyarakat

Aceh Besar

Bupati Ajak Pemuda Satukan Visi Bangun Aceh Besar

Aceh Besar

Kapolda Aceh Cek Kualitas Beras di Kilang Padi Meutuah Baro, Pastikan Bebas Oplosan